Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kenapa Gojo Tak Langsung Bunuh Para Tetua Jujutsu Kaisen dari Awal?
Gojo yang diketahui membunuh tetua jujutsu (Dok. Mappa & Shueisha/Jujutsu Kaisen)
  • Gojo menilai membunuh para tetua jujutsu sejak awal hanya akan sia-sia karena sistem lama tetap berjalan dan digantikan oleh orang dengan pola pikir serupa.
  • Ia memilih fokus membina generasi muda seperti Yuji, Megumi, dan Yuta agar mampu menciptakan perubahan dari dalam dunia jujutsu secara permanen.
  • Gojo menahan diri karena masih percaya ada tetua yang bisa berubah, seperti Gakuganji yang akhirnya menunjukkan sisi berbeda dan layak dihormati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
sebelum Gojo bebas dari Prison Realms

Gojo memilih menahan diri dan tidak membunuh para tetua jujutsu meski mampu melakukannya dengan mudah. Ia menganggap tindakan itu sia-sia karena sistem lama akan tetap bertahan.

setelah bebas dari Prison Realms

Gojo akhirnya membunuh para tetua jujutsu setelah keluar dari penyegelan, menandai perubahan sikapnya terhadap sistem lama yang ia anggap rusak.

kini

Gojo dihormati sebagai penyihir terkuat dan dikenal telah mempercayakan kepemimpinan dunia jujutsu kepada Yoshinobu Gakuganji setelah dirinya pergi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Satoru Gojo memilih untuk tidak langsung membunuh para tetua jujutsu meskipun memiliki kekuatan untuk melakukannya, dan baru bertindak setelah ia terbebas dari Prison Realm.
  • Who?
    Satoru Gojo, penyihir terkuat di dunia jujutsu, bersama para tetua jujutsu seperti Yoshinobu Gakuganji yang kemudian menunjukkan perubahan sikap.
  • Where?
    Peristiwa ini terjadi dalam dunia fiksi Jujutsu Kaisen, yang berpusat pada organisasi jujutsu dan aktivitas para penyihir di Jepang.
  • When?
    Kejadian berlangsung sebelum dan sesudah pembebasan Gojo dari Prison Realm; waktu pastinya mengikuti alur cerita Jujutsu Kaisen.
  • Why?
    Gojo menilai pembunuhan terhadap para tetua hanya akan memicu pergantian posisi tanpa mengubah sistem lama. Ia ingin menghancurkan akar masalah melalui generasi baru penyihir muda.
  • How?
    Gojo menahan diri dari tindakan ekstrem dengan fokus mendidik murid-murid seperti Yuji, Megumi, dan Yuta agar mampu membawa perubahan dari dalam sistem jujutsu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Gojo itu penyihir yang sangat kuat. Dia bisa saja membunuh orang-orang tua jujutsu yang jahat, tapi dia tidak mau langsung melakukannya. Katanya kalau dibunuh pun nanti akan diganti orang baru yang sama saja. Gojo lebih ingin ajar murid-murid muda supaya dunia jujutsu bisa berubah jadi lebih baik dan tidak jahat lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keputusan Gojo untuk tidak langsung membunuh para tetua jujutsu menunjukkan kedewasaan dan pandangan jauh ke depan. Ia memahami bahwa perubahan sejati tidak lahir dari kekerasan, melainkan dari pembenahan sistem dan pendidikan generasi baru. Dengan membina murid-murid muda serta memberi ruang bagi kemungkinan perubahan, Gojo menegaskan keyakinannya pada pertumbuhan dan harapan akan masa depan yang lebih sehat bagi dunia jujutsu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Seperti yang kita tahu, Gojo bisa saja menghabisi para tetua jujutsu yang selama ini merintangi ideologinya dan menghalangi perkembangan para penyihir muda demi kepentingan mereka sendiri. Namun, ia malah memilih menahan diri dan baru melakukannya setelah bebas dari Prison Realms.

Kenapa Gojo tak mau membunuh para tetua jujutsu dari awal? Begini penjelasannya!

1. Awalnya Gojo menganggap pembunuhan itu percuma dilakukan karena para tetua yang tewas akan langsung diganti oleh orang baru yang sudah ditentukan

Gojo yang diketahui membunuh tetua jujutsu (Dok. Mappa & Shueisha/Jujutsu Kaisen)

Gojo tak diragukan lagi adalah penyihir manusia terkuat yang pernah ada. Menghabisi seluruh tetua jujutsu sebenarnya bisa ia lakukan semudah menjentikkan jari.

Namun, Gojo pernah mengatakan bahwa membunuh para petinggi secara tergesa-gesa hanya akan menjadi tindakan sia-sia. Bukannya meruntuhkan sistem lama, aksi tersebut justru cuma memicu pergantian posisi oleh orang-orang baru yang tetap mewarisi pola pikir generasi tetua sebelumnya.

Gojo sadar akar masalah dunia jujutsu bukan hanya terletak pada sosok para petinggi, melainkan pada sistem yang sudah membusuk sejak lama. Karena itulah, ia tak ingin buru-buru melakukan pembantaian sebelum menemukan cara untuk benar-benar menghancurkan fondasi sistem lama tersebut.

2. Gojo sendiri berniat lebih fokus membangun generasi baru sesuai ideologinya

Yuuji Itadori, Storu Gojo, Megumi Fushiguro, dan Kugisaki Nobara karakter Jujutsu Kaisen (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)

Ketimbang membiarkan organisasi jujutsu diambil oleh orang-orang berpaham sistem lama, Gojo memilih jalan lain yang dia rasa lebih logis.

Ia lebih suka memilih membina generasi muda agar mampu membawa perubahan dari dalam. Itulah alasan mengapa ia begitu serius mendidik murid-murid seperti Yuji, Megumi, dan Yuta beserta murid-murid lainnya.

Menurut Gojo, generasi baru inilah yang nantinya bisa menghancurkan fondasi usang dunia jujutsu secara permanen. Dengan begitu, perubahan yang tercipta tak hanya bersifat sementara, melainkan benar-benar melahirkan era baru yang lebih baik

3. Gojo tak mau buru-buru membunuh secara membabi buta karena selalu ada kemungkinan satu atau dua orang akan berubah.

Gojo mendengar pengakuan Gakuganji ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Meski membenci para tetua jujutsu secara umum, Satoru Gojo paham bahwa masih ada segelintir orang yang memiliki potensi untuk berubah.

Dan benar saja, ada satu penyihir tua yang perlahan mulai berubah setelah melewati berbagai kejadian besar. Sosok tersebut adalah Yoshinobu Gakuganji, orang yang dulu menghabisi Masamichi Yaga atas perintah para tetua jujutsu.

Meski begitu, Gakuganji ternyata tetap menyimpan rahasia tentang Panda, sesuatu yang sebenarnya bisa saja ia bocorkan sejak awal kepada pihak petinggi. Fakta itulah yang membuat Gojo mulai menghormati Gakuganji meski mereka sempat berseberangan dan memutuskan kalau pria tua itulah yang jadi pucuk kepemimpinan dunia jujutsu pasca-kepergian Gojo.

Itulah penjelasan kenapa Gojo dulu tak segera membunuh tetua jujutsu meski dia bisa melakukannya.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Editorial Team