Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

5 Tokoh Spider-Man BND yang Hak Filmnya Sempat Dipegang Studio Berbeda

5 Tokoh Spider-Man BND yang Hak Filmnya Sempat Dipegang Studio Berbeda
Jean Grey dan Peter Parker (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)
  • Spider-Man: Brand New Day menghadirkan Spider-Man, Yelena Belova, Hulk, Punisher, dan Jean Grey versi baru.
  • Sejumlah karakter memiliki riwayat hak film atau distribusi yang pernah terkait studio selain Marvel Studios.
  • Kesepakatan lisensi, pengembalian hak, dan akuisisi membuat karakter-karakter tersebut dapat muncul dalam proyek Marvel Studios.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Spider-Man: Brand New Day sudah tayang di Indonesia sejak 29 Juli 2026.

Film ini cukup ramai menghadirkan karakter menarik. Ada Spider-Man, Yelena Belova, Hulk, Punisher, hingga Jean Grey versi baru.

Uniknya?

Tidak semua karakter tersebut punya sejarah hak film yang sejak awal berada di Marvel Studios.

Karena berbagai kesepakatan lisensi dan hak distribusi, beberapa karakter Marvel tersebut pernah berada di bawah studio lain sebelum akhirnya bisa muncul dalam proyek Marvel Studios.

Siapa saja?

  1. 1. Spider-Man — Sony Pictures

    Potret Behind The Scene Tom Holland Syuting Spider-Man: Brand New Day
    Potret Behind The Scene Tom Holland Syuting Spider-Man: Brand New Day (instagram.com/tomholland2013)

    Spider-Man adalah kasus yang paling terkenal.

    Marvel memang memiliki karakter Spider-Man, tetapi hak filmnya telah lama dilisensikan kepada Sony Pictures.

    Kesepakatan antara Sony dan Disney kemudian memungkinkan versi Spider-Man yang diperankan Tom Holland untuk menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe.

    Dalam pengaturan ini, Marvel Studios ikut memproduksi film-film Spider-Man MCU bersama Sony, sementara Sony tetap memegang hak filmnya dan menjadi distributor untuk film solonya. Dokumen Sony dan sumber resmi Sony juga menunjukkan posisi Sony dalam produksi dan distribusi film Spider-Man.

    Itulah sebabnya film Spider-Man MCU punya situasi yang cukup unik.

    Secara cerita, Peter Parker adalah bagian dari MCU. Secara bisnis film, Sony tetap merupakan pemain utama.

    Dan Spider-Man: Brand New Day pun masih dirilis sebagai film Sony Pictures, dengan Marvel Studios terlibat dalam produksinya.

  2. 2. Yelena Belova — Marvel Studios sejak awal

    Black Widow Yelena Belova.jpg
    Black Widow Yelena Belova

    Kalau Yelena Belova, situasinya jauh lebih sederhana.

    Karakter ini merupakan bagian dari properti Marvel Studios dan diperkenalkan ke MCU melalui Black Widow.

    Yelena memang hanya muncul dalam bagian tertentu di Spider-Man: Brand New Day, tetapi keberadaannya cukup menarik.

    Dia dan anggota New Avengers lainnya ternyata tidak membantu Peter menangani masalahnya secara fisik.

    Alasannya?

    Menurut Yelena sendiri, masalah Peter hanyalah “kentang kecil” dibandingkan “kentang besar” yang sedang ditangani Avengers.

    Namun Yelena tetap bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan Peter.

    Jadi kalau empat karakter lain punya sejarah hak layar yang ribet, Yelena justru contoh karakter yang sejak awal langsung berada di bawah payung Marvel Studios untuk MCU.

  3. 3. Hulk — Punya sejarah hak distribusi yang unik dengan Universal Pictures

    Spider-Man dan Hulk
    Spider-Man dan Hulk (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

    Hulk juga punya sejarah yang cukup rumit.

    Marvel memiliki karakter Hulk, tetapi sejarah hak filmnya melibatkan Universal Pictures, terutama terkait hak distribusi film solo Hulk.

    Universal pernah mendistribusikan Hulk (2003) dan The Incredible Hulk (2008). Dalam laporan Marvel, The Incredible Hulk bahkan dicatat sebagai pengecualian dari film Marvel yang didistribusikan oleh Universal.

    Situasi tersebut ikut menjelaskan kenapa Hulk kemudian lebih sering muncul sebagai karakter pendukung atau anggota tim di film MCU dibandingkan mendapatkan film solo baru.

    Jadi kasus Hulk bukan berarti Universal memiliki karakter Hulk.

    Yang lebih tepat adalah adanya sejarah hak film dan distribusi yang membuat status film solo Hulk menjadi jauh lebih rumit dibandingkan karakter MCU lainnya.

    Dan sekarang Bruce Banner alias Hulk bisa muncul di Spider-Man: Brand New Day tanpa filmnya harus menjadi film solo Hulk.

  4. 4. The Punisher — Pernah Berpindah dari Satu Studio ke Studio Lain

    Spider-Man dan The Punisher menghadapi Hulk di dalam Markas Damage Control dalam adegan Spider-Man: Brand New Day.
    Spider-Man dan The Punisher sedang melawan Hulk di Markas Damage Control (Sony Pictures Entertainment/Spider-Man: Brand New Day)

    Punisher memiliki sejarah yang bahkan lebih berliku.

    Sebelum Jon Bernthal menjadi Frank Castle di MCU, karakter ini sudah beberapa kali mendapatkan adaptasi film dari studio berbeda.

    Film The Punisher tahun 1989 dibintangi Dolph Lundgren dan diproduksi melalui New World Pictures.

    Kemudian hak film Punisher berpindah lagi dan menghasilkan The Punisher (2004) yang dibintangi Thomas Jane. Film tersebut berkaitan dengan Artisan Entertainment, yang kemudian diakuisisi Lionsgate.

    Lionsgate kemudian merilis Punisher: War Zone pada 2008.

    Pada 2013, Kevin Feige mengonfirmasi bahwa hak Punisher telah kembali ke Marvel dari Lionsgate.

    Setelah itu, Marvel membawa Frank Castle ke layar lewat versi Jon Bernthal, pertama kali melalui Daredevil sebelum mendapatkan serial The Punisher sendiri.

    Versi tersebut awalnya berada dalam ekosistem Marvel Television yang terasa terpisah dari film-film MCU.

    Namun Marvel kemudian semakin mengintegrasikan karakter tersebut ke MCU, termasuk melalui Daredevil: Born Again dan akhirnya kemunculannya di Spider-Man: Brand New Day.

    Jadi perjalanan Punisher kurang lebih adalah:

    Marvel → studio lain → studio lain lagi → akhirnya kembali ke Marvel.

    Frank Castle benar-benar punya CV yang panjang.

  5. 5. Jean Grey — Pernah Berada di Bawah 20th Century Fox

    Jean Grey
    Sadie Sink sebagai Jean Grey (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

    Dan yang paling menarik mungkin adalah Jean Grey.

    Selama bertahun-tahun, karakter-karakter X-Men untuk film berada di bawah 20th Century Fox setelah Marvel melisensikan hak film X-Men kepada studio tersebut.

    Hasilnya adalah berbagai film X-Men yang kita kenal, dengan Jean Grey diperankan oleh Famke Janssen dan kemudian Sophie Turner.

    Situasi itu berubah setelah The Walt Disney Company mengakuisisi 21st Century Fox dalam transaksi senilai sekitar $71,3 miliar.

    Setelah akuisisi tersebut, karakter-karakter X-Men akhirnya berada di bawah satu payung perusahaan dengan Marvel Studios.

    Beberapa karakter lama bahkan sudah mulai muncul dalam proyek MCU.

    Professor X versi Patrick Stewart muncul di Doctor Strange in the Multiverse of Madness, sementara Deadpool & Wolverine membawa lebih banyak lagi karakter dan elemen dari era film Fox.

    Tapi Jean Grey di Spider-Man: Brand New Day punya keunikan tersendiri.

    Yang muncul bukan Jean Grey versi Famke Janssen maupun Sophie Turner.

    Marvel Studios memperkenalkan versi baru Jean Grey yang diperankan Sadie Sink, dengan latar belakang dan interpretasi baru yang akan menjadi bagian dari X-Men versi MCU.

    Bahkan Sadie Sink kemudian diumumkan kembali sebagai Jean Grey untuk film X-Men MCU yang dijadwalkan tayang pada 5 Mei 2028.

    Jadi secara simbolis, Jean di sini cukup menarik.

    Dulu dia adalah salah satu karakter yang mewakili era “Marvel characters being adapted by another studio.”

    Sekarang dia justru diperkenalkan sebagai bagian dari X-Men yang benar-benar dibangun Marvel Studios untuk MCU.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More