Jika dunia terbelah dua seperti ramalan Harley… maka Elbaph akan menjadi musuh Pemerintah Dunia!
5 Dampak Positif Serangan Kesatria Dewa ke Elbaph di One Piece!

- Membersihkan nama Loki - Hajrudin mulai mempertanyakan ulang kejadian masa lalu. - Jarul akhirnya membuka kebenaran ke publik.
- Membuka jalan Topi Jerami mengenal Imu - Imu turun langsung lewat tubuh Gunko. - Brook yang mengenal sosok lama Gunko, berpotensi menyadari tragedi Shuri berkaitan dengan sosok ini.
- Elbaph resmi memusuhi Pemerintah Dunia - Jarul dengan tegas menyatakan bahwa Elbaph akan menjadi musuh Pemerintah Dunia jika dunia terbelah dua seperti ramalan Harley. - El
“Hah? Dampak positif?”
Sekilas memang terdengar absurd. Kesatria Dewa menyerang Elbaph, sejumlah raksasa jadi iblis akibat Domi Reversi, anak-anak hampir tewas, dan negeri para pejuang itu porak-poranda.
Tapi justru di tengah kekacauan itu… ada efek domino yang menguntungkan pihak protagonis.
Apa saja?
1. Membersihkan nama Loki

14 tahun lalu, Loki pergi meninggalkan Elbaph dengan reputasi sebagai pembunuh ayahnya sendiri.
Ia meminta saksi mata seperti Scopper Gaban, Shanks, dan Jarul untuk tidak mengungkap kebenaran. Akibatnya, rakyat Elbaph hanya tahu versi paling kejam dari cerita itu.
Namun serangan Kesatria Dewa mengubah semuanya.
-Hajrudin mulai mempertanyakan ulang kejadian masa lalu.
-Jarul akhirnya membuka kebenaran ke publik.
Kini rakyat Elbaph tahu kenyataan di balik kematian Harald.
Dan itu krusial untuk masa depan Elbaph.
2. Membuka jalan Topi Jerami mengenal Imu

Sebelum ini, Topi Jerami belum benar-benar menyadari keberadaan Imu.
Mereka memang melawan Gorosei, sebagian sudah menghadapi Kesatria Dewa, tapi belum tahu ada penguasa bayangan di atas semuanya.
Kini Imu turun langsung lewat tubuh Gunko.
Di sisi lain, Brook yang mengenal sosok lama Gunko (Putri Shuri), berpotensi bakal menyadari bahwa tragedi Shuri berkaitan dengan sosok ini.
Artinya?
Topi Jerami akhirnya mulai bakal melihat dan menyadari keberadaan Imu.
Dan itu adalah titik balik besar menuju konflik akhir.
3. Elbaph resmi memusuhi Pemerintah Dunia

Semasa Harald, ada harapan bahwa Elbaph bisa menjadi bagian dari Pemerintah Dunia.
Harald mengorbankan waktu, harga diri, bahkan dirinya sendiri demi mimpi itu.
Dan hasilnya? Pengkhianatan.
Ilusi bahwa Elbaph bisa jadi sekutu Pemerintah Dunia sudah rusak sepenuhnya sekarang, terutama karena serangan Kesatria Dewa.
Di bab 1172, Jarul dengan tegas menyatakan:
Ini bukan lagi konflik kecil. Ini deklarasi ideologis.
Dan dalam situasi dunia yang mulai retak, terutama jika kebenaran soal pembunuhan Cobra terungkap, Elbaph bisa jadi salah satu kekuatan militer terbesar yang berbalik arah mengincar Pemerintah Dunia.
Itu kabar buruk untuk Imu. Tapi kabar baik untuk Luffy.
4. Luffy bisa didukung pasukan raksasa

Elbaph selalu jadi incaran. Banyak yang ingin punya pasukan raksasa.
Imu menjerat Harald demi memperbudak Elbaph.
Big Mom ingin mengikat Elbaph lewat pernikahan politik.
Sekarang?
Justru Luffy yang berdiri membela mereka.
Jika Loki dan para raksasa melihat Luffy sebagai harapan melawan Imu, maka Elbaph bisa berdiri di sisi Topi Jerami, sama seperti para samurai Wano mendukung Luffy setelah Kaido tumbang.
Dan pasukan raksasa di pihak Luffy… akan jadi mimpi buruk bagi Pemerintah Dunia.
5. Membuka jalan para protagonis makin kuat

Ini tetap manga shonen. Musuh kuat adalah kesempatan kekuatan tumbuh.
Di Elbaph Scopper Gaban sudah menyinggung ke Luffy soal lebih memikirkan cara dia menggunakan Hakinya. Kesatria Dewa punya regenerasi dan kontrak gelap yang bisa memaksa Luffy mencari solusi baru.
Jika Luffy ingin mengalahkan atau mendesak Gunko yang dikuasai Imu, ia tak bisa hanya mengandalkan Gear 5 seperti melawan Kaido.
Elbaph bisa jadi tempat:
- Penyempurnaan Haoshoku Luffy dan Zoro.
- Pemahaman lebih dalam soal Nika.
- Atau bahkan momen penemuan cara memutus kontrak Imu, baik Perjanjian Laut Dalam maupun Domi Reversi.
Saat mereka meninggalkan Elbaph, kemungkinan besar Topi Jerami akan makin mengerikan bagi Gorosei dan Imu.


















