Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Kenapa Azulon Memilih Iroh Sebagai Pewaris, Bukan Ozai di Avatar?

Kenapa Azulon Memilih Iroh Sebagai Pewaris, Bukan Ozai di Avatar?
Iroh White Lotus di Avatar: The Last Airbender
Intinya Sih
  • Azulon memilih Iroh sebagai pewaris karena tradisi suksesi Negara Api menempatkan anak sulung sebagai penerus sah selama masih hidup dan menjalankan tugasnya dengan baik.
  • Ozai kehilangan kepercayaan Azulon setelah menunjukkan ambisi pribadi saat keluarga berduka, membuat Azulon murka dan menjatuhkan hukuman berat kepadanya.
  • Iroh dinilai lebih layak memimpin berkat reputasinya sebagai jenderal disegani, namun takhta akhirnya direbut Ozai melalui intrik politik setelah kematian Azulon.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Dalam keluarga kerajaan Negara Api, Iroh merupakan putra sulung Fire Lord Azulon, sedangkan Ozai adalah adiknya.

Meski Ozai dikenal lebih ambisius dan kuat, Azulon sejak awal tetap memilih Iroh sebagai pewaris takhta. Keputusan ini ternyata bukan tanpa alasan.

Kenapa Azulon memilih Iroh?

1. Iroh Merupakan Putra Sulung yang Sah

just-a-reminder-that-zuko-was-banished-alongside-being-v0-nvte41h7gi3b1.jpg
Zhao, Iroh, dan Azula menyaksikan Ozai membakar wajah Zuko di Avatar

Alasan paling mendasar adalah tradisi suksesi di Negara Api. Seperti kebanyakan kerajaan, takhta secara otomatis diwariskan kepada anak sulung selama ia masih hidup dan tidak kehilangan haknya.

Karena itu, Iroh sejak kecil telah dipersiapkan menjadi Fire Lord berikutnya. Ia mendapatkan pendidikan sebagai calon pemimpin, memimpin pasukan Negara Api, hingga dipercaya memimpin pengepungan Ba Sing Se yang terkenal.

Bagi Azulon, tidak ada alasan untuk mengubah garis suksesi selama Iroh masih hidup dan tetap menjalankan tugasnya sebagai pewaris.

2. Ozai Justru Menunjukkan Sifat yang Dibenci Azulon

Fire Lord Ozai
Fire Lord Ozai (dok. Nickelodeon/Avatar The Last Airbender)

Setelah Lu Ten, putra Iroh, gugur dalam pengepungan Ba Sing Se, Ozai melihat kesempatan untuk merebut posisi pewaris. Ia mendatangi Azulon dan berargumen bahwa Iroh sudah kehilangan satu-satunya putra sehingga dirinya lebih pantas menjadi penerus karena masih memiliki Zuko dan Azula.

Namun, tindakan itu justru membuat Azulon murka. Menurutnya, Ozai sama sekali tidak menghormati kesedihan kakaknya dan hanya memikirkan ambisi pribadi di saat keluarga sedang berduka.

Sebagai hukuman, Azulon memerintahkan Ozai merasakan penderitaan yang sama dengan Iroh, yaitu kehilangan putra sulungnya, Zuko. Perintah inilah yang kemudian memicu rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian Azulon.

3. Iroh Dinilai Lebih Layak Menjadi Pemimpin

Paman Iroh di Avatar The Last Airbender.jpg
Iroh di Avatar The Last Airbender

Selain karena garis keturunan, Iroh juga memiliki reputasi luar biasa di Negara Api. Ia dijuluki Dragon of the West, merupakan jenderal paling disegani, dan berhasil memimpin berbagai kemenangan militer selama bertahun-tahun.

Meski pengepungan Ba Sing Se akhirnya gagal setelah kematian Lu Ten, posisi Iroh sebagai pewaris sebenarnya tidak pernah dicabut oleh Azulon. Justru sebaliknya, Azulon tetap menganggap Iroh sebagai penerus sah hingga akhir hayatnya.

Ironisnya, Iroh tidak pernah benar-benar menjadi Fire Lord. Setelah Azulon meninggal, Ozai merebut takhta melalui intrik politik dan memanfaatkan situasi tersebut untuk mengangkat dirinya sebagai penguasa baru Negara Api.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More