Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Mahoraga Tetap Populer Meski Sering Kalah di Jujutsu Kaisen?

Mahoraga
Mahoraga (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)
Intinya sih...
  • Mahoraga adalah inkarnasi kekuatan yang akan terus kembali selama ada yang mewarisi teknik Ten Shadow
  • Ketimbang sebagai salah satu petarung terkuat, Mahoraga lebih condong dijadikan sebagai indikator seberapa kuat penyihir jujutsu
  • Kemunculan Mahoraga yang selalu dipenuhi hawa horor dan intimidasi yang kuat
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Seperti yang kita tahu, biasanya tokoh yang kuat sering disukai karena sering menang dalam berbagai pertempuran. Namun ada kasus yang sedikit berbeda, di mana ada satu sosok yang meski sering kalah, dia malah tetap disukai para penggemar sampai sekarang. Yah, dia adalah Mahoraga dari serial Jujutsu Kaisen.

Kenapa makhluk satu ini tetap disukai meski tak pernah menang melawan tokoh kuat seperti Gojo dan Sukuna? Berikut penjelasannya!

1. Sejak awal, Mahoraga adalah inkarnasi kekuatan yang akan terus kembali selama ada yang mewarisi teknik Ten Shadow

Mahoraga terkena tombak cahaya Dabla - Jujutsu Kaisen Modulo
Mahoraga terkena tombak cahaya Dabla (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Alasan pertama kenapa Mahoraga bisa disukai karena Gege seakan tak pernah membuangnya.

Yah, Mahoraga sendiri adalah shikigami kuat yang memang bisa dimusnahkan oleh kekuatan besar. Namun eksistensinya akan terus ada selama ada yang mewarisi teknik Ten Shadow.

Mau berapa kali dimusnahkan, Mahoraga akan tetap terus ada. Ia mungkin akan kalah oleh satu tokoh kuat namun di masa depan, monster ini akan muncul kembali membawa teror baru yang membuat petarung sekelas Sukuna dan Gojo harus serius di awal pertarungan.

2. Ketimbang sebagai salah satu petarung terkuat, Mahoraga lebih condong dijadikan sebagai indikator seberapa kuat penyihir jujutsu

Mahoraga menghajar Dabura - Jujutsu Kaisen Modulo
Mahoraga menghajar Dabura (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Meski sama-sama kuat, Mahoraga seolah dibedakan dari para tokoh perkasa lain seperti Gojo, Sukuna, dan Dabura.

Ia tak dianggap sebagai salah satu petarung kuat, melainkan justru dimanfaatkan sebagai indikator seberapa kuat tokoh jujutsu yang menantang monster ini bertarung.

Hal itu dibuktikan dari Sukuna yang memang dianggap sebagai Raja Kutukan. Ia membuktikan kekuatannya dengan memusnahkan Mahoraga dengan Divine Flame dan bahkan menjinakkannya setelah berinkarnasi di tubuh Megumi. Gojo juga dianggap sebagai penyihir manusia terkuat berkat prestasinya yang meledakkan Sukuna dan Mahoraga dengan Hollow Purple.

Jadi bisa dibilang, Mahoraga adalah gerbang terakhir yang harus dilewati seorang penyihir jujutsu jika ingin memasuki tingkatan yang sama dengan Gojo dan Sukuna.

3. Kemunculan Mahoraga yang selalu dipenuhi hawa horor dan intimidasi yang kuat

Kembalinya Mahoraga - Jujutsu Kaisen Modulo
Kembalinya Mahoraga (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Sebagai shikigami kelas monster yang sangat liar, hawa keberadaan Mahoraga adalah horor bagi dunia jujutsu.

Karena tak ada satu pun pewaris Ten Shadow yang bisa menjinakkannya kecuali Sukuna mode Megumi, munculnya Mahoraga sudah dianggap sebagai pertanda bencana besar.

Para penyihir kelas 1 ke bawah tak punya harapan untuk bisa menang. Petarung kelas elit pun harus beneran serius menyerang sejak awal jika tak ingin mati di tangan monster satu ini. Karena itulah, dalam dunia jujutsu, kemunculan Mahoraga sering dipandang bukan sebagai duel biasa, tetapi sebagai level ancaman bencana. Jika ritual pemanggilan sampai terjadi di medan perang, fokus biasanya bukan lagi “menang”, melainkan bagaimana menghentikan kerusakan sebelum meluas.

Tak heran kalau para penggemar Jujutsu Kaisen tetap menyukainya karena kehadiran Mahoraga bisa langsung mengubah suasana cerita dalam sekejap.

4. Faktor kemampuan adaptasinya membuat arah pertarungan menjadi tak tertebak dan tensinya naik secara drastis

Mahoraga beradaptasi dengan serangan Dabura - Jujutsu Kaisen Modulo
Mahoraga beradaptasi dengan serangan Dabura (Dok. Shueisha/Jujutsu Kaisen Modulo)

Mahoraga dikenal karena kemampuan adaptifnya yang berada di level ekstrem.

Bayangkan saja, ia memiliki ketahanan fisik yang nyaris absolut. Meski masih bisa dilukai oleh serangan berkekuatan besar, ia tetap mampu bertahan sambil memulai proses adaptasi. Semakin lama durasi pertarungan dan semakin sering ia menerima pola serangan tertentu, proses adaptasinya akan terus meningkat hingga akhirnya mencapai titik di mana ia memperoleh imunitas hampir mutlak terhadap pola tersebut.

Yang lebih mengerikan, dalam beberapa kondisi ia bahkan mampu mereplikasi serangan yang telah berhasil ia adaptasi seperti tebasan Sukuna. Kemampuan ini membuat arah pertarungan menjadi sangat sulit diprediksi. Lawan pada akhirnya dipaksa mengambil satu opsi ekstrem: menciptakan metode serangan brutal yang benar-benar baru dan belum pernah diadaptasi sebelumnya.

Inilah yang membuat setiap kemunculannya dalam semesta Jujutsu Kaisen selalu dinantikan para penggemar, karena tensi pertarungan yang diikuti Mahoraga hampir pasti meningkat secara drastis dari awal hingga klimaks.

Itulah penjelasan kenapa Mahoraga tetap populer meski sering kalah.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

14 Fakta Loki di One Piece, Raksasa Terkuat dalam Sejarah Elbaph?

17 Feb 2026, 14:00 WIBAnime & Manga