Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Bagaimana Yuji Melampaui Sukuna, Sang King of Curses?

Adegan pertarungan Yuji Itadori vs Sukuna, menunjukkan bagaimana Yuji melampaui King of Curses di Jujutsu Kaisen
Yuji dan Sukuna ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )
Intinya sih...
  • Yuji mulai mengimbangi Sukuna, bukan hanya sebagai wadah, tapi sebagai figur kunci pertarungan.
  • Black Flash beruntun menjadi titik awakening, memaksimalkan kekuatan dan presisi serangan Yuji.
  • Teknik Shrine & Blood Manipulation membuat gaya bertarung Yuji lebih strategis, efektif, dan mematikan.
  • Yuji kini mampu menyerang batas jiwa Sukuna, menembus pertahanan internal King of Curses.
  • Transformasi ini menunjukkan Yuji bertarung dengan kekuatan, kontrol, dan strategi, bukan sekadar fisik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak awal, Sukuna dikenal sebagai King of Curses, sosok yang menempati puncak kekuatan di dunia Jujutsu Kaisen. Dominasi dan terornya membuat banyak pihak menganggapnya mustahil untuk dilampaui.

Namun, arah cerita berubah ketika Yuji Itadori mulai menunjukkan perkembangan signifikan di tengah konflik besar. Dari yang awalnya hanya berperan sebagai wadah, Yuji perlahan tampil sebagai figur kunci dalam pertarungan.

Lalu, bagaimana Yuji bisa melampaui Sukuna? Begini Penjelasannya.

1. Rentetan Black Flash Jadi Titik Awakening Yuji Itadori

Yuji Itadori menyerang Sukuna dengan Black Flash - ilustrasi Bagaimana Yuji Melampaui Sukuna
Black Flash Yuji ke Sukuna ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Sepanjang perjalanan Yuji sebagai sorcerer, ia berhasil membangkitkan Black Flash. Dimana ia belajar bagaimana menghantarkan energi kutukan dengan tepat dan mengalirkan kekuatan internalnya. Di momen paling menentukan, ia mengunci Black Flash paling dahsyat yang pernah dilihat oleh pembaca. 

Yang bikin menarik, Yuji bisa memicu rentetan Black Flash beruntun. Ini bukan kebetulan. Rentetan itu jadi titik awakening, di mana tubuh dan pikirannya selaras, mampu memaksimalkan energi kutukan tanpa kehilangan kendali. Bukan hanya kuat, tapi juga presisi dalam mengolah kekuatan.

Kalau diibaratkan, seperti seseorang yang lama belajar teori, lalu tiba-tiba bisa langsung praktik dengan sempurna. Hal yang tidak semua penyihir bisa lakukan, tapi Yuji berhasil di momen Black Flash beruntun ini.

2. Yuji Mulai Menguasai Teknik Shrine Milik Sukuna

Yuji Itadori menggunakan teknik Shrine dalam pertarungan
Yuji menggunakan Shrine. (dok. Viz Media/Jujutsu Kaisen)

Setelah berhasil memicu Black Flash berkali-kali ke Sukuna, Yuji Itadori akhirnya bisa mengakses teknik Shrine milik Sukuna. 

Teknik Shrine sendiri biasanya cuma bisa dikuasai Sukuna karena butuh kontrol energi kutukan super presisi dan pengalaman bertarung tingkat tinggi. Tapi Yuji membuktikan kalau ia bisa mengadaptasi teknik itu sesuai gaya dan kekuatannya sendiri, buka sekadar meniru. Serangannya kini jadi lebih presisi, efektif, dan selaras dengan ritme tubuhnya,

3. Blood Manipulation Bikin Gaya Bertarung Yuji Berubah Total

Pertarungan Yuji Itadori melawan Sukuna menggunakan Blood Manipulation
Kemampuan Blood Manipulation Yuji ke Sukuna ( Dok. Shueisha / Jujutsu Kaisen )

Kemampuan Blood Manipulation bikin gaya bertarung Yuji berubah drastis. Sebelumnya, gaya bertarung Yuji lebih mengandalkan kekuatan fisik dan pukulan keras, seperti Divergent Fist atau serangan berbasis Black Flash

Tapi setelah menguasai teknik ini, ia bisa mengontrol energi kutukan yang mengalir dalam tubuhnya dan memadukannya dengan tenaga fisik. Hasilnya? Setiap serangan jadi lebih terukur, efektif, dan mematikan, menunjukkan bahwa Yuji kini bertarung bukan hanya dengan kekuatan, tapi juga strategi dan kontrol penuh.

Itulah penjelasan bagaimana Yuji mulai mengimbangi Sukuna. Menurut kalian, apakah Yuji sekarang cukup kuat untuk menghadapi Sukuna sepenuhnya?

4. Yuji Kini Mampu Menyerang Batas Jiwa Sukuna

Adegan pertarungan antara Yuji dan Sukuna
Yuji melawan Sukuna (dok. Gege Akutami/Jujutsu Kaisen)

Yuji Itadori membuktikan kalau kemampuannya tidak lagi terbatas pada kekuatan fisik atau keberanian semata. Kini, ia mampu menyerang bukan hanya tubuh, tapi batas jiwa Sukuna.

Maksud “menyerang batas jiwa” di sini adalah Yuji bisa mengganggu ritme energi dan kesadaran Sukuna. Biasanya, Sukuna terlalu kuat untuk diserang secara langsung di mana energi kutukan dan kesadaran mentalnya hampir tak tersentuh oleh sorcerer biasa. 

Tapi Yuji menemukan cara untuk menembus pertahanan internal Sukuna.

Itulah penjelasan bagaimana Yuji mulai bisa melampaui Sukuna. Menurut kalian, apakah Yuji sekarang cukup kuat untuk menghadapi Sukuna sepenuhnya?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

FAQ Seputar Bagaimana Yuji Melampaui Sukuna

Kenapa Sukuna disebut King of Curses?

Sukuna disebut King of Curses karena kekuatannya yang luar biasa dan reputasinya yang menakutkan, bahkan sorcerer terkuat pun sulit menandingi dia.

Apa keistimewaan teknik Shrine milik Sukuna?

Teknik ini biasanya hanya bisa Sukuna gunakan, tapi Yuji berhasil menyesuaikannya dengan gaya bertarungnya sendiri, efektif dan presisi.

Apa yang membuat momen Black Flash beruntun begitu spesial?

Momen ini menunjukkan kombinasi kontrol, presisi, dan kekuatan maksimal yang belum pernah dicapai Yuji sebelumnya. Bukan hanya menunjukkan kekuatan, tapi juga kecerdikan dalam bertarung.

Mengapa perkembangan Yuji penting bagi cerita?

Perkembangan Yuji menunjukkan pertumbuhan karakter utama dari “wadah” menjadi figur kunci dalam pertarungan, sekaligus mempersiapkan klimaks cerita melawan Sukuna.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

5 Momen Zoro Dibantu Tokoh Lain Saat Menyerang di One Piece

04 Feb 2026, 16:00 WIBAnime & Manga