Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Pembahasan One Piece 1176, Solusi Menyembuhkan Domi Reversi Ditemukan?
Dorry, Brogy, Hajrudin, Stansen, Zoro. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
  • Gedung Sekolah Walrus di Elbaph berhasil diselamatkan berkat kerja sama Nami, Zeus, dan teknologi pembeku milik Lilith yang memadamkan api setelah serangan Lindworm.
  • Franky mendapat upgrade besar dari Lilith dengan bahan bakar Super Vega Cola, membuat kekuatannya meningkat drastis hingga mampu menghancurkan Lindworm bersama Jinbe.
  • Bab ini mengungkap rahasia mengejutkan bahwa kematian justru mematahkan kutukan Domi Reversi, membuka jalan baru bagi para raksasa Elbaph untuk menyelamatkan sesamanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

One Piece akhirnya berlanjut dengan bab 1176!

Menariknya, beberapa misteri besar dari bab sebelumnya belum dijawab. Minat Imu terhadap wujud Nidhoggr milik Loki masih belum dijelaskan. Demikian juga hubungan masa lalu antara Brook dan Gunko alias Putri Shuri.

Namun sebagai gantinya, bab ini memberi sorotan menarik pada sejumlah karakter seperti Franky, dan bahkan memberi petunjuk mengejutkan tentang cara mengatasi kutukan Domi Reversi.

Mari kita bahas poin-poin pentingnya!

1. Gedung Sekolah Walrus berhasil diselamatkan

Gedung Sekolah Walrus beku. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Gedung Sekolah Walrus adalah pusat pendidikan utama di Elbaph.

Bangunan ini sebelumnya terpaksa dibakar atas perintah Jarul demi menyelamatkan para bocah raksasa yang dijadikan sandera.

Di bab 1176, sejumlah karakter mencoba menyelamatkan gedung tersebut.

Pertama, Nami menggunakan bantuan Zeus untuk memadamkan api. Upaya ini cukup berhasil, sampai tiba-tiba MMA Killingham dalam wujud Lindworm menelan Zeus.

Namun situasi akhirnya terselamatkan berkat teknologi Lilith, satelit Vegapunk, yang langsung membekukan seluruh bangunan.

Dengan api yang padam, Sekolah Walrus pun berhasil diselamatkan.

2. Franky ternyata sudah sekelas Pacifista

Franky menghajar Lindworm. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Bab ini juga memberi fakta menarik tentang Franky.

Lilith mengungkap bahwa struktur internal tubuh cyborg Franky sebenarnya sudah dirancang dengan sangat baik, setara dengan Pacifista.

Namun ia terkejut mengetahui bahwa Franky masih menggunakan cola sebagai bahan bakar.

Karena itu Lilith memberinya bahan bakar baru: Super Vega Cola.

Hasilnya langsung terasa. Lompatan Franky menjadi jauh lebih kuat, dan kekuatannya pukulannya meningkat drastis, terlihat dari teknik Super Strong: Dexter yang ia kerahkan di bab ini.

Ini berarti Franky akhirnya mendapatkan upgrade besar.

Dan menariknya, bahkan sebelum upgrade ini pun Franky sudah pernah mengalahkan pengguna Ancient Zoan seperti Sasaki tanpa menggunakan Haki.

Sekarang? Franky semakin kokoh jadi kru terkuat Topi Jerami di luar Trio Monster dan Jinbe.

3. Killingham dan Lindworm dihajar

Sanji menghajar Killingham. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Korban pertama dari peningkatan kekuatan Franky adalah Lindworm, monster yang sebelumnya menelan Zeus.

Franky langsung menyerangnya, dan Jinbe ikut membantu dengan teknik Vagabond Drill. Serangan gabungan mereka benar-benar menghancurkan Lindworm.

Sementara Franky dan Jinbe menghadapi Lindworm, Sanji langsung menyerang sumber masalahnya: Rimoshifu Killingham.

Killingham sejak awal muncul di Elbaph dengan gelembung helm khas Tenryuubito, berbeda dari Kesatria Dewa lain seperti Shamrock atau Sommers.

Di bab ini juga terlihat jelas sikap elitis Killingham. Ia bahkan mengaku senang sudah memakai gelembung udara agar tidak perlu menghirup udara yang sama dengan Fish-Man, yaitu Jinbe.

Ucapan rasis itu membuat Sanji murka.

Sanji pun menghajar Killingham dengan Ifrit Jambe: Concasser Crush, menghancurkan helmnya dan membuat kepalanya penyok.

Namun tentu saja, karena Killingham adalah Kesatria Dewa, ini kemungkinan besar belum menjadi akhir pertarungan.

Bakal menarik melihat bagaimana Sanji, yang belum memiliki Haoshoku Haki, akan menghadapi musuh seperti Killingham.

4. Rahasia mengejutkan: kematian justru mematahkan Domi Reversi

Dorry, Brogy, Hajrudin, Stansen, Zoro. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Bagian paling mengejutkan dari bab ini berkaitan dengan kutukan Domi Reversi.

Dorry dan Brogy sempat sadar kembali di bab 1176. Kemungkinan karena mereka saling kena serangan satu sama lain di bab 1173, setelah Roronoa Zoro menghindari serangan mereka di saat yang tepat.

Dalam momen tersadar itu, Dorry dan Brogy memutuskan membunuh satu sama lain, agar mereka bisa mati dengan kehormatan.

Namun terjadi kejutan.

Ternyata ketika korban Domi Reversi mati, mereka justru terbebas dari kutukan tersebut.

Sebelumnya para raksasa Elbaph ragu menyerang sesama raksasa yang telah berubah menjadi iblis.

Namun pengungkapan ini mengubah situasi sepenuhnya.

Bab 1176 bahkan berakhir dengan komedi gelap yang cukup kocak: Dorry, Brogy, Hajrudin, bahkan Zoro kini siap menghabisi para raksasa yang terkena Domi Reversi justru untuk menyelamatkan mereka.

Editorial Team