Takashi Iizuka Ungkap Makna di Balik Perayaan Sonic 35th Anniversary!

- SEGA merayakan 35 tahun Sonic pada 2026 melalui game, konser, kolaborasi, event interaktif, dan aktivitas komunitas dengan tema utama “having fun together”.
- Takashi Iizuka ingin perayaan ini mempertemukan penggemar sejak 1991 dan generasi baru lewat pengalaman multiplayer, konser, serta aktivitas seperti Chaos Hunt yang mudah diikuti.
- Sonic berkembang dari game ke film dan berbagai medium; setelah anniversary, tim berencana membuat lebih banyak game berbasis cerita untuk mendekatkan penggemar film dan game.
Tokyo, Duniaku.com - Sonic the Hedgehog memasuki usia 35 tahun pada 2026. Selama lebih dari tiga dekade, karakter ciptaan SEGA tersebut telah berkembang jauh melampaui medium video game, mulai dari musik, animasi, merchandise, hingga film Hollywood.
Untuk merayakan perjalanan tersebut, SEGA menghadirkan berbagai proyek dan aktivitas sepanjang tahun. Perayaan Sonic 35th Anniversary tidak hanya berisi game baru, tetapi juga kolaborasi, konser, event interaktif, aktivitas komunitas, hingga pengalaman yang memungkinkan para penggemar bermain bersama. SEGA sendiri menyebut Sonic kini telah berkembang menjadi karakter yang menjangkau berbagai generasi dan berbagai medium.
Dalam kesempatan interview dengan Duniaku.com di Jepang, Sonic Creative Officer Takashi Iizuka membahas konsep di balik perayaan tersebut, bagaimana tim Sonic ingin mempertemukan penggemar lama dan baru, hingga arah franchise ini ke depannya.
Table of Content
1. "Having Fun Together" Jadi Tema Utama Sonic 35th Anniversary

Sonic Racing: CrossWorlds (dok. Sonic Team) Salah satu hal yang paling terasa dari perayaan Sonic 35th Anniversary adalah banyaknya jenis aktivitas yang ditawarkan kepada penggemar. Mulai dari Sonic Racing: CrossWorlds, Sonic Pico Park, konser, event dunia nyata, hingga berbagai kolaborasi.
Ketika ditanya mengenai ide utama di balik penyatuan berbagai pengalaman tersebut, Iizuka menjelaskan bahwa semuanya berangkat dari satu tema, yaitu "having fun together".
Menurutnya, game Sonic pada masa lalu lebih banyak menjadi pengalaman individual. Namun, perkembangan franchise saat ini memungkinkan Sonic menjadi pengalaman yang bisa dinikmati bersama-sama.
"Dulu seri Sonic terutama terdiri dari game-game standalone, jadi sebelumnya lebih seperti pengalaman personal," jelas Iizuka.
Ia kemudian mencontohkan Sonic Racing: CrossWorlds yang memungkinkan banyak pemain bermain bersama secara online. SEGA juga menghadirkan Sonic Pico Park, yang memungkinkan hingga delapan pemain bermain secara bersamaan.
Bagi Iizuka, perkembangan tersebut menjadi tantangan baru bagi franchise Sonic.
"Untuk anniversary ke-35 ini, kami ingin semuanya bersenang-senang bersama, bahkan jika mereka tidak berbicara bahasa yang sama," ujarnya.
Konsep tersebut juga terlihat dalam berbagai aktivitas offline. Salah satunya adalah Chaos Hunt di Amerika Serikat, sebuah kampanye interaktif yang mengajak penggemar mencari Chaos Emerald di lokasi dunia nyata seperti Los Angeles, San Diego, dan New York.
Konsep tersebut kemudian akan diteruskan melalui Club Chaos yang menjadi salah satu event utama penutup perayaan anniversary di New York.
2. Mempertemukan Penggemar Lama dan Generasi Baru

Screenshot Sonic Generations dari Sonic X Shadow: Generation, diambil di PS5 oleh Fahrul Nurullah. (Dok. SEGA/Sonic X Shadow: Generations) Konsep "having fun together" ternyata bukan hanya soal membuat penggemar bermain bersama. Iizuka juga ingin Sonic 35th Anniversary menjadi ruang yang mempertemukan penggemar yang sudah mengikuti Sonic selama puluhan tahun dengan mereka yang baru mengenal sang landak biru.
Menurut Iizuka, hal tersebut menjadi salah satu inti dari kampanye anniversary tahun ini.
"Untuk event 35th Anniversary, kami ingin para fans yang sudah bersama kami sejak 1991, maupun fans baru, bisa bersenang-senang di tempat yang sama," ungkapnya.
Karena itu, berbagai bentuk aktivitas digunakan untuk menjangkau kelompok penggemar yang berbeda. Game multiplayer, event dunia nyata, hingga konser menjadi bagian dari strategi tersebut.
Iizuka menilai bahwa Sonic saat ini memiliki komunitas yang berasal dari berbagai generasi. Tantangannya adalah memastikan semuanya tetap bisa menikmati franchise yang sama meskipun memiliki pengalaman dan tingkat pengetahuan tentang Sonic yang berbeda.
Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa aktivitas seperti Chaos Hunt dibuat. Penggemar lama dan baru dapat berpartisipasi dalam aktivitas yang sama tanpa harus memiliki pengetahuan mendalam mengenai sejarah Sonic.
3. 35 Tahun Sonic, dari Game hingga Film

Sonic 35th Anniversary. Dok. SEGA Perjalanan Sonic selama 35 tahun juga tidak bisa dilepaskan dari ekspansinya ke berbagai medium. Dalam beberapa tahun terakhir, film Sonic menjadi salah satu bagian terbesar dari perkembangan franchise.
Iizuka mengungkapkan bahwa sekitar satu dekade lalu, kondisi Sonic justru berada di titik yang berbeda. Popularitas franchise sedang menurun dan SEGA saat itu tidak banyak berinvestasi pada Sonic.
Kemudian, beberapa rilisan seperti Sonic Mania dan Sonic Forces membantu menghidupkan kembali perhatian terhadap franchise.
Titik perubahan besar berikutnya datang pada 2020 ketika film Sonic the Hedgehog dirilis.
"Dengan film yang dirilis pada 2020, film Hollywood tersebut, franchise ini pada dasarnya hampir meledak pada periode tersebut," ujar Iizuka.
Menurutnya, kesuksesan film juga membuka kesempatan bagi Sonic untuk berkembang ke medium lainnya. Hal tersebut menjadi semakin penting ketika Sonic mulai memiliki penggemar yang tidak hanya datang dari game.
4. Anniversary Ini Bukan Sekadar Melihat ke Masa Lalu

Takashi Iizuka, Sonic Creative Officer. Foto: Dimas Ramadhan/Duniaku.com Meski banyak aktivitas Sonic 35th Anniversary yang merayakan sejarah franchise, Iizuka menegaskan bahwa tim juga melihat ke masa depan.
Salah satu contohnya adalah pembuatan animasi pendek untuk memperingati ulang tahun ke-35 Sonic. Iizuka mengatakan proyek tersebut ditujukan untuk memberikan sesuatu yang dapat dinikmati penggemar lama, terutama mereka yang memiliki hubungan emosional dengan sejarah Sonic.
Namun, untuk tahun-tahun berikutnya, tim juga ingin membawa penggemar film dan game lebih dekat.
Iizuka sebelumnya telah menyebut keinginan untuk membuat lebih banyak game yang berfokus pada cerita. Menurutnya, game-game semacam itu dapat membantu mempertemukan penggemar yang mengenal Sonic dari film dengan penggemar yang tumbuh bersama game-nya.
"Mulai tahun ke-36 dan seterusnya, kami ingin membuat lebih banyak game berbasis cerita sehingga penggemar film dan penggemar game bisa berkumpul dan bersenang-senang bersama pada saat yang sama," jelas Iizuka.
Dengan demikian, Sonic 35th Anniversary tidak hanya menjadi perayaan terhadap apa yang sudah dicapai selama 35 tahun, tetapi juga menjadi semacam jembatan menuju fase berikutnya dari franchise tersebut.
Bagi Iizuka, inti dari perayaan ini pada akhirnya tetap sederhana, yaitu membuat penggemar Sonic dari berbagai generasi dan latar belakang bisa menikmati karakter yang sama bersama-sama.
Dan setelah 35 tahun, tampaknya Sonic masih akan terus berlari.





















