Kami Mencoba DLC Sonic Racing CrossWorlds, Seru Ada Aigis dan Godzilla

- Sonic Racing: CrossWorlds memperluas konten lewat kolaborasi Godzilla, Evangelion, Persona 3 Reload, serta tambahan Bayonetta dan kendaraan bertema konsol SEGA.
- Duel Mode menghadirkan balapan satu lawan satu dengan Duel Boost, menawarkan Rival Duel, Free Match, Best-of-10, dan Friend Match.
- Paket Godzilla menyediakan tiga kendaraan, sementara Evangelion membawa Rei, Asuka, tiga kendaraan EVA, lintasan Tokyo-III, musik, dan elemen bertema anime.
Tokyo, Duniaku.com - Sonic Racing: CrossWorlds punya daya tarik yang berbeda dari game balap pada umumnya. Selain mengandalkan karakter Sonic dan teman-temannya, game ini juga terus memperluas roster melalui kolaborasi dengan berbagai franchise populer. Kali ini, kami mendapat kesempatan untuk mencoba langsung konten terbaru Sonic Racing: CrossWorlds di Jepang, termasuk kolaborasi dengan Godzilla dan Evangelion, serta kehadiran Aigis dari Persona 3 Reload.
Kesempatan hands-on ini menarik karena konten yang ditawarkan bukan cuma karakter tambahan. Ada lintasan baru, kendaraan dengan desain khas masing-masing franchise, dan berbagai elemen yang membuat setiap kolaborasi punya identitas sendiri. Sebagai penggemar beberapa franchise yang hadir di sini, saya cukup antusias melihat bagaimana semuanya diterjemahkan ke dalam game balap Sonic.
Setelah mencoba langsung kontennya, ada beberapa hal yang paling berkesan bagi saya, terutama ketika melihat Aigis turun ke lintasan dan mencoba kendaraan yang terinspirasi dari salah satu monster film paling ikonis di dunia.
1. Rival Duel Mode Membuat Balapan Terasa Lebih Personal

Rival Duel Mode Sonic Racing Crossworlds. Dok. SEGA Salah satu fitur yang paling menarik dari sesi hands-on ini adalah Duel Mode. Berbeda dari balapan yang mempertemukan banyak pembalap sekaligus, mode ini berfokus pada pertarungan melawan satu lawan. Format tersebut membuat perhatian pemain lebih terarah pada rival yang sedang dihadapi, sehingga setiap manuver dan keputusan selama balapan terasa lebih penting.
Duel Mode juga memperkenalkan mekanik Duel Boost. Fitur ini menjadi bagian penting dari pengalaman duel karena memberikan mekanik boost khusus dalam persaingan satu lawan satu. Dengan hanya satu lawan yang menjadi fokus, balapan terasa lebih seperti adu kemampuan langsung, bukan sekadar usaha untuk finis di posisi teratas di antara banyak pembalap.
Mode ini menyediakan beberapa pilihan, mulai dari Rival Duel, Duel Match dalam format Free Match, Duel Match dengan format Best-of-10, hingga Friend Match. Variasi tersebut memberikan pilihan bagi pemain yang ingin langsung menghadapi rival, menjalani pertandingan dengan format yang lebih panjang, atau mengadu kemampuan dengan teman.
Buat saya, Duel Mode menjadi tambahan menarik karena menawarkan alternatif dari format balapan yang biasanya identik dengan banyak pembalap dan berbagai item. Di sini, fokusnya adalah bagaimana kita menghadapi satu lawan dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia untuk unggul. Format seperti ini juga cocok untuk pemain yang ingin menguji kemampuan mengemudi tanpa kehilangan intensitas kompetisi khas Sonic Racing: CrossWorlds.
2. Godzilla Cruiser, King Ghidorah Coupe, dan Mothra Surf Punya Daya Tarik Masing-Masing

Asuka dan Godzilla Cruiser di Sonic Racing Crossworlds. Dok. SEGA Dari kolaborasi Godzilla, hal yang paling menarik perhatian saya justru ketiga kendaraan yang tersedia. Godzilla Cruiser, King Ghidorah Coupe, dan Mothra Surf masing-masing membawa identitas monster yang menjadi inspirasinya. Ketiganya merupakan bagian dari Godzilla Pack dalam Season Pass Two Sonic Racing: CrossWorlds.
Godzilla Cruiser menjadi kendaraan yang paling menarik perhatian saya. Desainnya membawa identitas Godzilla ke dalam bentuk kendaraan balap, sehingga penggemar sang kaiju bisa merasakan sensasi membawa ikon tersebut ke lintasan dengan cara yang berbeda. Buat saya, daya tarik kendaraan ini bukan hanya karena namanya, tetapi juga bagaimana karakter visual Godzilla diterjemahkan ke dalam desain yang cocok untuk game balap arcade.
King Ghidorah Coupe menawarkan alternatif bagi penggemar monster berkepala tiga tersebut. Sementara itu, Mothra Surf menghadirkan identitas Mothra melalui kendaraan dengan pendekatan desain yang berbeda dari dua kendaraan lainnya. Ketiganya membuat paket kolaborasi ini terasa lebih menarik bagi penggemar Godzilla karena pemain tidak hanya mendapatkan satu pilihan kendaraan bertema kaiju.
Secara pribadi, saya suka Godzilla Cruiser. Kendaraan ini punya daya tarik yang langsung terasa bagi saya sebagai penggemar Godzilla. Namun, keberadaan King Ghidorah Coupe dan Mothra Surf juga membuat paket ini terasa lebih lengkap, karena masing-masing monster mendapatkan representasi kendaraan tersendiri.
3. Aigis Menjadi Karakter Favorit Saya

Aigis di Sonic Racing CrossWorlds. SEGA Selain kendaraan Godzilla, karakter yang paling saya sukai dari sesi hands-on ini adalah Aigis dari Persona 3. Kehadiran karakter Persona dalam game balap Sonic memberikan kesempatan menarik untuk melihat karakter yang biasanya kita kenal dari sebuah RPG tampil dalam konteks yang sangat berbeda.
Aigis memiliki desain yang cukup khas, sehingga kehadirannya terasa menarik di antara berbagai karakter yang bisa digunakan dalam Sonic Racing: CrossWorlds. Buat penggemar Persona 3, menggunakan Aigis dalam balapan tentu punya daya tarik tersendiri, terutama karena karakter tersebut memiliki identitas visual yang mudah dikenali.
Saya sendiri paling suka menggunakan Aigis dari konten yang saya coba. Ada kepuasan tersendiri ketika karakter favorit dari franchise yang berbeda bisa dimainkan dalam satu game balap. Hal seperti ini memang menjadi salah satu daya tarik utama crossover, karena pemain mendapatkan kesempatan untuk membawa karakter yang mereka sukai ke dalam pengalaman bermain yang tidak biasa.
Pada akhirnya, Aigis menjadi pilihan karakter favorit saya dari sesi hands-on ini. Walaupun Sonic Racing: CrossWorlds memiliki banyak karakter dengan gaya dan identitas masing-masing, Aigis menjadi karakter yang paling ingin saya gunakan lagi setelah mencoba kontennya secara langsung.
4. Kolaborasi Evangelion Punya Daya Tarik dari Kendaraan Ikonisnya

Asuka vs Bayonetta di Sonic Racinh CrossWorlds. SEGA Selain Godzilla, kolaborasi dengan Evangelion menjadi salah satu konten yang menarik perhatian dari Sonic Racing: CrossWorlds. Franchise anime mecha ini punya identitas visual yang sangat kuat, sehingga menarik melihat bagaimana desain EVA diterjemahkan menjadi kendaraan untuk sebuah game balap arcade.
Paket EVANGELION menghadirkan tiga kendaraan yang terinspirasi dari EVA-01, EVA-00, dan EVA-02. Selain itu, pemain juga bisa menggunakan Rei Ayanami dan Asuka Shikinami Langley sebagai pembalap. Kolaborasi ini turut menghadirkan lintasan Tokyo-III, lengkap dengan musik dan elemen tambahan yang terinspirasi dari dunianya.
Bagi penggemar Evangelion, daya tariknya bukan hanya bisa menggunakan karakter favorit, tetapi juga melihat desain mecha ikonis tersebut dibawa ke dalam format yang berbeda. Kendaraan EVA-01, EVA-00, dan EVA-02 masing-masing memiliki identitas visual yang langsung bisa dikenali, sehingga kolaborasi ini terasa lebih dari sekadar menambahkan skin baru ke dalam game.
Menurut saya, crossover seperti ini cocok dengan pendekatan Sonic Racing: CrossWorlds. Game ini memberikan ruang bagi franchise dengan karakteristik yang sangat berbeda untuk hadir dalam satu pengalaman balap. Godzilla membawa identitas monster kaiju, sementara Evangelion menawarkan desain mecha dan atmosfer anime yang khas. Keduanya memberikan daya tarik tersendiri bagi penggemar masing-masing franchise.
5. Bayonetta dan Kendaraan Konsol SEGA Menambah Variasi Konten

Bayonetta di Sonic Racing CrossWorlds. SEGA Selain crossover Godzilla dan Evangelion, ada juga konten lain yang membuat lineup Sonic Racing: CrossWorlds semakin menarik. Salah satunya adalah Bayonetta, karakter dari seri game action besutan SEGA yang dikenal dengan gaya bertarung elegan dan penuh aksi.
Bayonetta diumumkan sebagai karakter tambahan gratis untuk tahun kedua Sonic Racing: CrossWorlds. Ia hadir bersama Butterfly Witch, kendaraan yang dirancang dengan gaya khas sang Umbra Witch, serta emote dan efek suara tambahan. Buat penggemar Bayonetta, kehadiran ini memberikan kesempatan untuk melihat karakter tersebut beraksi dalam konteks yang berbeda dari game action yang membesarkan namanya.
Yang tidak kalah menarik adalah SEGA Consoles Pack. Alih-alih menghadirkan karakter dari sebuah franchise, konten ini membawa sejarah perangkat keras SEGA ke dalam game balap melalui tiga kendaraan yang terinspirasi dari Genesis, Sega Saturn, dan Dreamcast. Masing-masing kendaraan merepresentasikan konsol dari era berbeda, sehingga konsepnya terasa unik dibandingkan crossover karakter pada umumnya.
Menurut saya, ide ini menarik karena memperlihatkan bahwa kolaborasi Sonic Racing: CrossWorlds tidak harus selalu berpusat pada karakter. Kendaraan yang terinspirasi dari konsol legendaris SEGA juga bisa menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah perusahaan tersebut. Bagi penggemar SEGA, melihat Genesis, Saturn, dan Dreamcast diubah menjadi kendaraan balap punya daya tarik nostalgia tersendiri.
Pada akhirnya, variasi konten seperti ini membuat Sonic Racing: CrossWorlds punya ruang untuk terus berkembang. Ada karakter seperti Bayonetta yang membawa identitas game action, ada kendaraan konsol yang merayakan sejarah SEGA, dan ada crossover besar yang menghadirkan dunia franchise lain ke lintasan. Kombinasi tersebut membuat game ini menarik bukan hanya bagi penggemar Sonic, tetapi juga bagi pemain yang tumbuh bersama berbagai game dan konsol SEGA.

























