Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

5 Klise Umum di Film Jason Statham! Selalu Kuat Banget?

5 Klise Umum di Film Jason Statham! Selalu Kuat Banget?
Film aksi Jason Statham (dok. Miramax/The Beekeeper)
  • Film Jason Statham sering menampilkan karakter dengan masa lalu berbahaya yang ingin menjalani hidup tenang.
  • Gangguan terhadap dirinya atau orang yang ia pedulikan biasanya mendorong karakter Statham kembali bertarung.
  • Furious 7 serta Lock, Stock and Two Smoking Barrels menampilkan konteks peran Statham yang berbeda dari formula modernnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamu lebih suka Statham mengikuti formula atau tampil unik?
Share Article

Jason Statham adalah salah satu aktor laga paling menonjol di generasinya.

Namun, kalau kamu sudah cukup sering menonton film-filmnya, kamu mungkin akan menyadari satu hal yang cukup unik: film Jason Statham sering memiliki pola yang terus berulang hingga akhirnya menjadi semacam klise.

Hal ini paling terasa dalam film-film dengan bujet relatif kecil untuk standar film aksi modern, di mana Statham menjadi bintang utama dan pusat cerita. Sementara itu, dalam film dengan ensemble cast atau franchise besar, formula ini biasanya terasa lebih tersamarkan karena Statham bukan satu-satunya fokus cerita.

Jadi, seperti apa sebenarnya klise film Jason Statham?

  1. 1. Dulunya orang berbahaya, namun kini ingin hidup tenang

    cuplikan film the beekeeper
    Jason Statham sebagai seorang Beekeper (dok. Miramax/The Beekeeper)

    Banyak film Jason Statham diawali dengan memperlihatkan karakternya menjalani kehidupan yang relatif tenang.

    Namun, biasanya ada satu masalah: Statham punya masa lalu yang sangat berbahaya.

    Ia bisa merupakan mantan pasukan khusus, mantan agen rahasia, mantan pembunuh bayaran, atau profesi lain yang membuatnya kemungkinan besar menjadi salah satu manusia paling berbahaya di dunia.

    Tetapi semua itu dianggap sudah berlalu.

    Sekarang, ia hanya ingin hidup tenang dan meninggalkan masa lalunya. Bahkan ada karakternya yang masih menderita PTSD dari apa yang telah ia alami.

    Lalu, plot utama filmnya benar-benar dimulai dan ketenangan itu hancur.

  2. 2. Berbagai pekerjaan Jason Statham

    Jason Statham tampil dalam adegan film Mutiny, produksi MadRiver Pictures dan Punch Palace Productions.
    Jason Statham dalam Mutiny. (Dok. MadRiver Pictures, Punch Palace Productions/Mutiny)

    Dalam fase kehidupannya yang “tenang” tersebut, karakter Statham biasanya menjalani berbagai pekerjaan.

    Kadang pekerjaannya masih berhubungan dengan kemampuan lamanya, seperti bodyguard.

    Namun, ada juga film di mana ia bekerja sebagai mandor konstruksi, pemelihara lebah, dan berbagai pekerjaan lain.

  3. 3. Lalu orang jahat mengacaukan hidup tenangnya

    cuplikan film A Working Man
    Film aksi terbaru dari Jason Statham (dok. Amazon MGM/A Working Man)

    Setelah penonton dibuat familier dengan kehidupan tenang Statham, film biasanya mulai memasuki bagian utamanya.

    Ada pihak jahat yang mengacaukan hidupnya.

    Menariknya, dalam beberapa film, target awalnya bahkan bukan Statham.

    Bisa jadi orang yang diserang adalah seseorang yang ia pedulikan. Bisa juga orang tersebut merupakan bagian dari kehidupan barunya.

    Namun karena orang tersebut berada dalam bahaya, Statham akhirnya bergerak.

    Ini sebenarnya salah satu aspek yang cukup konsisten dalam karakter-karakter Statham.

    Ia bukan sosok yang sejak awal mencari masalah. Justru sebaliknya, karakternya sering digambarkan sebagai petarung yang sangat berbahaya tetapi secara mental sudah ingin pensiun dari kehidupan lamanya.

    Namun begitu dirinya atau orang yang ia pedulikan berada dalam bahaya, ia tidak punya pilihan selain kembali bertarung.

    Dan tentu saja, orang-orang yang mengganggunya biasanya akan segera menyesali keputusan tersebut.

  4. 4. Lalu masa lalu Statham terungkap

    Sebut Jason Statham mirip karakter bushido.jpg
    Jason Statham sebagai Adam Clay (dok. Amazon MGM Studios/The Beekeper)

    Biasanya kemudian ada adegan ketika pihak berwajib atau pihak antagonis mencoba mencari tahu:

    “Sebenarnya siapa orang ini?”

    Mereka mulai menyelidiki masa lalu Statham.

    Kemudian terungkap bahwa orang yang selama ini mereka anggap sebagai pria biasa ternyata pernah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya.

    Kadang informasi mengenai masa lalu Statham bahkan sengaja digunakan untuk membangun hype terhadap karakter tersebut.

  5. 5. Statham biasanya adalah petarung yang sangat kuat

    Jason Statham sebagai Levon Cade di "A Working Man" (dok. Amazon MGM Studios/A Working Man)
    Jason Statham sebagai Levon Cade di "A Working Man" (dok. Amazon MGM Studios/A Working Man)

    Ini mungkin klise Statham yang paling mudah dikenali.

    Statham biasanya tidak dibuat sebagai karakter yang rentan.

    Ia adalah ultimate badass.

    Musuh biasa mungkin berjumlah lusinan, tetapi mereka tetap bukan ancaman serius baginya. Mereka bisa saja berhasil mengeroyoknya, tetapi biasanya hanya untuk memberikan kesempatan kepada Statham melakukan rangkaian pukulan atau tembakan yang keren.

    Yang benar-benar bisa membuatnya kesulitan biasanya hanyalah final boss.

    Bahkan terkadang, tensi film bukan muncul dari pertanyaan: “Apakah Statham akan selamat?”

    Melainkan: “Bagaimana nasib orang yang sedang dilindungi Statham?”

    Karena Statham sendiri kemungkinan besar akan baik-baik saja.

    Kalau ada belasan orang bersenjata datang menyerangnya, kita sudah tahu siapa yang akan menang.

    Pertanyaannya tinggal berapa lama adegannya berlangsung.

  6. Film Statham yang Unik

    Film aksi komedi dari Jason Statham (dok. Summit Entertainment/Lock, Stock, and Two Smocking Barrels)
    Film aksi komedi dari Jason Statham (dok. Summit Entertainment/Lock, Stock, and Two Smocking Barrels)

    Tentu saja, bukan berarti semua film Jason Statham mengikuti formula tersebut.

    Ada beberapa film yang justru terasa unik karena Statham mendapatkan peran atau konteks yang berbeda.

    Misalnya Furious 7.

    Lucunya, karakter Statham di film tersebut sebenarnya sangat dekat dengan formula Statham modern: ia adalah sosok yang sangat berbahaya dan datang untuk menuntut balas setelah saudaranya mengalami sesuatu yang buruk.

    Bedanya?

    Dia berada di sisi antagonis.

    Jadi formula “Jason Statham adalah badass yang membalas dendam” tetap ada, hanya saja kali ini kita melihatnya dari sudut pandang pihak yang harus dihentikan oleh protagonis.

    Ada juga film debut layar lebarnya, Lock, Stock and Two Smoking Barrels, yang terasa sangat berbeda dari citra Statham modern.

    Karakter Statham di sana seharusnya berfungsi sebagai “otot” dalam trio protagonisnya. Namun karena gaya penyajian filmnya, aspek tersebut tidak terlalu terasa seperti karakter Statham yang kita kenal sekarang.

    Statham dan dua rekannya justru lebih terasa sebagai kriminal kelas teri yang terus terseret ke dalam situasi yang semakin lama semakin absurd.

    Dan mungkin itu yang membuat film tersebut menarik jika ditonton setelah kita mengenal Statham sebagai salah satu ikon film laga.

    Kita bisa melihat bahwa sebelum menjadi pria yang bisa menghajar satu ruangan penuh orang sendirian, Jason Statham pernah menjadi orang biasa yang bahkan bisa ikut terseret dalam kekacauan karena keputusan-keputusan bodoh.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More