6 Karakter Jujutsu Kaisen yang Aslinya Kuat Tapi Diremehkan

- Sejumlah karakter di Jujutsu Kaisen dianggap underrated karena reputasi pertarungannya terlihat buruk atau minim spotlight, padahal potensi kekuatan mereka sangat besar dan beberapa di antaranya menghadapi lawan level tertinggi.
- Jogo digambarkan sebagai kutukan kelas spesial yang bisa menciptakan bencana besar, tetapi sering diremehkan karena kalah dua kali, meski kekalahannya terjadi saat melawan Gojo dan Sukuna. Dagon juga sempat dianggap remeh karena wujud awalnya, lalu berbalik menjadi ancaman serius setelah berevolusi hingga nyaris menghabisi para penyihir kelas atas.
- Naobito dan Naoya Zenin tampak “lemah” karena kalah beruntun dalam situasi ekstrem. Naobito tersudut setelah Dagon berevolusi dan akhirnya tewas dibakar Jogo. Naoya, meski jenius dalam tekniknya, dipermalukan oleh beberapa penyihir, dibunuh, lalu kembali tewas bahkan setelah menjadi kutukan.
- Fumihiko Takaba diremehkan karena tampilan dan humornya, padahal teknik Comedian membuatnya mampu merealisasikan hal yang ia anggap lucu dan bahkan merepotkan Kenjaku hingga membuka jalan bagi Yuta. Yuji juga disebut underrated karena capaian bertarungnya tinggi, tetapi sering kehilangan sorotan akibat dominasi karakter lain sehingga momen pentingnya kerap terpotong.
Seperti yang kita tahu, Jujutsu Kaisen memiliki beberapa karakter yang potensi kekuatannya terbilang luar biasa. Namun, mereka diremehkan karena reputasi dalam pertarungan yang dianggap buruk atau jatah tampilnya dicuri karakter lain.
Siapa sajakah mereka? Berikut daftarnya!
1. Jogo

Jogo bisa dibilang merupakan salah satu karakter yang terkesan diremehkan dalam cerita.
Padahal, ia sendiri adalah kutukan kelas spesial yang kekuatannya jauh melampaui para penyihir kelas satu. Jogo bahkan diketahui bisa menenggelamkan perkotaan dalam lautan magma jika ia mau seperti dalam duel melawan Sukuna.
Bahkan saat muncul di depan grup Megumi, para penyihir langsung menyadari kalau ia jauh lebih kuat dari Dagon.
Alasannya diremehkan karena ia sendiri memang kalah dua kali dalam pertarungan. Namun yang perlu disadari, dua musuhnya itu adalah Sukuna dan Gojo, para tokoh terkuat dalam dunia jujutsu.
2. Dagon

Kasus Dagon sendiri terbilang berbeda dengan Jogo. Ia sempat diremehkan karena penampilannya yang imut di wujud awalnya dan sempat menjadi bulan-bulanan oleh teknik Naobito.
Namun begitu Dagon berubah ke wujud evolusinya, situasinya pun terbalik hingga para penyihir hampir saja kalah jika Toji tak muncul saat itu.
Padahal saat itu, yang dilawan Dagon sendiri juga bukan penyihir sembarangan. Yang maju melawannya saat itu adalah Naobito yang merupakan kepala klan Zenin dan Nanami yang dibantu Maki dan Megumi.
3. Naobito Zenin

Meskipun Naobito diketahui merupakan penyihir kelas 1 spesial dan kepala keluarga Zenin, ia tak banyak menunjukkan aksinya selain pada saat insiden Shibuya. Ia malah ditunjukkan minum-minum saat yang lain berurusan dengan makhluk mutasi Mahito.
Hal ini sendiri sampai membuat Maki marah dan menganggap dirinya masih lebih berguna daripada pria tua tersebut.
Walaupun begitu, Naobito sempat menunjukkan kalau dirinya memang penting dalam misi tersebut. Sayangnya, lagi-lagi ia gagal menunjukkan betapa kuatnya dia gara-gara Dagon berevolusi menjadi lebih kuat.
Malangnya lagi, baru lepas dari Dagon yang tewas dibunuh Toji, Naobito harus meregang nyawa karena dibakar dengan sekejap oleh Jogo.
Bisa dibilang, Naobito menjadi terkesan lemah karena serentetan serangan kutukan kelas spesial yang membuatnya sampai tak mampu bertarung lagi.
4. Naoya Zenin

Nasib sang ayah ternyata juga sampai dialami Naoya.
Meskipun terkenal sebagai anak jenius dan handal menguasai tekniknya, Naoya menjadi terlihat begitu lemah saat harus berhadapan dengan sejumlah penyihir lain.
Ia pernah ditunjukkan tumbang karen diserang Yuta yang berencana mengeksekusi Yuji meskipun sempat mendominasi Choso. Naoya juga diperlihatkan kalah dengan memalukan oleh Maki dan terbunuh oleh bibinya sendiri.
Bahkan meski sudah menjadi kutukan, lagi-lagi Naoya tewas di tangan Maki untuk kedua kalinya.
5. Fumihiko Takaba

Seperti yang kita tahu, Fumihiko merupakan peserta Culling Game yang sempat diremehkan karena penampilan anehnya dan selera humornya yang buruk.
Namun tak banyak yang tahu kalau aslinya Fumihiko memendam potensi teknik Comedian yang membuatnya bisa bersaing secara langsung dengan Gojo. Kekuatan tersebut membuatnya bisa merealisasikan apa yang dianggapnya lucu.
Hal itu bahkan baru diketahui rekan-rekannya saat membicarakan rencana serangan ke Kenjaku. Hanya saja, The Angel memberitahu bahwa Fumihiko tak boleh tahu tekniknya sendiri agar kekuatannya tetap berfungsi.
Dan benar saja, Fumihiko pun membuktikan bahwa dirinya kuat meski nalurinya untuk tak membunuh orang masih terasa. Ia berhasil membuat Kenjaku kerepotan sehingga Yuta memanfaatkan celah yang ada untuk membunuh otak kutukan tersebut.
6. Yuji Itadori

Memang tidak awam, protagonis utama itu underrated.
Padahal, Yuji merupakan salah satu siswa yang punya pencapaian luar biasa. Ia diketahui pernah melawan sejumlah kutukan kuat seperti Hanami dan Mahito hanya dengan teknik bela dirinya saja.
Bahkan Mahito saja sampai dibuat ketakutan saat Yuji benar-benar berniat membunuhnya saat pertarungan di Shibuya.
Hanya saja, jatah penampilannya sering kali dicuri oleh para tokoh lain seperti Sukuna, Megumi, Gojo, Yuta. Gara-gara itu, Yuji sampai mendapat gelar protagonis utama rasa NPC karena spotlight-nya dicuri terus.
Salah satunya ya momen epik Yuji saat terjun melawan Sukuna secara langsung malah terpotong oleh duel komedi Fumihiko yang diakhiri oleh Yuta.
Itulah daftar karakter Jujutsu Kaisen yang underrated.
Diterbitkan pertama 28 November 2023, diterbitkan kembali 09 January 2026.
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
FAQ Seputar Karakter Jujutsu Kaisen yang Aslinya Kuat Tapi Diremehkan
| Kenapa beberapa karakter Jujutsu Kaisen dianggap underrated? | Karena mereka sering terlihat “kurang impresif” di permukaan, entah akibat reputasi pertarungan yang tampak buruk, kalah di momen penting, atau porsi sorotan yang direbut karakter lain. Padahal, konteks lawan dan situasinya sering ekstrem, sehingga kesan “lemah” itu tidak selalu mencerminkan potensi asli. |
| Seberapa kuat Jogo dan kenapa dia tetap diremehkan? | Jogo adalah kutukan kelas spesial dengan kekuatan yang jauh melampaui penyihir kelas satu, bahkan digambarkan mampu menenggelamkan perkotaan dalam lautan magma. Dia diremehkan terutama karena dua kekalahannya, tetapi keduanya terjadi saat melawan Gojo dan Sukuna, yaitu dua sosok terkuat di dunia jujutsu. |
| Apa yang membuat Dagon, Naobito, dan Naoya tampak lemah padahal berbahaya? | Dagon sempat dipandang remeh karena wujud awalnya yang imut dan sempat “dipermainkan”, tetapi setelah berevolusi situasi berbalik dan para penyihir hampir kalah sampai Toji muncul. Naobito terlihat tidak menonjol dan akhirnya tumbang karena rentetan ancaman level tinggi, mulai dari tekanan Dagon yang berevolusi sampai tewas dibakar Jogo. Naoya pun bernasib serupa, meski dikenal jenius, ia terlihat lemah karena kalah dalam beberapa bentrokan besar, dipermalukan oleh Maki, bahkan tetap tewas lagi setelah menjadi kutukan. |
| Kenapa Fumihiko Takaba dan Yuji Itadori juga masuk kategori underrated? | Fumihiko diremehkan karena penampilan dan humor yang dianggap buruk, padahal teknik Comedian membuatnya bisa merealisasikan apa yang ia anggap lucu dan mampu merepotkan Kenjaku sampai membuka celah bagi Yuta untuk menghabisi Kenjaku. Yuji disebut underrated karena pencapaiannya tinggi bahkan tanpa teknik khusus, tetapi sorotannya sering “dicuri” oleh karakter lain seperti Sukuna, Megumi, Gojo, dan Yuta, sehingga momen epiknya terasa terpotong dan ia dianggap kurang menonjol. |



















