Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Kami Mencoba Total War WARHAMMER 40,000, Puas sebagai Pemain Tabletop

4 min read
Kami Mencoba Total War WARHAMMER 40,000, Puas sebagai Pemain Tabletop
Mencoba Total War: WARHAMMER 40k di Tokyo by Dimas Ramadhan Duniaku.com/ Dok. Creative Assembly
  • Demo Total War: WARHAMMER 40,000 di Jepang memberi kesan positif, menghadirkan pertempuran skala besar yang membuat pasukan, kendaraan, dan dunia Warhammer 40K terasa hidup.

  • Konsep posisi unit, terrain, jarak, dan fungsi pasukan tetap familier bagi pemain tabletop, tetapi harus diterapkan cepat dalam pertempuran real-time yang terus berubah.

  • Unit seperti Space Marines, kendaraan, persenjataan berat, dan petarung jarak dekat memiliki peran taktis berbeda; pengalaman awal dinilai berhasil menerjemahkan fantasi 40K ke format Total War.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tokyo, Duniaku.com - Warhammer 40,000 selama ini lebih banyak saya kenal lewat miniature, tabletop, dan pertempuran yang berlangsung di atas meja. Karena itu, ketika mendapat kesempatan mencoba Total War: WARHAMMER 40,000 secara langsung di Jepang, saya cukup penasaran dengan bagaimana Creative Assembly menerjemahkan dunia tersebut ke dalam game strategi skala besar.

Sebagai pemain tabletop Warhammer 40,000, ada ekspektasi tertentu ketika melihat sebuah game yang membawa nama 40K. Saya ingin melihat apakah unit-unit yang selama ini saya kenal dari tabletop tetap terasa seperti dirinya sendiri ketika dipindahkan ke layar, sekaligus apakah skala pertempuran khas Total War bisa menyatu dengan dunia Warhammer 40,000.

Setelah mencoba langsung versi yang dipamerkan, saya justru keluar dari sesi tersebut dengan kesan yang cukup positif. Ada beberapa perbedaan mendasar dibandingkan tabletop, tetapi menurut saya keputusan tersebut masuk akal untuk format game yang ditawarkan.

  1. 1. Rasanya Seperti Melihat Tabletop 40K dalam Skala Jauh Lebih Besar

    warhammer 40k.jpg
    Mencoba Total War: WARHAMMER 40k di Tokyo by Dimas Ramadhan Duniaku.com/ Dok. Creative Assembly

    Kesan pertama yang paling terasa adalah skalanya. Di tabletop, satu unit biasanya direpresentasikan oleh sejumlah miniature yang kita atur posisinya di atas meja. Di Total War: WARHAMMER 40,000, konsep tersebut berkembang menjadi pertempuran dengan jumlah unit yang jauh lebih besar.

    Melihat pasukan Space Marines bergerak bersama, kendaraan memasuki medan perang, dan berbagai unit bertempur secara bersamaan memberikan sensasi yang sulit didapatkan dari tabletop. Apa yang biasanya kita bayangkan ketika melihat deretan miniature sekarang benar-benar terlihat bergerak di depan mata.

    Buat saya pribadi, ini menjadi salah satu daya tarik terbesar game tersebut. Bukan sekadar karena grafiknya terlihat bagus, tetapi karena dunia Warhammer 40,000 yang selama ini saya nikmati dalam bentuk miniature akhirnya terasa hidup dengan cara yang berbeda.

  2. 2. Pemain Tabletop Akan Merasa Familiar dengan Cara Membaca Medan Perang

    total war warhammer.jpg
    Mencoba Total War: WARHAMMER 40k di Tokyo by Dimas Ramadhan Duniaku.com/ Dok. Creative Assembly

    Meskipun Total War: WARHAMMER 40,000 tidak mencoba menjadi versi digital dari aturan tabletop, beberapa konsepnya terasa cukup familiar. Kita tetap harus memperhatikan posisi unit, terrain, jarak, serta bagaimana sebuah unit dapat digunakan secara efektif dalam situasi tertentu.

    Perbedaannya adalah semuanya berlangsung secara real-time. Kalau di tabletop kita punya waktu untuk mengukur jarak, berdiskusi dengan lawan, dan menentukan setiap langkah secara bergantian, di sini kita harus mengambil keputusan sambil melihat situasi medan perang terus berubah.

    Menurut saya, perbedaan tersebut justru membuat pengalaman ini menarik. Pemain tabletop sudah memiliki fondasi untuk memahami mengapa posisi sebuah unit penting, tetapi Total War kemudian memaksa kita untuk menerapkan pemahaman tersebut dengan tempo yang jauh lebih cepat.

  3. 3. Unit 40K Terasa Seperti Pasukan, Bukan Sekadar Skin

    Warhammer.jpg
    Mencoba Total War: WARHAMMER 40k di Tokyo by Dimas Ramadhan Duniaku.com/ Dok. Creative Assembly

    Salah satu kekhawatiran saya sebelum mencoba game ini adalah apakah identitas Warhammer 40,000 hanya akan menjadi tampilan luar. Untungnya, dari demo yang saya mainkan, unit-unitnya terasa memiliki fungsi yang berbeda dalam pertempuran.

    Space Marines, kendaraan, unit dengan persenjataan berat, hingga unit yang lebih cocok untuk pertarungan jarak dekat tidak terasa seperti sekadar pasukan dengan model berbeda. Cara kita menggunakan mereka di medan perang juga ikut menentukan bagaimana pertempuran berlangsung.

    Ada kepuasan tersendiri ketika melihat unit yang selama ini saya kenal dari tabletop menjalankan fungsi yang memang terasa sesuai dengan fantasi 40K. Creative Assembly juga memberikan berbagai kemampuan dan opsi taktis yang membuat kita tidak hanya memikirkan “unit mana yang paling kuat”, tetapi bagaimana menggunakannya pada situasi yang tepat.

  4. 4. Buat Saya, Ini Berhasil Menerjemahkan Fantasi 40K

    total war.jpg
    Mencoba Total War: WARHAMMER 40k di Tokyo by Dimas Ramadhan Duniaku.com/ Dok. Creative Assembly

    Pada akhirnya, hal yang paling membuat saya puas bukan karena Total War: WARHAMMER 40,000 berhasil meniru tabletop secara sempurna. Justru sebaliknya, game ini terasa menarik karena berani mengambil elemen Warhammer 40,000 dan menerjemahkannya ke dalam format Total War.

    Tabletop memiliki kekuatan dan cara bermainnya sendiri. Game ini juga begitu. Kita tidak perlu mengharapkan keduanya memberikan pengalaman yang identik karena memang medium dan cara bermainnya berbeda.

    Namun, ketika melihat pasukan Warhammer 40,000 bertempur dalam skala besar, lengkap dengan kendaraan, persenjataan berat, terrain, dan berbagai kemampuan yang bisa digunakan selama pertempuran, fantasi yang menjadi alasan saya menyukai 40K tetap terasa kuat.

    Sebagai pemain tabletop, saya datang ke sesi hands-on ini dengan rasa penasaran apakah game tersebut bisa memberikan sensasi yang saya cari. Setelah mencobanya langsung, saya justru merasa puas dengan apa yang ditawarkan. Demo singkat memang belum cukup untuk mengetahui seperti apa keseluruhan campaign dan kedalaman game ketika dirilis nanti, tetapi setidaknya pengalaman pertama ini berhasil membuat saya ingin kembali memainkan Total War: WARHAMMER 40,000.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More