- Pattern Matching
Apa Itu Chatbot? Ini Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya

- Chatbot adalah program komputer yang berinteraksi dengan manusia melalui percakapan, memanfaatkan AI untuk memberikan respons.
- Cara kerja chatbot meliputi pattern matching, decision tree-based, dan contextual, memungkinkan interaksi otomatis dan natural.
- Manfaat chatbot antara lain menghemat waktu, meningkatkan kepuasan pelanggan dan angka penjualan, serta mengurangi biaya operasional perusahaan.
Kebutuhan akan layanan yang responsif dan efisien semakin meningkat. Saat menghubungi customer service misalnya, orang-orang umumnya ingin pertanyaan mereka ditanggapi dengan cepat, apalagi saat sedang diburu oleh waktu.
Masalahnya, tenaga manusia saja tak akan cukup. Belum lagi, jika si pelanggan menghubungi mereka di luar jam operasional. Nah, di sinilah chatbot hadir untuk membantu tugas tersebut.
Sebenarnya apa itu chatbot? Yuk, simak definisi, cara kerja, manfaat, serta contoh-contohnya di sini!
1. Apa itu chatbot?

Chatbot adalah program komputer yang dirancang agar bisa berinteraksi dengan manusia melalui percakapan, baik dalam bentuk teks maupun pesan suara. Teknologi ini merupakan robot virtual yang memanfaatkan AI yang diprogram agar bisa memproses suatu pesan, lalu memberikan respons berdasarkan data.
Chatbot juga dikenal sebagai asisten digital yang mampu memahami permintaan seseorang sehingga memungkinkannya untuk menjawab dengan cepat dan relevan. Menariknya, meskipun kebanyakan chatbot hanya bisa merespons pertanyaan-pertanyaan sederhana, tapi ada versi lebih kompleks yang mampu menganalisis kalimat hingga terasa seperti mengobrol dengan manusia.
2. Cara kerja chatbot

Chatbot hadir sebagai solusi praktis yang mampu menghadirkan interaksi secara otomatis. Mekanismenya sendiri memanfaatkan teknologi berupa pemrosesan bahasa alami yang memungkinkan chatbot mengurai kalimat dan memahami maksud pengguna sebelum akhirnya menyusun jawaban yang sesuai. Nah, berikut merupakan tiga jenis chatbot yang perlu kamu tahu agar lebih mudah dalam memahami cara kerjanya.
Pattern Matching atau penyesuaian pola adalah cara kerja chatbot yang didasarkan pada kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna. Dalam hal ini, chatbot akan memberikan respons sesuai dengan keywords tersebut. Ini merupakan bentuk paling sederhana dan umumnya punya kekurangan. Pasalnya, chatbot berpotensi gagal menanggapi dengan tepat jika pertanyaan tak sesuai dengan kata kunci yang dikenalinya.
- Decision Tree-Based
Saat menggunakan fitur Q&A pada sebuah aplikasi atau hendak menghubungi layanan lewat WhatsApp, kamu mungkin sering menerima beberapa opsi pertanyaan yang ditampilkan otomatis. Nah, itulah yang dimaksud dengan Decision Tree-Based. Mekanisme ini memudahkan pengguna dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan umum. Namun, tetap ada opsi untuk menghubungi call center apabila keluhanmu tak terjawab.
- Contextual
Dalam versi lebih canggih, chatbot mampu memberikan tanggapan dengan bahasa natural. Cara kerja Contextual ini memanfaatkan sistem AI bernama machine learning. Tentu saja, diperlukan perencanaan strategis dari developer jika ingin memprogram chatbot yang lebih cerdas dan bisa merespons semua permintaan pengguna.
3. Manfaat chatbot

Chatbot telah membantu suatu perusahaan agar tetap “dekat” dengan pelanggan. Berkat teknologi ini, layanan komunikasi dengan para pelanggan pun terasa lebih mudah. Untuk lebih lengkapnya, inilah beberapa manfaat dan keuntungan menggunakan chatbot, baik dari sisi perusahaan maupun pelanggan:
- Menghemat waktu
Teknologi chatbot telah membantu para pelanggan yang membutuhkan informasi tertentu saat itu juga. Chatbot akan memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan secara real time.
- Meningkatkan kepuasan pelanggan dan angka penjualan
Bagi pebisnis atau perusahaan khususnya, chatbot telah membantu mereka dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada para customer-nya. Dengan adanya chatbot, mereka dapat melayani pelanggan selama 24 jam penuh tanpa harus menunggu jam operasional. Hasilnya, angka penjualan pun bakal meningkat pesat pula.
- Hemat biaya operasional
Chatbot juga membuat perusahaan dapat memangkas dana untuk menggaji karyawan. Bayangkan saja, dengan jumlah pelanggan yang sangat banyak, berapa pegawai yang mereka butuhkan untuk memberikan pelayanan secara merata?
4. Contoh chatbot

Ada banyak contoh chatbot yang dapat kita temukan di era digital seperti sekarang. Inilah beberapa di antaranya:
- Duolingo
- QuizBot
- Siri by Apple
- Google Gemini
- Choki (Shopee)
- Sephora
- Engati
- World Health Organization
Nah, sekarang kamu sudah tahu apa itu chatbot beserta cara kerja, manfaat, dan berbagai contoh penerapannya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
FAQ seputar apa itu chatbot
| Apa itu chatbot? | Chatbot adalah program yang dirancang untuk berkomunikasi dengan pengguna melalui teks atau suara. |
| Bagaimana cara kerja chatbot? | Chatbot bekerja dengan mengenali input pengguna dan memberikan jawaban otomatis, baik melalui aturan maupun AI. |
| Apa fungsi utama chatbot? | Untuk menjawab pertanyaan, memberikan informasi, dan membantu tugas layanan pelanggan. |
| Apakah chatbot bisa menggantikan manusia? | Tidak sepenuhnya. Chatbot dapat membantu tugas-tugas rutin, tetapi untuk kasus kompleks, empati, dan penilaian manusia, tetap diperlukan interaksi manusia. |
















