Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Hal Menarik dari Official Teaser 2 Cyberpunk Edgerunners 2!

4 Hal Menarik dari Official Teaser 2 Cyberpunk Edgerunners 2!
Weak Kingsley Cyberpunk Edgerunners 2. (Dok. Trigger, CD Projekt Red)
Intinya Sih
  • Teaser kedua Cyberpunk: Edgerunners 2 menampilkan filter VHS retro yang memperkuat nuansa brutal dan nostalgia, sekaligus mencerminkan karakter Roman Carax sebagai cinephile muda di dunia futuristik.
  • Tiga karakter utama—D, Weak Kingsley, dan Talia Yang—tidak pernah muncul bersama dalam satu adegan, memunculkan dugaan bahwa cerita mungkin bersifat semi-antologi dengan Roman sebagai penghubungnya.
  • Adegan glitch pada mata Weak Kingsley menimbulkan tanda bahaya cyberpsychosis, sementara Roman terus merekam kekacauan Night City tanpa henti, menggambarkan obsesinya terhadap realitas kelam kota tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sebelumnya kita sudah berkenalan dengan empat karakter utama Cyberpunk: Edgerunners 2.

Kini, official teaser 2 untuk anime garapan Studio Trigger tersebut sudah dirilis, dan videonya justru memunculkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Apa saja hal menarik yang bisa kita temukan dari teaser terbaru ini?

Table of Content

1. Filter VHS yang mencolok

1. Filter VHS yang mencolok

Dua karakter anime bergaya cyberpunk dengan efek visual VHS, salah satunya tampak terluka di dekat kendaraan terbuka.
Filter gaya VHS di Cyberpunk Edgerunners 2. (Dok. Trigger, CD Projekt Red)

Salah satu hal yang langsung menarik perhatian adalah penggunaan filter yang menyerupai kualitas rekaman VHS lawas.

Menariknya, filter ini pertama kali muncul ketika Roman Carax terlihat merekam seseorang yang mencoba menolong korban yang berlumuran darah. Karena itu, ada kemungkinan besar efek visual tersebut berasal dari kamera yang digunakan Roman.

Pilihan visual ini terasa cocok dengan karakter Roman sendiri, yang digambarkan sebagai seorang cinephile muda di dunia yang sudah meninggalkan film demi braindance.

Selain memberi nuansa retro yang mengingatkan pada anime era 1980-an hingga 1990-an, filter VHS ini juga membuat adegan-adegan brutal di teaser terasa semakin raw dan tidak nyaman untuk ditonton. Dan ya, teaser ini memang tidak segan menampilkan darah dan kekerasan.

2. D, Weak, dan Talia tidak pernah muncul dalam satu frame

Karakter anime berambut gelap dengan ekspresi serius dan wajah bercorak merah dari serial Cyberpunk Edgerunners 2.
D dari Cyberpunk Edgerunners 2. (Dok. Trigger, CD Projekt Red)

Sebelum teaser ini dirilis, banyak penggemar berasumsi bahwa D, Weak Kingsley, dan Talia Yang akan menjadi satu kru utama, mirip seperti kru Maine di Cyberpunk: Edgerunners pertama.

Namun ada hal yang cukup menarik.

Sepanjang teaser, ketiga karakter tersebut tidak pernah diperlihatkan berada dalam satu frame yang sama.

Benang merah yang paling jelas justru adalah Roman Carax yang tampaknya terus mengikuti dan merekam mereka.

Tentu saja masih mungkin mereka akan membentuk satu tim di dalam anime. Namun ada pula teori lain yang mulai bermunculan di kalangan penggemar.

Beberapa fans menduga bahwa Edgerunners 2 bisa saja mengambil pendekatan semi-antologi, dengan Roman menjadi penghubung yang mengikuti kisah berbagai karakter berbeda di Night City.

Untuk saat ini, semuanya masih sebatas spekulasi. Namun absennya interaksi langsung antara D, Weak, dan Talia di teaser jelas terasa menarik.

3. Weak berada di ambang cyberpsychosis?

Karakter anime dengan luka parah di wajah dan tubuh, mengenakan pakaian futuristik berwarna merah, hijau, dan abu-abu dalam gaya cyberpunk.
Weak Kingsley Cyberpunk Edgerunners 2. (Dok. Trigger, CD Projekt Red)

Ada satu momen singkat yang mungkin membuat sebagian fans merasa khawatir dengan nasib Weak Kingsley.

Dalam salah satu adegan, mata Weak terlihat mengalami glitch yang cukup mencolok. Bagi penggemar Cyberpunk, efek visual seperti ini sering dikaitkan dengan gejala cyberpsychosis.

Masalahnya, Weak juga tampak sebagai karakter yang menggunakan banyak cyberware. Ia adalah seorang veteran edgerunner yang pernah berada di puncak kejayaannya, sehingga bukan tidak mungkin tubuhnya sudah lama menanggung beban dari berbagai augmentasi.

Namun ada kemungkinan lain yang tidak kalah menarik.

Bagaimana jika Weak bukan sedang menuju cyberpsychosis, melainkan justru sudah pernah berada sangat dekat dengannya... lalu dia mengurangi penggunaan cyberware, membuat dirinya jadi lemah?

Jika benar, bisa saja statusnya sebagai sosok yang kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu bukan hanya akibat usia atau reputasi yang memudar, tetapi karena ia sengaja mengurangi penggunaan cyberware demi mempertahankan kewarasannya.

Apakah cyberpsychosis akan menjadi akhir dari kisah Weak? Atau justru alasan mengapa ia tidak lagi menjadi "King"?

4. Roman tidak pernah berhenti merekam

Roman Carax dari Cyberpunk Edgerunners 2 dengan ekspresi tegang memegang senjata di depan wajahnya di latar kota futuristik.
Roman Carax dari Cyberpunk Edgerunners 2. (Dok. Trigger, CD Projekt Red)

Deskripsi resmi Roman Carax berbunyi:

"Roman Carax adalah seorang cinephile muda yang memburu kisah-kisah nyata di kota yang telah meninggalkan film demi braindance. Terobsesi mengabadikan kebenaran, ia mengikuti kehidupan orang lain dari dekat. Namun ia segera menyadari bahwa, tidak seperti film-film yang ia cintai, cerita-cerita di Night City berjalan kacau, brutal, dan hampir tidak pernah berakhir dengan akhir yang bersih dan memuaskan."

Dan teaser ini benar-benar menegaskan sisi tersebut.

Di berbagai adegan, Roman terus terlihat membawa kameranya. Bahkan ketika situasi berubah menjadi sangat berbahaya.

Ada momen ketika D menghantamkan kepala seseorang ke dinding, dan Roman tetap merekam. Filter VHS yang muncul sepanjang video juga menangkap berbagai kejadian brutal, mulai dari ledakan kendaraan hingga korban yang tampaknya terkena serangan netrunning.

Salah satu adegan bahkan memperlihatkan seseorang terbakar, mengingatkan pada efek hack Overheat yang bisa digunakan pemain di Cyberpunk 2077.

Jika Roman memang terus mendokumentasikan kehidupan Night City dari dekat, maka ia tampaknya akan menyaksikan banyak hal mengerikan sepanjang cerita.

Pertanyaan besarnya adalah: apakah pengalaman tersebut akan mengguncang idealismenya?

Atau justru Night City perlahan akan mengubah Roman menjadi sosok yang sama rusaknya dengan orang-orang yang ia rekam?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More