Shanks memberikan topi jeraminya kepada Luffy. (dok. Netflix/One Piece Live Action)
Secara garis besar, One Piece Season 1 mengadaptasi perjalanan Luffy hingga Arlong Park.
Namun struktur ceritanya mengalami beberapa perubahan dibandingkan manga.
Episode pertama langsung dibuka dengan konflik Luffy melawan Alvida, sementara kejadian Bab 1 (pertemuan Luffy dengan Shanks) tetap ditampilkan, tetapi dalam bentuk flashback.
Selain itu, Garp sudah diperkenalkan sejak Season 1 ini dan bahkan digambarkan sebagai sosok yang memburu Luffy. Di manga sendiri, Luffy sebenarnya baru bertemu Garp jauh lebih lama kemudian, setelah Enies Lobby.
Beberapa karakter juga tidak muncul di musim ini, seperti Gaimon, Yosaku, Johnny, Moomoo, dan Hatchan, yang membuat beberapa bagian cerita terasa dipadatkan.
Meski Season 1 sudah mengadaptasi hingga sebagian Bab 96, termasuk adegan Mihawk mengantar poster buronan Luffy ke Shanks, momen Topi Jerami tiba di Loguetown belum diperlihatkan.
Ada satu perubahan signifikan lainnya.
Momen kru Topi Jerami menghancurkan barel bersama-sama justru dijadikan penutup Season 1, padahal di manga adegan ini terjadi di Bab 100, setelah mereka berhasil lolos dari Loguetown.
Keputusan ini sempat membuat sebagian fans khawatir arc Loguetown akan dilewati dalam adaptasi live action.
Tapi ternyata kekhawatiran itu tidak perlu karena Season 2 dibuka dengan Loguetown.