Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Momen Brook Selamat dari Kematian di One Piece! Hampir Mati Lagi!
Momen Brook Hampir Mati di One Piece
  • Brook berkali-kali lolos dari kematian sejak kecil, mulai dari kelaparan di Kerajaan Esperia hingga salah tangkap oleh Angkatan Laut sebelum akhirnya diangkat ke lingkungan kerajaan.
  • Tragedi besar seperti insiden Esperia dan kehancuran Bajak Laut Rumbar membuat Brook kehilangan banyak hal, namun kekuatan Yomi Yomi no Mi memberinya kesempatan hidup kedua sebagai tengkorak hidup.
  • Dalam berbagai petualangan bersama Topi Jerami, Brook terus menghadapi bahaya mematikan—dari Ryuma, Kizaru, Big Mom, hingga Imu—namun selalu berhasil bertahan berkat keberanian dan sedikit keberuntungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Brook dikenal sebagai pendekar pedang sekaligus musisi Bajak Laut Topi Jerami yang telah hidup selama puluhan tahun berkat kekuatan Buah Iblisnya. Namun sebelum menjadi tengkorak yang ceria seperti sekarang, Brook berkali-kali berada di ambang kematian.

Menariknya, beberapa momen tersebut bahkan terjadi jauh sebelum ia menjadi bajak laut. Berikut delapan momen ketika Brook berhasil selamat dari maut di One Piece.

1. Selamat dari Kelaparan Saat Masih Kecil

Brook di Masa Kecilnya yang Miskin di One Piece Bab 1184

Brook lahir di Kerajaan Esperia dalam kondisi yang sangat miskin. Kehidupannya sejak kecil dipenuhi kesulitan hingga harus tinggal di tempat pembuangan sampah sambil membuat alat musik dari barang-barang bekas.

Keadaan tersebut jauh lebih tragis karena kedua orang tuanya serta adiknya meninggal akibat kelaparan. Brook menjadi satu-satunya anggota keluarganya yang berhasil bertahan hidup dari kemiskinan ekstrem tersebut.

Meski hidup serba kekurangan, Brook tetap mempertahankan semangatnya. Kecintaannya terhadap musik menjadi alasan ia terus bertahan hidup hingga akhirnya takdir membawanya bertemu Pangeran Reuven.

2. Selamat dari Salah Tangkap Angkatan Laut

Reuven dan Candelle menolong Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Saat masih kecil, Brook pernah mencoba mencuri bubuk kari dari kapal Angkatan Laut. Namun ia justru ditangkap karena dicurigai menjadi kurir operasi barang terlarang milik Keluarga Moulon.

Padahal Brook sama sekali tidak mengetahui apa yang dituduhkan kepadanya. Karena terus menyangkal, para prajurit Angkatan Laut justru semakin yakin bahwa ia menyembunyikan sesuatu dan bahkan berniat menghabisinya agar rahasia mereka tidak bocor.

Untungnya, Pangeran Reuven datang bersama pasukan Battle Convoy dan menyelamatkan Brook tepat waktu. Sejak saat itu, kehidupan Brook berubah total karena ia kemudian diangkat ke lingkungan kerajaan dan mendapat kesempatan bersekolah.

3. Selamat Setelah Ditusuk Shuri dalam Tragedi Esperia

Shuri menusuk Brook. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Puluhan tahun kemudian, Kerajaan Esperia mengalami tragedi besar yang berkaitan dengan Pemerintahan Dunia.

Dalam insiden tersebut, Shuri yang telah berada di bawah pengaruh kekuatan Imu menusuk kepala Brook menggunakan pedangnya. Serangan itu hampir merenggut nyawanya dan meninggalkan luka permanen di bagian kepala yang masih bisa dilihat hingga sekarang.

Meski berhasil selamat, Brook kehilangan hampir semua orang yang ia sayangi. Tragedi Esperia menjadi salah satu titik balik terbesar dalam hidupnya sebelum memulai perjalanan sebagai bajak laut.

4. Hidup Kembali Berkat Yomi Yomi no Mi

Brook (dok. Toei Animation/One Piece)

Momen paling ikonik tentu terjadi ketika Bajak Laut Rumbar musnah akibat serangan musuh yang menggunakan senjata beracun.

Brook ikut tewas bersama rekan-rekannya. Namun karena sebelumnya telah memakan Yomi Yomi no Mi, jiwanya berhasil kembali ke dunia orang hidup.

Sayangnya, Brook membutuhkan waktu lama untuk menemukan jasadnya. Saat akhirnya berhasil kembali, tubuhnya sudah tinggal kerangka, menjadikannya satu-satunya manusia tengkorak yang masih hidup di dunia One Piece.

5. Dua Kali Hampir Tewas Saat Menghadapi Ryuma

Brook vs Ryuma One Piece

Selama berkonflik di Thriller Bark karena bayangannya diambil Moria, Brook beberapa kali berhadapan dengan zombie Ryuma yang menggunakan bayangannya.

Pada pertemuan pertama, Brook kalah telak dan bahkan memilih kabur dari Ryuma demi keselamatannya. Setelah itu, ia kembali mencoba menantangnya saat Topi Jerami di Thriller Bark demi merebut kembali bayangannya, tetapi kembali mengalami kekalahan dan sekali lagi hampir mati oleh Ryuma.

Dua pertarungan tersebut memperlihatkan betapa besarnya perbedaan kekuatan mereka saat itu. Jika Ryuma berniat menghabisinya, Brook nyaris tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup.

6. Selamat dari Serangan Kizaru di Sabaody

Pacifista di Sabaody (dok. Toei Animation/One Piece)

Di Kepulauan Sabaody, Bajak Laut Topi Jerami menghadapi situasi yang hampir mustahil dimenangkan setelah Admiral Kizaru datang langsung ke sana dan secara cukup spesifik mengincar Generasi Terburuk dan krunya, termasuk Topi Jerami.

Borsalino (Kizaru), Pasifista, dan Sentomaru membuat seluruh kru berada di ambang kehancuran. Brook pun tidak mampu berbuat banyak menghadapi kekuatan luar biasa tersebut jika dia dan kru Topi Jerami menghadapi Kizaru langsung saat itu.

Beruntung, Bartholomew Kuma memindahkan seluruh anggota kru ke lokasi berbeda. Meski harus berpisah selama dua tahun, tindakan Kuma justru menyelamatkan nyawa mereka semua.

7. Selamat Setelah Berhadapan dengan Big Mom

Big Mom vs Brook One Piece

Di Whole Cake Island, Brook menjalankan salah satu misi paling berbahaya dalam hidupnya, yaitu menyusup untuk mendapatkan salinan Road Poneglyph.

Ia bahkan sempat bertarung sendirian melawan Charlotte Linlin alias Big Mom. Meski akhirnya kalah dan ditangkap, Brook berhasil bertahan hidup.

Yang lebih luar biasa, Brook ternyata sudah lebih dulu mendapatkan salinan Road Poneglyph sebelum tertangkap. Kontribusi tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar Bajak Laut Topi Jerami dalam perjalanan menuju Laugh Tale.

8. Shuri Menyelamatkan Brook dari Imu

Shuri dan Gunko di One Piece Bab 1183

Di Arc Elbaph, Brook akhirnya mengetahui bahwa Gunko sebenarnya adalah Putri Shuri yang pernah ia kenal puluhan tahun lalu.

Saat Imu mengambil alih tubuh Gunko, Brook tetap berusaha mendekatinya dan memanggil nama Shuri. Tindakan tersebut membangkitkan ingatan Shuri untuk sesaat hingga ia berhasil melepaskan ikatan Brook sambil memintanya segera melarikan diri.

Tak lama kemudian, Imu kembali menguasai tubuh Gunko dan langsung menyerang Brook. Jika Shuri tidak sempat mengambil alih tubuhnya walau hanya sesaat, Brook dan anggota Bajak Laut Topi Jerami lainnya kemungkinan besar akan berada dalam bahaya yang jauh lebih besar menghadapi kekuatan Imu.

Untuk orang yang pernah mati, Brook ternyata sering selamat dari maut, ya.

Editorial Team

Related Article