Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

4 Perbedaan Menarik Duo Zoro-Sanji dengan Rayleigh-Gaban One Piece

Zoro melindungi Sanji dari Kuma. (dok. Toei Animation/One Piece)
Zoro melindungi Sanji dari Kuma. (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya sih...
  • Rayleigh dan Gaban lebih terbuka untuk urusan cinta
    • Oda konsisten menjaga kru Luffy dari romansa
    • Gaban digambarkan sebagai playboy legendaris
    • Rayleigh bertindak karena cinta saat menolong Shakuyaku
    • Karakter mereka mungkin mirip, tapi sifatnya berbalik kalau dibanding Gaban dan Rayleigh
      • Zoro serangan besar, Sanji incar titik vital
      • Zoro terasa sebagai Rayleigh, Sanji terasa sebagai Gaban
      • Gaya bertarung mereka justru silang generasi
      • Dari yang diketahui, Sanji-Z
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Seiring makin jelasnya peran Scopper Gaban, paralel besar di One Piece jadi semakin terasa: Zoro dan Sanji terasa penerus dari duo Rayleigh dan Gaban di masa lalu.

Kalau Roronoa Zoro dan Sanji kerap disebut sebagai “sayap kanan dan kiri Raja Bajak Laut Era Baru”, maka Silvers Rayleigh dan Scopper Gaban jelas adalah pendahulu mereka, dua sayap yang menopang Gol D. Roger, Raja Bajak Laut terdahulu.

Sekilas, kemiripannya langsung kelihatan.

-Zoro dan Rayleigh: sama-sama pendekar pedang, serius, tenang, dan jadi pilar stabil kru.

-Sanji dan Gaban: flamboyan, temperamental, penuh gaya, bahkan Gaban dikenal sebagai playboy legendaris yang punya kekasih di setiap pelabuhan.

Namun justru setelah ditelusuri lebih dalam, dua duet ini tidak sepenuhnya identik.

Cara mereka bertarung, mengambil keputusan, hingga peran mereka di medan konflik menunjukkan perbedaan menarik antara generasi lama dan generasi baru. Ada pola yang dipertahankan… tapi ada juga yang berevolusi.

Simak pembahasannya di bawah ini.

1. Rayleigh dan Gaban lebih terbuka untuk urusan cinta

Gaban dan Ripley (dok. Shueisha/One Piece)
Gaban dan Ripley (dok. Shueisha/One Piece)

Untuk poin ini, penyebab utamanya kemungkinan bukan soal karakter melainkan prinsip cerita yang Oda tetapkan untuk Bajak Laut Topi Jerami.

Sejak awal, Oda relatif konsisten menjaga kru Luffy dari romansa.

Sanji memang genit dan mudah jatuh cinta, tapi perasaannya sering tidak berbalas, atau kandas karena situasi tidak memungkinkan, seperti hubungannya dengan Charlotte Pudding.

Sementara itu, Zoro bahkan lebih ekstrem: ia nyaris tidak menunjukkan ketertarikan pada romansa sama sekali, seolah urusan cinta berada di luar radar hidupnya.

Kontras ini terasa jelas ketika dibandingkan dengan pendahulu mereka.

Scopper Gaban, misalnya, digambarkan, bahkan oleh Shanks 14 tahun lalu, sebagai sosok yang punya kekasih berbeda di setiap pelabuhan. Dan dia bisa punya anak dengan wanita raksasa!

Agak gila memang.

Sementara itu, Silvers Rayleigh justru memperlihatkan sisi yang lebih dalam dan stabil.

Dalam kilas balik God Valley 38 tahun lalu, jelas terlihat bahwa Rayleigh bertindak karena cinta saat menolong Shakuyaku, dan perasaan itu bersifat timbal balik.

Tak heran jika di masa kini mereka hidup bersama di Sabaody. Meski tidak pernah ditegaskan secara eksplisit bahwa mereka menikah, Shakuyaku menyebut Rayleigh sebagai “uchi no hito”, ungkapan yang dalam konteks Jepang berarti orang rumah sendiri, pasangan hidup.

2. Karakter mereka mungkin mirip, tapi sifatnya berbalik kalau dibanding Gaban dan Rayleigh

Zoro One Piece
Zoro (dok. Toei Animation/ One Piece)

Secara karakter, pasangan ini tampak sangat jelas miripnya.

-Zoro dan Rayleigh: sama-sama pendekar pedang, serius, disiplin, dan jadi pilar stabil kru.

-Sanji dan Gaban: flamboyan, temperamental, tidak menutupi kecintaan mereka pada wanita.

Namun yang menarik, ketika kita masuk ke gaya bertarung, kemiripan itu justru berbalik arah.

Roronoa Zoro memang pendekar pedang, dan ia bisa bertarung dengan presisi jika mau. Namun dalam banyak momen krusial, serangan Zoro justru: berskala besar, menyapu area, dan membawa daya hancur ekstrem.

Contohnya jelas di Wano: tebasan Zoro yang sukses dihindari Kaido tetap cukup kuat untuk memotong tanduk Onigashima. Ini bukan serangan “satu target”, melainkan tebasan yang mengoyak medan tempur.

Pendekatan ini sangat mengingatkan pada Scopper Gaban, sang Pemakan Gunung, yang dikenal dengan serangan luas dan destruktif.

Sebaliknya, Silvers Rayleigh hampir selalu ditampilkan sebagai petarung berbasis presisi. Serangannya cepat, terkontrol, dan fokus: satu sasaran, satu momen, satu hasil.

Dan gaya ini justru lebih dekat dengan Sanji.

Dalam pertarungan, Sanji mengincar titik vital, mengandalkan kecepatan dan timing.

Yang menderita dampak serangan Sanji biasanya hanya lawannya, bukan lingkungan.

Jadi meski secara peran:

-Zoro terasa sebagai Rayleigh,

-Sanji terasa sebagai Gaban,

secara cara bertarung, mereka justru silang generasi!

3. Dari yang diketahui, Sanji-Zoro unggul dari segi "bibit"

mixcollage-08-mar-2024-12-23-pm-4332.jpg
Sanji di Germa 66 One Piece

Kalau kita bicara soal “bibit”, yaitu faktor keturunan, garis darah, atau asal-usul, Zoro dan Sanji memang istimewa.

Untuk Roronoa Zoro, Oda sudah memberi penjelasan di SBS. Zoro terungkap sebagai cucu Shimotsuki Furiko, kakak dari Shimotsuki Ushimaru, daimyo Ringo di masa lalu. Artinya, Zoro masih satu garis darah dengan Shimotsuki Ryuma, pendekar legendaris Wano.

Yang lucu sekaligus khas Zoro? Dia sendiri tampaknya belum sadar soal itu, dan mungkin juga tidak terlalu peduli.

Sementara itu Sanji bahkan lebih “jelas” secara status. Ia adalah anak dari Vinsmoke Judge, menjadikannya pangeran Kerajaan Germa. Meski begitu, kita semua tahu: Sanji kemungkinan besar akan marah besar kalau topik ini diangkat terlalu serius. Dia sudah tak menganggap Judge sebagai ayahnya.

Dibandingkan itu, Silvers Rayleigh dan Scopper Gaban, sejauh yang kita ketahui, tidak punya latar belakang bangsawan, darah pendekar legendaris, atau status kerajaan. Mereka terasa lebih seperti petarung yang naik karena pengalaman, kekuatan yang ditempa di laut, dan kehendak yang dibentuk oleh perjalanan bersama Roger.

Tentu saja, ada dua kemungkinan:

-Memang Rayleigh dan Gaban berasal dari latar belakang “orang biasa”, dan kekuatan mereka murni hasil tempaan hidup.

-Atau Oda memang belum merasa perlu membahas asal-usul mereka secara mendalam, karena fokus cerita ada di generasi Luffy.

4. Perbedaan senjata

Scopper Gaban (dok. Toei Animation/One Piece)
Scopper Gaban (dok. Toei Animation/One Piece)

Dari aspek senjata, perbedaan antara dua generasi ini terasa sangat mencolok.

Roronoa Zoro memang punya banyak kemiripan dengan Silvers Rayleigh, terutama status mereka sebagai swordsman. Namun pendekatan mereka tetap berbeda.
Rayleigh mengandalkan satu pedang besar untuk bertempur.

Zoro, sebaliknya, adalah anomali. Ia mengembangkan gaya tiga pedang, yang secara logika mustahil, tapi justru menjadi identitasnya. Meski begitu, Zoro juga terbukti fleksibel: ia bisa bertarung tanpa pedang, atau dengan satu atau dua pedang, tergantung situasi dan kebutuhan.

Kontras antara Sanji dan Scopper Gaban bahkan terasa lebih ekstrem.

Scopper Gaban adalah petarung bersenjata berat, mengandalkan dua kapak yang diayunkan dengan daya hancur gila-gilaan. Senjatanya mencerminkan gaya bertarungnya: agresif, luas, dan menghancurkan medan tempur.

Sementara itu, Sanji memilih jalan yang sepenuhnya berbeda. Ia hanya bertarung menggunakan kakinya, bukan karena tidak mampu memakai senjata, melainkan karena prinsip hidupnya. Tangan Sanji adalah tangan juru masak; ia menolak menggunakannya untuk menghajar musuh.

Sanji hanya akan memegang senjata dalam kondisi sangat spesifik, misalnya pisau dapur, dan itu pun ketika musuhnya berhubungan langsung dengan makanan, seperti Wanze.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

5 Perbedaan Toji Fushiguro & Jin Itadori Jujutsu Kaisen, Figur Ayah?

12 Jan 2026, 13:00 WIBAnime & Manga