Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Pokémon Tales The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu Diumumkan!

Pokémon Tales The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu Diumumkan!
(Dok. The Pokémon Company, Aardman/Pokémon Tales: The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu)
  • The Pokémon Company International dan Aardman mengungkap judul proyek kolaborasi yang sebelumnya dirahasiakan.

  • Sirfetch’d dan Pichu menjadi duo utama dalam perjalanan untuk membantu dan melindungi Pokémon di Galar.

  • Disney+ menyiapkan distribusi global serial animasi stop-motion ini untuk penonton pada 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

San Francisco, Duniaku.com - The Pokémon Company International dan Aardman akhirnya mengungkap proyek kolaborasi yang selama ini mereka rahasiakan: Pokémon Tales: The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu.

Pengumuman ini terasa cukup unik karena proyek tersebut sebenarnya sudah diperkenalkan sejak 2024.

Dalam rilis pers yang diunggah pada tahun itu... Aardman, studio di balik Shaun the Sheep dan Wallace & Gromit, The Pokémon Company International dan Aardman hanya menyebut bahwa mereka tengah mengerjakan "proyek spesial" yang akan hadir untuk penonton pada 2027.

Saat itu, proyek tersebut bahkan belum memiliki judul yang diketahui publik. Gambar yang menyertai pengumuman pun hanya memperlihatkan sebuah Poké Ball yang dibuat dari clay.

Dua tahun kemudian, pada hari pertama 2026 Pokémon World Championships dan Pokémon XP di San Francisco, misteri tersebut akhirnya terjawab.

Dan ternyata... memang selucu yang bisa kita bayangkan dari kombinasi Pokémon dan Aardman.

  1. 1. Pokémon Tales: The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu

    Kita kembali ke Galar melalui serial animasi stop-motion terbaru ini.

    Menurut rilis resmi Disney+, Pokémon Tales: The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu akan mengikuti Sirfetch’d dan Pichu dalam perjalanan mereka mengelilingi Galar.

    Keduanya menjalankan misi untuk membantu dan melindungi Pokémon di seluruh wilayah tersebut. Namun, tentu saja, misi mereka tidak selalu berjalan sesuai rencana.

    Dalam perjalanan tersebut, mereka akan bertemu dengan berbagai Pokémon, menghadapi bahaya, membangun aliansi, menghadapi rivalitas, dan—tentunya—mengalami banyak kekacauan.

    Disney+ juga telah mengumumkan kesepakatan distribusi global dengan The Pokémon Company International. Serial stop-motion ini dijadwalkan hadir untuk penonton di seluruh dunia pada 2027.

    Kesepakatan tersebut juga mencakup serial animasi klasik Pokémon the Series: The Beginning, yang mulai ditayangkan di Disney XD awal bulan ini dan kini tersedia melalui Disney+ di Amerika Serikat serta sejumlah pasar internasional tertentu.

    Jadi, sekarang satu hal sudah jelas: Sirfetch’d dan Pichu akan menjadi duo utama dalam petualangan stop-motion Pokémon buatan Aardman.

  2. 2. Sirfetch’d dan Pichu dan region Galar terasa sangat Aardman

    Sirfetch’d dan Pichu dalam visual promosi serial Pokémon Tales: The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu.
    (Dok. The Pokémon Company, Aardman/Pokémon Tales: The Misadventures of Sirfetch’d & Pichu)

    Salah satu hal yang menarik perhatian setelah pengumuman tersebut adalah pilihan karakternya.

    Seorang pengguna X dengan akun @iamdpassword memberikan komentar yang cukup menggambarkan betapa "Aardman"-nya konsep ini:

    "People are treating this like a cute crossover, but y'all missed the genius casting choice

    Aardman chose to set this in the Galar region (which is literally just Britain) and paired a knightly duck holding a leek sword with a chaotic Pichu.

    They didn't just make a Pokémon show, they made Shaun the Sheep with actual pocket monsters."

    Kalau dipikir-pikir lagi, memang ada logikanya.

    Aardman adalah studio asal Inggris, sementara Galar sendiri merupakan region Pokémon yang memiliki banyak inspirasi dari Britania Raya.

    Lalu kita mendapatkan Sirfetch’d, Pokémon yang secara desain sudah memiliki nuansa seorang ksatria lengkap dengan senjata berupa batang daun bawang, dipasangkan dengan Pichu yang jauh lebih kecil dan punya energi yang... katakanlah, sangat cocok untuk menjadi sumber kekacauan.

    Hasilnya adalah kombinasi yang terasa sangat cocok dengan gaya komedi Aardman.

    Dan justru itulah yang membuat saya penasaran dengan serial ini.

  3. 3. Dikerjakan secara rahasia selama dua tahun

    Figur clay Pichu karya Aardman untuk workshop, berbentuk karakter kuning bertelinga panjang dengan ujung hitam.
    Clay Pichu dari Aardman untuk workshop. Fotografer: Fahrul Nurullah

    Menariknya, saat proyek ini masih menjadi rahasia, saya dan rekan-rekan media dari Asia di San Francisco sempat mendapatkan kesempatan mengikuti workshop claymaking Pokémon.

    Kami diajari membuat Pichu dari clay.

    Soal hasil Pichu buatan saya sendiri, mari kita simpan saja karena tidak "cukup bagus untuk dipamerkan."

    Yang jauh lebih menarik adalah sosok yang menjadi instruktur workshop tersebut: Manon Wright dari Aardman.

    Dalam workshop tersebut, Manon bahkan membawa sebuah boneka Pichu dan menunjukkannya kepada para peserta.

    Saat itulah kami mendapatkan sedikit gambaran mengenai proses di balik proyek yang selama ini belum boleh dibicarakan secara terbuka.

    Manon juga sempat bercerita bahwa serial ini telah dikerjakan selama kurang lebih dua tahun secara rahasia. Cocok dengan timeline proyek ini yang diumumkan 2024 namun baru ada kabar konkret sekarang.

    Kini, setelah judul, karakter utama, konsep cerita, dan gaya animasinya akhirnya diperlihatkan kepada publik, kita sudah memiliki gambaran yang jauh lebih jelas mengenai proyek kolaborasi Pokémon dan Aardman tersebut.

    Dan setelah melihat sedikit proses pembuatan clay serta sosok Pichu yang digunakan dalam produksinya secara langsung, satu hal terasa semakin jelas:

    Saya cukup penasaran melihat seperti apa kekacauan Sirfetch’d dan Pichu ketika akhirnya hadir di Galar pada 2027.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More