8 Konflik yang Mungkin Terjadi di Avengers Doomsday!

- Avengers: Doomsday berpotensi mempertemukan Avengers, Fantastic Four, X-Men, dan Spider-Man dalam konflik lintas semesta, termasuk rumor bentrokan akibat ancaman incursion dan ketidakpercayaan antarrealitas.
- Doctor Doom digambarkan sebagai ancaman besar yang mampu menahan serangan Thor; konflik pribadinya dengan Reed Richards serta kemungkinan penggunaan Sentinel menempatkan Fantastic Four dan X-Men di garis depan.
- Film ini juga membuka konflik identitas dan sosial: dinamika Steve Rogers-Sam Wilson, penerimaan manusia terhadap mutant, serta perpecahan para pahlawan yang dapat dimanfaatkan Doom.
Avengers: Doomsday akan mempertemukan Avengers, Fantastic Four, X-Men, dan berbagai karakter dari semesta Marvel yang berbeda. Dengan begitu banyak kelompok dan kepentingan berada dalam satu film, konflik yang muncul kemungkinan tidak hanya berupa pertarungan melawan Doctor Doom.
Bahkan, rumor yang beredar setelah trailer terbaru mengarah pada kemungkinan beberapa karakter Marvel justru akan saling berhadapan terlebih dahulu.
Perlu dicatat, beberapa poin di bawah masih berupa rumor dan teori, tapi in kemungkinan konflik yang menarik di Avengers: Doomsday!
Table of Content
1. Spider-Man vs X-Men

Spider-Man dan X-Men di Versi Sony dan Fox Salah satu rumor Doomsday yang paling ramai soal Spider-Man versi Tobey Maguire. Rumor tersebut mengklaim bahwa semesta Spider-Man milik Tobey akan mengalami incursion dengan semesta X-Men, bahkan disebut menjadi bagian dari adegan pembuka film.
Konflik ini menarik karena Spider-Man dan X-Men sebenarnya tidak memiliki alasan untuk bermusuhan. Jika rumor tersebut benar, mereka kemungkinan bertarung karena kedua semesta berada dalam kondisi yang saling mengancam.
Masing-masing pihak mungkin harus memilih antara menyelamatkan dunianya sendiri atau membiarkan realitas lain bertahan.
2. Avengers vs X-Men

Yelena vs Mystique (dok. Marvel Studios/Avengers: Doomsday) Selain rumor mengenai Spider-Man, trailer Doomsday sendiri memberikan kesan bahwa Avengers dan X-Men tidak langsung berada di pihak yang sama. X-Mansion terlihat menjadi salah satu lokasi penting dalam konflik, sementara Professor X dan anggota X-Men lainnya tampak menghadapi situasi yang sangat serius.
Kalau memang terjadi konflik antara kedua kelompok, ada alasan yang cukup masuk akal. Avengers berasal dari Earth-616, sementara X-Men yang diperankan para aktor era Fox berasal dari realitas berbeda.
Dalam kondisi Multiverse yang sedang runtuh, mereka mungkin tidak memiliki informasi cukup untuk langsung mempercayai satu sama lain.
3. Thor vs Doctor Doom

Thor Melawan Doom di Avengers Doomsday Trailer Doomsday sudah memberikan gambaran mengenai betapa kuatnya Doctor Doom. Thor terlihat menyerang Doom menggunakan Stormbreaker, tetapi Doom mampu menghentikan serangan tersebut dengan tangannya. Momen itu secara jelas digunakan untuk menunjukkan bahwa Doom bukan villain yang bisa dianggap remeh oleh Avengers.
Bagi Thor, situasi tersebut tentu bisa menjadi persoalan besar. Selama bertahun-tahun, Thor merupakan salah satu petarung terkuat di MCU dan sudah menghadapi berbagai ancaman besar, termasuk Thanos.
Karena itu, Thor berpotensi menjadi salah satu karakter yang paling keras melawan Doom. Namun, jika adegan trailer tersebut memang menggambarkan kekuatan Doom secara akurat, Thor mungkin harus menyadari bahwa pertarungan fisik biasa tidak akan cukup untuk mengalahkannya.
4. Fantastic Four vs Doctor Doom

Reed Richards marah pada Doctor Doom. (Dok. Marvel/Avengers: Doomsday) Ini merupakan konflik yang hampir tidak mungkin dilewatkan. Reed Richards dan Victor von Doom memiliki salah satu hubungan paling terkenal dalam sejarah Marvel Comics. Keduanya sama-sama jenius, tetapi memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai bagaimana dunia seharusnya berjalan.
Bagi Avengers, Doom mungkin adalah ancaman besar bagi seluruh Multiverse. Namun bagi Reed, masalahnya jauh lebih personal. Ia bukan sekadar menghadapi villain baru, melainkan seseorang yang memiliki sejarah panjang dengannya dan keluarganya dalam komik.
Karena itu, konflik Fantastic Four dan Doom berpotensi menjadi salah satu inti emosional Doomsday. Bahkan jika Doom memiliki rencana yang jauh lebih besar daripada sekadar menghancurkan Fantastic Four, Reed kemungkinan tetap menjadi salah satu orang yang paling bertekad menghentikannya.
5. X-Men vs Sentinel

Doctor Doom membangkitkan pasukan Sentinel. (Dok. Marvel/Avengers: Doomsday) Sentinel merupakan salah satu simbol paling kuat dari konflik antara manusia dan mutant dalam cerita X-Men. Mereka diciptakan untuk memburu mutan dan telah menjadi ancaman besar bagi X-Men dalam berbagai versi komik maupun film.
Kemunculan Sentinel dalam materi Doomsday karenanya terasa sangat penting. Jika benar mereka digunakan sebagai pasukan Doctor Doom, X-Men memiliki alasan yang sangat personal untuk menghentikannya. Mereka bukan hanya menghadapi tentara biasa, tetapi mesin yang secara historis dirancang untuk memusnahkan kaum mereka.
Konflik tersebut juga bisa memberikan kesinambungan dengan sejarah X-Men Fox, terutama karena Sentinel memiliki peran besar dalam Days of Future Past. Marvel bisa menggunakan mereka untuk menghubungkan trauma X-Men era lama dengan konflik Multiverse yang sedang berlangsung.
6. Steve Rogers vs Captain America (Sam Wilson)

Steve Rogers (dok. Marvel Studios/Avengers: Doomsday) Kembalinya Steve Rogers juga membuka kemungkinan konflik yang lebih personal. Sam Wilson sekarang merupakan Captain America, sementara Steve sudah meninggalkan identitas tersebut setelah Endgame.
Jika Steve yang muncul di Doomsday memang merupakan versi yang kita kenal, pertemuan keduanya tidak harus berubah menjadi pertarungan.
Namun, misteri mengenai identitas dan asal-usul Steve membuat kemungkinan lain tetap terbuka. Trailer memperlihatkan Steve dalam kondisi yang sangat berbeda dari terakhir kali kita melihatnya di Endgame, termasuk ketika ia terlihat mengambil Mjolnir. Karena itu, hubungan Steve dengan Sam bisa menjadi jauh lebih rumit daripada sekadar pertemuan antara Captain America lama dan baru.
7. Mutant vs Manusia

cuplikan Gambit vs Shang Chi (dok. Marvel Studios/Avengers: Doomsday) Doomsday juga berpotensi memperkenalkan konflik yang lebih besar antara mutant dan manusia. Selama ini, salah satu elemen paling penting dari X-Men adalah bagaimana masyarakat manusia memandang mutant sebagai ancaman.
Jika X-Men tiba-tiba muncul di dunia lain akibat kerusakan Multiverse, masyarakat Earth-616 bisa saja tidak langsung menerima mereka. Apalagi MCU belum pernah benar-benar mengeksplorasi konflik mutant secara luas.
Situasi ini dapat menjadi fondasi penting untuk film X-Men MCU yang akan hadir pada 2028. Doomsday mungkin hanya memperkenalkan masalahnya, sementara film X-Men berikutnya bisa mengembangkannya menjadi konflik utama di era baru MCU.
8. Para Pahlawan vs Diri Mereka Sendiri

Poster resmi film Avengers: Doomsday yang dirilis oleh Marvel Studios | Marvel.com Konflik terbesar Doomsday mungkin justru bukan antara dua kelompok superhero, melainkan perjuangan masing-masing karakter menghadapi versi mereka di semesta lain.
Doctor Doom yang diperankan Robert Downey Jr. sudah memiliki hubungan visual yang tidak terhindarkan dengan Tony Stark. Steve Rogers kembali setelah bertahun-tahun meninggalkan dunia superhero. X-Men era Fox bertemu dengan dunia yang bukan rumah mereka. Fantastic Four harus menghadapi musuh yang memiliki sejarah pribadi dengan Reed.
Semua itu membuat Doomsday memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi tema yang lebih besar, yaitu bagaimana para karakter menghadapi kehidupan atau variasi mereka dari dunia lain.
Pada akhirnya, Doctor Doom mungkin memanfaatkan perpecahan tersebut. Avengers, X-Men, dan Fantastic Four bisa saja memiliki konflik masing-masing, tetapi Doom justru mendapatkan keuntungan selama para pahlawan sibuk bertarung satu sama lain.

















