Review Jumanji: The Next Level, Formula Lama dengan Karakter Baru

Sang empat serangkai kembali berpetualang ke dunia Jumanji

Jumanji Poster

Eits, jangan langsung marah begitu kamu membaca judul review kali ini. Jumanji: The Next Level memang tetap mempertahankan formula yang sama dengan film sebelumnya. Pada dasarnya memang tidak ada yang perlu diubah, sehingga Jake Kasdan hanya butuh menambahkan beberapa karakter baru dan petualangan baru.

1. Jumanji yang rusak

Jumanji 5dok. Sony Pictures

Seperti yang kamu lihat di trailer yang beredar di internet, Jumanji The Next Level merupakan lanjutan dari Jumanji: Welcome to the Jungle yang hadir di tahun 2017. Namun kali ini Spencer (Alex Wolff) masuk ke Jumanji karena keinginannya sendiri tanpa paksaan apapun. Spencer rupanya ingin merasakan kembali menjadi Dr. Smolder Bravestone (Dwayne Johnson).

Dorongan tersebut rupanya timbul karena Spencer memiliki kehidupan kuliah yang buruk ketimbang saat dia SMA. Dia harus kerja sampingan di sebuah toko kelontong, demi mencari uang yang dia butuhkan untuk kuliah. Hal ini berbanding terbalik dengan teman-temannya yang sukses menjalani kehidupan kampus.

Pada saat yang bersamaan, Bethany (Madison Iseman), Anthony (Ser'Darius Blain), dan Martha (Morgan Turner) makan di restoran yang berada di dekat rumah Spencer. Karena Spencer tidak muncul, ketiganya lantas menuju rumahnya. Di rumah tersebut, mereka bertiga disambut oleh Eddie (Danny DeVito) yang merupakan kakek Spencer, dan Milo (Danny Glover).

Saat mengobrol, mereka bertiga mendengar genderang Jumanji yang menjadi penanda kalau game tersebut kembali aktif. Tanpa pikir panjang, mereka langsung menuju ke ruang bawah tanah, tempat suara tersebut berasal. Di sana mereka menemukan konsol dan cartridge Jumanji yang separuh rusak. Ketiganya kemudian memutuskan untuk masuk ke dalam game demi menyelamatkan Spencer.

Yang jadi masalah, ternyata kakek Eddie dan Milo ikut terbawa ke dalam permainan. Mereka berdua menjelma menjadi Dr. Smolder Bravestone dan Franklin "Mouse" Finbar (Kevin Hart), di dalam permainan Jumanji.

2. Karakter baru

Jumanji 1dok. Sony Pictures

Jumanji: The Next Level menghadirkan dua buah karakter baru. Yang pertama adalah Ming (Awkwafina), sedangkan yang kedua adalah seekor kuda yang bernama Cyclone. Ming pada awalnya dikendalikan oleh Spencer, sementara Cyclone pada awalnya dikendalikan oleh Bethany.

Sayang dua karakter baru ini terasa seperti karakter numpang lewat. Ming hadir terlalu generik dan memiliki screen time yang sangat sedikit. Sementara itu karakter Cyclone juga tidak bisa diharapkan terlalu banyak, karena pada dasarnya dia adalah seekor kuda.

Selain karakter baru, Dwayne Johnson, Kevin Hart, dan Jack Black juga ikut mengalami pergantian akting. Pasalnya mereka harus berakting sesuai dengan karakter Eddie, Milo, dan Anthony. Tentu yang paling seru adalah Dwayne Johnson dan Kevin Hart. Pasalnya kakek Eddie digambarkan sebagai kakek tua yang setengah tuli tapi bengal, sedangkan Milo adalah tipikal people person yang berbicara dengan lambat dan selalu merasa kenal dengan orang lain.

Keduanya menjadikan karakter Dr. Smolder Bravestone, dan Franklin "Mouse" Finbar berubah total. Dr. Smolder Bravestone sering salah mengambil keputusan dan membahayakan tim, sementara Franklin "Mouse" Finbar kerap terlalu lambat menjelaskan sifat hewan yang mereka hadapi hingga akhirnya seseorang menjadi korban.

3. Kemampuan baru

Jumanji 2dok. Sony Pictures

Selain karakter baru para karakter Jumanji juga mendapatkan upgrade kemampuan yang bakal mereka gunakan di dalam petualangan. Seperti misalnya, Franklin "Mouse" Finbar yang mendapatkan kemampuan linguistik sehingga bisa berbicara dengan hewan, dan Sheldon "Shelly" Oberon yang mendapatkan kemampuan geometri sehingga bisa membaca puzzle dengan baik.

Selain mereka berdua, karakter Ruby Roundhouse juga mendapatkan kemampuan baru untuk menggunakan double stick sebagai senjata mematikan. Lalu bagaimana dengan Dr. Smolder Bravestone? Well, ketimbang mendapatkan kemampuan baru, dia malah mendapatkan kelemahan yang sebelumnya tidak ada. Yang jelas kelemahan tersebut justru menjadi hal yang dilakukan oleh kakek Eddie ketika menjadi Dr. Smolder Bravestone.

4. Formula yang sama

Jumanji 3dok. Sony Pictures

Seperti yang kami sebutkan di atas, Jumanji: The Next Level menggunakan formula yang sama persis dengan Jumanji: Welcome to the Jungle. Yang membedakannya hanyalah kondisi petualangan yang sangat berbeda karena mesin konsol dan cartridge yang digunakan mengalami kerusakan.

Tapi walaupun begitu, formula yang digunakan memang sudah sangat pakem, sehingga mampu membius kami untuk terus melihat layar bioskop selama 2 jam lebih. Walaupun semuanya cukup “ketebak” tapi kami sangat menikmati setiap proses yang dijalani para karakternya.

Berbicara masalah karakter, lagi-lagi kami harus memuji kemampuan akting Dwayne Johnson dan Kevin Hart. Untuk pertama kalinya kami menyaksikan Dwayne Johnson berakting menjadi orang tua yang selalu berteriak “Hah!” setiap 5 menit sekali. Sementara itu kami juga menyaksikan Kevin Hart yang berbicara lambat layaknya orang tua. Bisa dibilang kedua aktor kawakan ini benar-benar memberikan warna tersendiri bagi Jumanji: The Next Level

Sebenarnya Jack Black juga berakting sangat baik, tetapi jujur saja kami lebih menyukai Sheldon "Shelly" Oberon versi Bethany ketimbang versi Anthony.

5. Kesimpulan: layak dapat 3,5 bintang

Jumanji 4dok. Sony Pictures


Dari tadi kami menyebutkan kalau akting Dwayne Johnson dan Kevin Hart sangat luar biasa. Yah, mungkin kamu tidak akan percaya hingga akhirnya kamu menyaksikan sendiri Jumanji: The Next Level di bioskop. Pasalnya ini memang seperti momen out of the box bagi mereka berdua.

Jumanji: The Next Level kami ganjar dengan nilai 3,5 dari 5 bintang review yang biasa kami berikan. Film ini sangat menyenangkan walaupun kamu seperti menyaksikan konflik dan alur cerita yang sama persis dengan dua tahun yang lalu. Jumanji: The Next Level sudah bisa kamu saksikan di bioskop kesayangan kamu.

https://www.youtube.com/embed/F6QaLsw8EWY

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU