Party di Malam Halloween dalam Day 1 Scream or Dance 2026!

Scream or Dance 2026 Day 1 menghadirkan festival musik elektronik bertema Halloween dengan panggung dan kostum pengunjung yang beragam.
Sejumlah DJ lokal dan internasional tampil di SOD Stage serta Blooming Garden, yang menjadi salah satu panggung paling berkesan.
Keseruan berlanjut hingga dini hari dan Day 2 menghadirkan Dubvision, Whisnu Santika, serta kolaborasi Ben Nicky, Weird Genius, dan Wukong.
Jakarta, Duniaku.com - Day 1 Scream or Dance 2026 telah berlalu! Festival musik elektronik bertema Halloween ini berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, hingga dini hari Minggu, 1 November 2026.
Menghadirkan deretan DJ lokal dan internasional, panggung megah, serta pengunjung dengan berbagai kostum Halloween, Scream or Dance kembali menjadi tempat berpesta bagi para penikmat musik elektronik.
Seperti apa keseruannya? Simak pengalaman kami di bawah ini!
Table of Content
1. Tentang Scream or Dance 2026

Foto Day 1 Scream or Dance 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah Scream or Dance adalah festival musik elektronik bertemakan Halloween yang diselenggarakan pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.
Memasuki penyelenggaraan kelima, Scream or Dance tahun ini mengusung tema Blooming Garden, dengan berbagai panggung dan penampilan yang siap menemani para pengunjung berpesta sepanjang malam.
2. "Put on Your Costume and Dance, It's Halloween!"

Foto Day 1 Scream or Dance 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah Salah satu hal menarik dari Scream or Dance setiap tahunnya adalah melihat berbagai kostum yang dikenakan para pengunjung.
Tahun ini, di JIExpo, kamu bisa menemukan iblis dan malaikat berjalan berdampingan dengan Joker, Patrick Bateman, Lara Croft, Tifa Lockhart, dan banyak karakter lainnya.
Menariknya, karena fokus utama acara ini adalah menikmati musik elektronik yang menghentak, Scream or Dance juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengekspresikan diri melalui kostum mereka.
Jangan terlalu memikirkan apakah kostummu sudah akurat atau belum. Jangan khawatir apakah penampilanmu akan dianggap aneh. Toh, banyak pengunjung lain yang juga datang dengan kostum unik mereka masing-masing.
Kenakan saja kostum favoritmu, temukan panggung dengan musik yang paling cocok dengan seleramu, dan bersenang-senanglah!
Scream or Dance benar-benar menawarkan suasana yang menarik untuk merayakan malam Halloween.
Meski begitu, ada satu hal yang mungkin perlu dipertimbangkan sebelum menentukan kostum: kenyamanan. Mengingat acara berlangsung hingga dini hari, baik pada Day 1 maupun Day 2, mengenakan kostum yang tidak menghambat pergerakan tentu akan membuat pengalaman berpesta jauh lebih menyenangkan.
3. Menghadirkan Banyak Nama Besar dari Dalam dan Luar Negeri

Foto Day 1 Scream or Dance 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah Tahun ini, Scream or Dance menghadirkan sederet nama besar dari industri musik elektronik, baik dari dalam maupun luar negeri.
SOD Stage, panggung terbesar di Scream or Dance 2026, menjadi tempat tampilnya sejumlah nama besar tersebut. Di sinilah pengunjung bisa menyaksikan penampilan Dipha Barus, Bravy, Dash Berlin, hingga Jonas Blue.
Namun, jangan buru-buru menganggap panggung lainnya hanya sebagai pelengkap.
Blooming Garden, misalnya, justru menjadi panggung yang benar-benar mencuri hati saya selama meliput Day 1.
Kombinasi sistem suara yang membuat dentuman bass terasa hingga ke tubuh, suasana panggung indoor yang lebih intim, serta penampilan para DJ menciptakan pengalaman yang sangat menyenangkan.
Saya terutama menikmati rentetan penampilan Mirai, Party Monster, Mark Sixma, dan Kiara.
Mereka tampil ketika energi saya masih relatif penuh. Ditambah dengan atmosfer Blooming Garden yang begitu mendukung, saya bisa dengan mudah larut mengikuti musik dan kemeriahan di sekeliling.
Ada sensasi tersendiri ketika kamu tidak sekadar mendengar musik elektronik, tetapi juga bisa merasakan dentuman bass-nya mengguncang tubuh.
Bagi saya, Blooming Garden menjadi salah satu kejutan paling menyenangkan dari Scream or Dance tahun ini.

Foto Day 1 Scream or Dance 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah 4. Keseruan yang Berlanjut hingga Dini Hari

Foto Day 1 Scream or Dance 2026. Fotografer: Fahrul Nurullah Satu hal yang menarik dari Scream or Dance adalah bagaimana festival ini seolah terus mengingatkan pengunjung: "Kamu kira keseruannya sudah selesai? Kita baru mulai, Bung!"
Tadi malam misalnya. Dipha Barus sudah berhasil membuat SOD Stage meriah. Namun, setelah itu masih ada Bravy. Masih ada Cheat Codes. Dan ketika malam semakin larut, pengunjung masih punya kesempatan menikmati penampilan Dash Berlin hingga Jonas Blue.
Dengan deretan penampilan yang terus berlanjut, suasana Scream or Dance pada Day 1 justru semakin meriah seiring berjalannya malam.
Tentu saja, stamina menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Sebab, kalau kamu datang untuk menikmati sebanyak mungkin penampilan, bersiaplah untuk menghabiskan waktu yang cukup panjang di area festival.
5. Day 2 Scream or Dance 2026 Berlangsung Malam Ini!
Keseruan Scream or Dance belum berakhir. Pada Minggu malam, 1 November 2026, para Screamers masih akan diajak berpesta bersama deretan DJ lainnya.
Beberapa nama yang siap tampil antara lain Dubvision, Whisnu Santika, serta kolaborasi spesial internasional yang mempertemukan Ben Nicky, Weird Genius, dan Wukong dalam satu penampilan.
Bagi kamu yang masih belum puas dengan keseruan Day 1, atau justru baru akan datang untuk menikmati Day 2, selamat berpesta!
Namun, ada satu pengingat kecil yang mungkin perlu diperhatikan sebelum terlalu larut menikmati musik.
Besok hari Senin.
Tapi yep tetap saja, selamat berpesta, Screamers!












