4 Kemungkinan Cara Yuji Mengalahkan Mahoraga Jujutsu Kaisen

- Yuji bisa mengalahkan Mahoraga dengan memakai formula kombinasi kutukan pembalik, Divergent Fist, dan Black Flash.
- Yuji dapat menggunakan racun Cursed Womb dalam darahnya dalam tingkatan tinggi untuk menghancurkan Mahoraga.
- Yuji berpotensi memiliki pemahaman jauh lebih dalam tentang struktur jiwa dibanding penyihir biasa, sehingga ia bisa mengincar jiwa Mahoraga langsung.
Sebagai penyihir yang sudah diakui sebagai yang terkuat di kalangan umat manusia, Yuji sering digadang-gadang bisa bersaing melawan Mahoraga. Yang jadi pertanyaaan, kira-kira cara apa yang nanti dipakai pria satu ini jika harus melawan shikigami liar dari teknik Ten Shadows tersebut?
Apa saja cara Yuji untuk bisa mengalahkan Mahoraga? Berikut daftarnya!
1. Memakai formula kombinasi kutukan pembalik, Divergent Fist dan Black Flash

Seperti yang kita tahu, gerakan spesial yang sering dipakai Yuji biasanya terpusat pada pukulan.
Yuji sendiri punya beberapa teknik yang outputnya dari pukulannya seperti Divergent Fist dan Black Flash.
Nah, untuk menghancurkan Mahoraga secara instan, Yuji bisa saja meniru metode yang dipakai Gojo dan Dabura, yaitu menerapkan kutukan pembalik pada tekniknya. Bayangkan saja, efek dahsyat Black Flash bisa dibentuk dari energi kutukan positif yang dilepaskan secara beruntun lewan Divergent Fist tentu bisa menghancurkan Mahoraga dalam sekejap.
Kombinasi ini tentu bisa dipakai Yuji di awal pertarungan dengan asumsi daya seranganya harus bisa menghancurkan sepenuhnya Mahoraga agar ia baru bisa dianggap kalah.
2. Memakai racun Cursed Womb dalam darahnya dalam tingkatan tinggi

Dari berbagai pertarungan yang pernah dihadapi Mahoraga, ada satu aspek yang tampaknya belum pernah benar-benar diuji secara eksplisit: racun.
Sebagian besar lawannya selama ini adalah petarung dengan output destruktif ekstrem seperti Gojo dan Sukuna, yang lebih mengandalkan daya destruktif. Karena itu, wajar jika Mahoraga selama ini jarang atau bahkan belum pernah diperlihatkan berinteraksi langsung dengan mekanisme serangan berbasis racun.
Secara teori, celah ini bisa saja dimanfaatkan oleh Yuji Itadori jika ia mampu mengembangkan aplikasi ekstrem dari Blood Manipulation. Dengan meningkatkan konsentrasi toksin dalam darah hingga level maksimum, Yuji berpotensi menciptakan skenario di mana serangan seperti Piercing Blood tidak hanya menembus pertahanan fisik, tetapi juga langsung merusak sistem internal target.
Jika racun tersebut bekerja terlalu cepat, Mahoraga mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan siklus adaptasinya. Dalam skenario paling ekstrem, efek racun beroutput tinggi bahkan bisa membuat tubuhnya hancur sebelum proses analisis dan penyesuaian selesai.
3. Serangan yang langsung mengincar jiwa Mahoraga

Berkat pengalaman berbagi tubuh dengan Sukuna, Yuji berpotensi memiliki pemahaman jauh lebih dalam tentang struktur jiwa dibanding penyihir biasa.
Jika diasumsikan ia menghabiskan waktu sangat lama untuk mengasah kemampuan tersebut, maka masuk akal bila ia mampu mengembangkan teknik yang tidak hanya merusak tubuh fisik, tetapi langsung mengincar eksistensi inti targetnya.
Dalam skenario melawan Mahoraga, pendekatan ini menjadi menarik. Secara teori, Yuji bisa menerapkan konsep serangan jiwa tersebut ke teknik tebasan beroutput tinggi, misalnya dengan prinsip serangan seperti Dismantle. Jadi, meskipun Mahoraga mulai membaca pola tebasannya dan berusaha beradaptasi terhadap bentuk energi atau tekanan serangan, kerusakan pada level jiwa bisa terjadi lebih dulu sebelum proses adaptasi selesai.
Jika ini terjadi, Mahoraga bisa berada dalam situasi unik: tubuhnya mungkin mulai beradaptasi, tetapi “fondasi eksistensinya” sudah lebih dulu rusak. Ini akan memaksa pertarungan berakhir bukan karena Mahoraga kalah secara fisik, melainkan karena inti keberadaannya sudah terganggu.
4. Memakai Domain Expansion

Di akhir cerita lama, Yuji Itadori sudah mampu menggunakan Domain Expansion, meski masih terasa mentah dan lebih mencerminkan memori serta identitas pribadinya. Jika dilatih puluhan tahun, domainnya kemungkinan berevolusi menjadi teknik yang berfokus pada dominasi jiwa, bukan sekadar serangan energi.
Melawan Mahoraga, penggunaan domain masuk akal karena domain memberi efek serangan pasti kena, sementara Mahoraga biasanya perlu waktu untuk beradaptasi setelah terkena serangan. Jadi, Yuji tinggal meningkatkan output sampai ke tahap monster itu tak bisa menahannya lagi.
Jika domain Yuji berbasis serangan jiwa, maka adaptasi fisik Mahoraga bisa jadi kurang efektif. Inilah yang membuat potensi domain Yuji sulit ditebak dalam semesta Jujutsu Kaisen, karena kemungkinan besar efeknya bersifat eksistensial, bukan sekadar destruktif biasa.
Itulah daftar cara yang kemungkinan bisa dipakai Yuji untuk mengalahkan Mahoraga sekarang.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

















