Resident Evil (2026) Dapat 96% di Tomatometer Rotten Tomatoes!

- Resident Evil (2026) meraih 96% Tomatometer dari 134 review kritikus dan masuk kategori Fresh.
- Skor tersebut berada di atas Sonic the Hedgehog 3 serta film live-action Resident Evil sebelumnya yang disebutkan.
- Tomatometer mengukur persentase ulasan Fresh, bukan rata-rata nilai yang diberikan para kritikus.
Setelah menunggu sampai jumlah review Resident Evil (2026) di Rotten Tomatoes sudah cukup banyak, kita akhirnya mendapatkan gambaran yang cukup jelas mengenai respons kritikus terhadap film karya Zach Cregger ini.
Dan hasilnya? Sangat kuat.
Saat artikel ini ditulis, Resident Evil (2026) memperoleh 96% Tomatometer dari 134 review kritikus di Rotten Tomatoes. Film ini juga sudah masuk kategori Fresh dengan skor yang sangat tinggi.
Seperti apa posisi angka tersebut dibandingkan film adaptasi game dan film Resident Evil lainnya?
Mari kita bahas!
Table of Content
1. 96% dari 134 review kritikus masuk

Screenshot Resident Evil (2026). (Dok. Constantin Pictures, Sony Pictures Releasing/Resident Evil (2026) Ini mungkin bagian yang cukup gila.
Resident Evil (2026) saat ini mendapatkan 96% Tomatometer dari 134 review di Rotten Tomatoes.
Sebagai perbandingan, Sonic the Hedgehog 3 memiliki 86% dari 152 review. Jadi, untuk ukuran film adaptasi video game, Resident Evil terbaru saat ini berada cukup jauh di atas salah satu adaptasi game yang mendapat respons kritikus paling positif dalam beberapa tahun terakhir.
Kalau dibandingkan dengan film-film Resident Evil live-action sebelumnya, selisihnya bahkan lebih mencolok.
Film Paul W.S. Anderson dengan Tomatometer tertinggi adalah Resident Evil: The Final Chapter, dengan 39% dari 101 review. Sementara Resident Evil: Welcome to Raccoon City berada di 30% dari 92 review.
Jadi, untuk franchise yang sebelumnya tidak terlalu dikenal karena respons kritikus yang luar biasa, angka 96% ini jelas menarik.
Memang kalau kita memasukkan film CGI, ada satu Resident Evil yang punya angka lebih tinggi: Resident Evil: Damnation dengan 100% Tomatometer.
Tapi ada catatannya. Review yang masuk untuk film itu cuma lima.
Dengan jumlah sampel sekecil itu, angka 100% tentu perlu dibaca dengan konteks berbeda dibandingkan 96% dari lebih dari seratus review.
2. Apakah angka 96% ini masih bisa naik atau turun?

Poster Resident Evil (2026). (Dok. Constantin Pictures, Sony Pictures Releasing/Resident Evil (2026) Tentu saja bisa.
Resident Evil (2026) baru mendapatkan rilis luas di Amerika Serikat pada 18 September 2026, sehingga masih ada kemungkinan jumlah review akan bertambah setelah film mulai tayang lebih luas. Rotten Tomatoes sendiri saat ini mencatat tanggal tersebut sebagai rilis teatrikal film.
Artinya, angka 96% yang kita lihat sekarang belum tentu menjadi angka final.
Bisa naik. Bisa turun.
Tapi mengingat sudah ada lebih dari seratus review yang masuk, perubahan ekstrem menjadi jauh lebih sulit dibandingkan ketika film baru memiliki belasan atau puluhan review.
Jadi, apakah Resident Evil akan bertahan di kisaran 90-an?
Kita lihat saja.
Yang jelas, 96% dengan lebih dari seratus review sudah merupakan sampel yang cukup besar untuk menunjukkan bahwa respons kritikus sejauh ini memang sangat positif.
3. Tapi ada satu hal penting soal Tomatometer

Resident Evil (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil) Nah, ini yang perlu dipahami kalau kita membicarakan angka Rotten Tomatoes.
Salah satu salah kaprah terbesar mengenai Tomatometer adalah menganggap angka tersebut sebagai nilai rata-rata kualitas film, seperti nilai ujian 0–100.
Padahal bukan begitu cara kerjanya.
Tomatometer menunjukkan persentase review kritikus yang dikategorikan Fresh atau positif, bukan rata-rata skor yang diberikan semua kritikus.
Jadi angka 96% tidak berarti: “Rata-rata kritikus memberikan Resident Evil nilai 9,6/10.”
Bukan begitu cara mainnya.
Untuk nilai Resident Evil (2026), ini artinya sekitar 96% review yang dihitung Rotten Tomatoes masuk kategori Fresh.
Karena itu, dua film sama-sama bisa mendapatkan 90% Tomatometer tetapi memiliki rata-rata rating kritikus yang berbeda.
Misalnya, sebuah film bisa mendapatkan banyak nilai 3/5 atau 6/10 dan tetap menghasilkan Tomatometer tinggi selama mayoritas review tersebut dikategorikan Fresh.
Jadi cara yang lebih tepat membaca angka 96% ini adalah: mayoritas yang sangat besar dari kritikus yang masuk ke agregator Rotten Tomatoes memberikan respons positif terhadap film ini.
Resident Evil (2026) ini kalau kamu cek Tomatometer-nya, kamu akan mendapati bahwa rata-rata dari review dengan skor adalah 7.8/10.
Dan itu sendiri sudah cukup menarik.
Apalagi kalau kita mengingat sejarah film Resident Evil di layar lebar.
The Final Chapter hanya mendapatkan 39%.
Welcome to Raccoon City mendapatkan 30%.
Sementara Resident Evil (2026) sekarang berada di 96%.
Apakah angka ini otomatis berarti Resident Evil (2026) adalah film yang “96% bagus”?
Tidak.
Tapi apakah ini menunjukkan bahwa film tersebut mendapatkan respons kritikus yang luar biasa positif untuk ukuran adaptasi video game?
Nah itu benar.
Dan melihat bagaimana perjalanan film Resident Evil di layar lebar selama ini, angka tersebut memang cukup mengejutkan.













