Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Penilaian Film Crime 101, Hemsworth Versus Ruffalo di Film Heist!

Still cut film Crime 101
Still cut film Crime 101 (dok. Sony Pictures/Crime 101)
Intinya sih...
  • Sinopsis Crime 101: Kisah perampokan di Los Angeles yang melibatkan Mike (Chris Hemsworth), Sharon (Halle Berry), dan detektif Lou Lubesnick (Mark Ruffalo).
  • Empat orang rusak di kota rusak: Film ini menggambarkan empat karakter yang "retak" dalam sistem yang tak utuh, dengan fokus pada psikologi dan relasi karakter.
  • Hemsworth versus Ruffalo: Konfrontasi intens mereka terjadi bukan dalam adegan bersenjata, melainkan dalam percakapan kuat di mobil.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Nama Chris Hemsworth dan Mark Ruffalo mungkin sudah terlalu melekat sebagai Thor dan Bruce Banner/Hulk di jagat MCU. Namun di luar Marvel, keduanya adalah aktor dengan spektrum peran yang jauh lebih luas.

Di Crime 101, mereka kembali “berhadapan”, tapi bukan sebagai dewa petir dan raksasa hijau. Kali ini, Hemsworth menjadi perampok elegan dan penuh perhitungan, sementara Ruffalo memerankan detektif yang kariernya tergerus obsesi memburu sang pelaku.

Bagaimana hasil duel mereka? Berikut ulasannya.

Sinopsis Crime 101

Berlatar panas dan kerasnya Los Angeles, Crime 101 mengisahkan seorang pencuri perhiasan misterius bernama Mike (Chris Hemsworth). Rangkaian aksinya di sepanjang jalur 101 membuat polisi kebingungan karena semuanya terlihat rapi, terukur, dan nyaris tanpa celah.

Ketika Mike membidik “hasil rampokan terbesar dalam hidupnya”, ia bersinggungan dengan Sharon (Halle Berry), seorang broker asuransi yang tengah berada di titik jenuh karier dan hidupnya.

Di sisi lain, detektif Lou Lubesnick (Mark Ruffalo) merasa telah menemukan pola dari serangkaian perampokan tersebut. Ia yakin semua itu dilakukan satu orang. Keyakinan ini membuatnya semakin terobsesi, meski atasan di kepolisian lebih peduli pada penyelesaian cepat ketimbang kebenaran menyeluruh.

Saat aksi besar semakin dekat, garis antara pemburu dan buruan mulai kabur. Ketiganya dipaksa menghadapi pilihan yang bisa mengubah hidup mereka, dan menyadari bahwa setelah langkah terakhir diambil, tak ada jalan untuk kembali.

1. Empat orang rusak di kota rusak

Still cut film Crime 101
Still cut film Crime 101 (dok. Sony Pictures/Crime 101)

Yang cukup mengejutkan, Crime 101 pada dasarnya bukan sekadar film heist. Ini adalah potret tentang empat karakter yang “retak”, hidup dalam sistem yang juga tak utuh.

  • Mike (Hemsworth) adalah perampok profesional yang nyaris tanpa cela. Ia tidak membunuh, selalu bersih, dan bergerak dengan presisi. Namun hidupnya terasa hampa. Ketika mencoba mendekati Sharon, ia bahkan kesulitan berbagi siapa dirinya sebenarnya. Ia ahli mencuri, tapi gagal membangun koneksi.
  • Lou Lubesnick (Ruffalo) adalah polisi cerdas yang membaca pola kejahatan di sepanjang jalur 101. Ia yakin pelakunya satu orang. Namun obsesinya membuat ia berbenturan dengan sistem di dalam kepolisian yang lebih mementingkan statistik ketimbang ketelitian. Akibatnya, kariernya mandek.
  • Sharon (Halle Berry) adalah broker asuransi senior yang telah mengabdi belasan tahun, tetapi terus gagal meraih posisi partner yang diimpikannya. Ia profesional, kompeten, tetapi seolah tak pernah benar-benar dihargai.
  • Ormon (Barry Keoghan) adalah kriminal muda yang diproyeksikan sebagai pengganti Mike oleh penadah mereka. Ia berbakat dan lebih berani menggunakan kekerasan, namun masih mentah dan impulsif.

Dengan durasi sekitar 140 menit, film ini tidak mengandalkan adrenalin nonstop. Adegan baku tembak dan kejar-kejaran bisa dihitung jari. Sebagian besar waktu digunakan untuk membangun psikologi dan relasi karakter sebelum akhirnya jalur mereka bertabrakan.

Karakter Ormon, terutama, terasa sebagai "tombak" pemicu konflik berhubung tiga karakter lainnya tidak seimpulsif dia soal kekerasan.

Bagi penonton yang berharap aksi tanpa henti ala blockbuster superhero, film ini bisa terasa lambat. Tapi bagi yang menikmati drama karakter, pendekatan ini justru jadi kekuatan utama.

2. Hemsworth versus Ruffalo, kali ini adu otak dan dialog bukan otot

Still cut film Crime 101
Still cut film Crime 101 (dok. Sony Pictures/Crime 101)

Menariknya, Mike-nya Hemsworth dan Lubesnick-nya Ruffalo baru benar-benar berhadapan di bagian akhir film.

Kelicinan Mike, dan masalah pribadi Lubesnick serta kesulitan menemukan petunjuk, membuat mereka lama bergerak di orbit terpisah.

Yang bagi saya unik adalah bagaimana konfrontasi intens mereka bukan ketika adegan konfrontasi bersenjata, melainkan satu percakapan kuat di dalam mobil. Tidak ada ledakan. Tidak ada teriakan. Hanya dua pria dengan prinsip berbeda yang saling berbicara, sementara kita sebagai penonton tahu identitas masing-masing.

Di momen itu, akting Hemsworth dan Ruffalo terasa benar-benar matang. Ketegangan lahir dari dialog dan ekspresi, bukan dari peluru. Rasanya, semua pembangunan karakter yang lambat di paruh awal terbayar lunas di adegan tersebut.

Ini bukan duel otot. Ini duel ketenangan, ego, dan keyakinan.

3. Layak ditonton... asal ekspektasimu tepat

Still cut film Crime 101
Still cut film Crime 101 (dok. Sony Pictures/Crime 101)

Kalau masuk bioskop dengan harapan melihat "Thor" dan "Hulk" saling baku hantam atau baku tembak, kemungkinan besar kamu akan kecewa.

Crime 101 adalah film yang bergerak pelan dan terstruktur. Aksinya minimal, heist-nya banyak yang rapi, bahkan momen paling kacau pun tidak berubah menjadi kekacauan epik ala Heat.

Namun jika kamu terbuka pada film yang berfokus pada pendalaman karakter, ini adalah tontonan yang solid. Film ini sabar membangun setiap tokohnya sebelum akhirnya mempertemukan mereka dalam satu garis nasib yang tak terhindarkan.

Dan para aktornya berhasil membawakan itu dengan meyakinkan.

4. Kesimpulan?

Chris Hemsworth berjanji 'membawa' Storm ke Avengers Secret Wars.jpg
Chris Hemsworth dan Halle Berry di Crime 101 (dok. Sony Pictures Releasing International/Crime 101)

Nilai saya untuk Crime 101: 4,5 dari 5 bintang.

Ada beberapa ganjalan kecil, tetapi tidak cukup signifikan untuk merusak pengalaman keseluruhan. Film ini sukses membangun karakter dengan detail dan memberi ruang bagi aktor-aktornya untuk bersinar.

Memang bukan film heist penuh ledakan. Tapi sebagai drama kriminal yang menitikberatkan pada manusia di balik kejahatan dan hukum, Crime 101 layak mendapat perhatian.

Makannya saya berharap bahwa review Crime 101 ini minimal bisa memberi kamu gambaran lebih jelas soal filmnya sebelum beneran menonton.

Jadi, masih minat mencobanya?

Crime 101
2026
4.5/5
Directed by Bart Layton
Producer

Tim Bevan, Eric Fellner, Derrin Schlesinger

Writer

Bart Layton

Age Rating

D 17+

Genre

Thriller

Duration

140 Minutes

Release Date

18-02-2026

Theme

Heist, kejahatna, kriminal

Production House

Amazon MGM Studios, A Working Title

Where to Watch

Cinema XXI

Cast

Chris Hemsworth, Halle Berry, Mark Ruffalo, Barry Keoghan

Trailer Crime 101

Galeri Crime 101

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Film

See More

8 Film yang Banyak Aktor Marvel Cinematic Universe! Suicide Squad?

18 Feb 2026, 14:00 WIBFilm