Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Kementerian Ekonomi Kreatif Buka Tiga Inisiasi di WCCE 26 Jakarta!

3 min read
Kementerian Ekonomi Kreatif Buka Tiga Inisiasi di WCCE 26 Jakarta!
World Conference on Creative Economy ke-5 (duniaku.com/Adhitya Daniel)
  • Kementerian Ekonomi Kreatif meluncurkan tiga inisiatif WCCE 2026: model data ekonomi kreatif bersama WIPO, Outlook 2026-2027 bersama Katadata, serta Creative Economy Academy didukung 30 perguruan tinggi.

  • Selama tiga hari, WCCE ke-5 di Jakarta dihadiri 38 kepala delegasi, 183 pembicara dan moderator, serta 7.639 peserta; sekitar 20 ribu pengunjung juga memadati Creativillage.

  • Ministerial Meeting menghasilkan Jakarta Vision for Creative Economy yang akan dibawa ke forum PBB; WCCE berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2028 di Glasgow, Skotlandia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kementerian Ekonomi Kreatif buka tiga inisiasi skala besar di WCCE 26 Jakarta! Apa saja rencana besarnya untuk ekonomi kreatif Indonesia? Temukan di sini!

  1. 1. Luncurkan tiga inisiasi!

    World Conference on Creative Economy ke-5
    World Conference on Creative Economy ke-5 (duniaku.com/Adhitya Daniel)

    Bersamaan dengan penutupan hari ketiga World Conference on Creative Economy ke-5 yang berlangsung di The Kempinski Grand Ballroom Tanah Abang, Jakarta Pusat Kementerian Ekonomi Kreatif resmi meluncurkan tiga inisiasi dalam rangkaian WCCE 2026. Program tersebut merupakan Executive Summary Indonesia Creative Economy Data Model bersama Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO), Indonesia Creative Economy Outlook 2026-2027 yang dirumuskan bersama Katadata, serta Creative Economy Academy bersama ICCN, asosiasi, dan lembaga sertifikasi profesi.

    Kegiatan Creative Economy Academy mendapat dukungan resmi kerja sama dengan 30 perguruan tinggi untuk memperkuat keterampilan dan kompetensi SDM di sektor kreatif. Sementara itu, Creativillage World Conference on Creative Economy masih berlangsung berlangsung hingga 25 Oktober 2026 untuk memperkenalkan kegiatan dan produk ekonomi kreatif kepada masyarakat. Creativillage di tiga area ini meliputi: Village One di Ashta District 8, Village Two di MGP Space, dan WCCE Weekland di SCBD Park.

  2. 2. Ramai pengunjung!

    World Conference on Creative Economy ke-5
    World Conference on Creative Economy ke-5 (duniaku.com/Adhitya Daniel)

    Menurut data yang disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di sesi doorstop media, perhelatan akbar ekonomi kreatif dunia kelima yang kedua kalinya diselenggarakan di Indonesia tersebut sepanjang tiga hari ini dihadiri 38 kepala delegasi, 183 pembicara dan moderator, serta 7.639 peserta. Jumlah tersebut belum termasuk sekitar 20 ribu pengunjung Creativillage yang meramaikan kawasan SCBD.

    Pertemuan Ministerial Meeting yang berlangsung di hari kedua WCCE ke-5 tersebut membuahkan dokumen bersama yang diberi nama Jakarta Vision for Creative Economy. Penyusunan Jakarta Vision on Creative Economy berlandaskan empat klaster isu strategis yaitu pertama teknologi AI dan digital transformation, kedua sustainable development, circular economy, dan regenerative design, ketiga intellectual property, creative rights, dan fair economy, dan keempat inclusivity, social empowerment dan creative ecosystem.

  3. 3. Selanjutnya ke Skotlandia!

    World Conference on Creative Economy ke-5
    World Conference on Creative Economy ke-5 (duniaku.com/Adhitya Daniel)

    Destinasi selanjutnya pertemuan ekonomi kreatif tersebut akan berlangsung pada tahun 2028 di Glasgow, Skotlandia, Britania Raya. Kota tersebut resmi diumumkan dalam penutupan acara di Grand Ballroom ini sebagai tuan rumah berikutnya, dengan harapan akan Jakarta Vision on Creative Economy menjadi landasan bahasan teknologi, perlindungan kekayaan intelektual, kolaborasi kreator, serta pembiayaan dan investasi.

    "Dokumen ini selanjutnya akan dibawa ke New York untuk disampaikan dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa tentunya dengan dukungan Kemlu dan diperjuangkan untuk menjadi resolusi PBB," buka Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dalam sesi doorstop pasca sesi Ministrial Meeting World Conference on Creative Economy. "Saya merasa bersyukur pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berhasil menghasilkan sebuah dokumen yang akan disumbangkan untuk perkembangan pembangunan ekonomi kreatif global."

    Galeri Day 3 World Conference on Creative Economy ke-5

    Apa pendapatmu terhadap hari ketiga World Conference on Creative Economy ke-5? Sampaikan di kolom komentar!

Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More