Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Siapa Douzan yang Disebut Nerona Imu di One Piece 1183?

Siapa Douzan yang Disebut Nerona Imu di One Piece 1183?
Nerona Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Intinya Sih
  • Nama Douzan jadi perbincangan hangat setelah Imu menyebut telah menghabisinya, namun identitas sosok ini masih misterius dan belum dijelaskan dalam alur cerita One Piece saat ini.

  • Dari ucapan Imu, Douzan tampak sebagai individu kuat yang tak bisa dijadikan anak buahnya, mirip dengan Luffy dan Loki yang juga kebal terhadap kendali tersebut.

  • Beberapa teori menyebut Douzan mungkin terkait legenda Dewa Perang Elbaph karena kesamaan kekuatan dan hubungannya dengan Niddhoggr serta Ragnir, meski hal itu belum dikonfirmasi resmi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Saat ini, nama "Douzan" sedang jadi topik hangat di fans One Piece.

Nerona Imu mengatakan dia akan menghabisi Luffy dan Loki, seperti yang ia lakukan pada Douzan.

Tapi... Douzan itu siapa?

Untuk sekarang jawabannya belum diketahui. Bahkan kita bisa jadi harus menunggu agak lama karena kita sekarang masuk ke flashback Brook. Sambil menunggu, mari berteori soal siapa itu Douzan.

Ilustrasi karakter manga berambut panjang dengan tanduk hitam dan ekspresi serius dari seri One Piece karya Eiichiro Oda.
Nerona Imu. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

1. Seharusnya bukan Joy Boy

joy boy.jpg
Joy Boy One Piece

Kemungkinan pertama yang langsung terpikir tentu apakah Douzan adalah Joy Boy? Namun rasanya tidak.

Soalnya selama ini Imu selalu menyebut Joy Boy dengan nama “Joy Boy.”

Kalau Douzan ternyata Joy Boy juga, rasanya aneh Oda mendadak memakai nama lain.

Jadi untuk sekarang, lebih masuk akal kalau Douzan adalah sosok berbeda.

2. Yang istimewa dari Douzan

Pertarungan intens antara Nerona Imu dan Loki dalam panel manga One Piece dengan ledakan energi besar di tengah bentrokan.
Nerona Imu lawan Loki. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Uniknya, dari sekedar penyebutan singkat Imu saja, kita tahu ada beberapa hal yang istimewa dari Douzan.

  • Seperti Luffy dan Loki, Douzan tampaknya tidak bisa dijadikan prajurit Imu

Ketika Imu mencoba menggunakan Domi Reversi untuk mengendalikan Loki dan Luffy, upayanya gagal. Itu tampaknya alasan utama dia memutuskan melenyapkan Loki dan Luffy, "seperti Douzan."

Domi Reversi sendiri adalah teknik yang bisa dengan mudah menjerat petarung sangat kuat seperti Rocks D. Xebec hingga Dorry dan Brogy. Jika benar Imu tak bisa menjadikan Douzan pengikutnya, maka Douzan sama-sama tak bisa diremehkan seperti Luffy dan Loki sekarang.

  • Imu membunuh Douzan sendiri?

Dari pilihan kata-kata Imu, tampaknya Douzan ia habisi sendiri, bukan dengan bantuan anak buahnya. Mengingat Imu identik dengan anak buah (Kesatria Dewa, Gorosei), jika ia menghabisi Douzan secara personal maka si Douzan ini pasti bukan sosok sembarangan.

3. Mungkinkah Douzan adalah Dewa Perang Elbaph?

IMG_20260302_145030.jpg
Nika vs Dewa Perang Elbaph di One Piece

Di Elbaph ada legenda soal Dewa Perang. Sosok yang menggunakan kekuatan Niddhoggr di masa lalu, menggenggam Ragnir dan didukung Ratatoskr sang tupai es.

Loki, selaku pengguna kekuatan Niddhoggr sekarang, kebal terhadap upaya Domi Reversi. Jadi masuk akal kalau Dewa Perang Elbaph pun dulu kebal kalau Imu mencoba memperbudaknya dengan teknik gelap itu.

Sebelum menyinggung Douzan, Imu juga menyorot soal Ragnir telah menunggu lama orang yang bisa menghajar Imu.

Lalu perhatikan bahwa nama Douzan disebut Imu ketika menghadapi Loki dan Ragnir.

Semua itu, dipadukan dengan kemungkinan bahwa Douzan adalah sosok yang harus dihabisi personal oleh Imu tapi bukan Joy Boy... membuat kemungkinan Douzan adalah nama Dewa Perang Elbaph semakin mungkin. Jika begitu, bisa dibayangkan bahwa selama ini Ragnir menyerang semua yang ingin makan Ryu Ryu no Mi, Model: Niddhoggr, hingga Loki membuatnya benjol, adalah ia menanti orang yang sekuat atau lebih kuat dari Douzan supaya ada harapan menghajar Imu.

Tapi untuk sekarang, itu baru teori.

Menurutmu gimana?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More