Ah, Binks' Brew. Atau mungkin kamu lebih kenal sebagai Binks's Sake.
Versi lagu ini terdengar di One Piece Season 2 Netflix, episode 2.
Apa kamu mau lirik lagu Binks' Brew? Coba cek di bawah ini!

Ah, Binks' Brew. Atau mungkin kamu lebih kenal sebagai Binks's Sake.
Versi lagu ini terdengar di One Piece Season 2 Netflix, episode 2.
Apa kamu mau lirik lagu Binks' Brew? Coba cek di bawah ini!
Uniknya ada tiga sosok yang menyanyikan lagu ini dan semuanya menyanyikan bagian lagu berbeda.
Pertama, ini versi Rumbar Pirates.
"Gather up all of the crew
It's time to ship out Binks' brew."
The sea wind blows, to where who knows
The waves will be our guide
All across the ocean's tide
Rays of sunshine far and wide
Birds, they sing of cheerful things
In circles passing by
Yo ho! Yo ho ho ho ho!
Yo ho! Yo ho ho ho ho!"
Dan ini versi yang dinyanyikan Brook sendiri ke Laboon,
"Gather up all of the crew
It's time to ship out Binks' brew."
Sing a song and play along
For all the oceans wide
After all is said and done
You'll end up a skeleton
So spread your tale
From dawn till dusk
Upon these foamy seas!"
Dan ini versi yang kemudian Luffy nyanyikan untuk Laboon,
"Yo ho ho ho! Yo ho ho ho ho!
Yo ho ho ho! Yo ho ho ho ho!
Gather up all of the crew
It's time to ship out Binks' brew
Wave goodbye, but don't you cry
Our memories remain
Our days are but a passing dream
Everlasting though they seem
Beneath the moon we'll meet again
The wind's our lullaby"
Untuk versi translasi bahasa Indonesia, kamu bisa cek di bawah ini.
1. Versi Rumbar Pirates
Kumpulkan semua kru kita
Saatnya mengirim minuman Binks berlayar
Angin laut bertiup, entah menuju ke mana
Ombak akan menjadi penuntun kita
Menyusuri pasang surut samudra luas
Sinar mentari menyebar jauh ke segala arah
Burung-burung bernyanyi riang
Berputar-putar melintas di langit
Yo ho! Yo ho ho ho ho!
Yo ho! Yo ho ho ho ho!
2. Versi Brook untuk Laboon
Kumpulkan semua kru kita
Saatnya mengirim minuman Binks berlayar
Bernyanyilah dan ikutlah bermain
Di lautan yang begitu luas
Pada akhirnya, setelah semuanya usai
Kau akan menjadi kerangka juga
Jadi sebarkan kisahmu
Dari fajar hingga senja
Di atas lautan berbuih ini!
3. Versi Luffy untuk Laboon
Yo ho! Yo ho ho ho ho!
Yo ho! Yo ho ho ho ho!
Kumpulkan semua kru kita
Saatnya mengirim minuman Binks berlayar
Lambaikan selamat tinggal, jangan menangis
Kenangan kita akan tetap ada
Hari-hari kita hanyalah mimpi yang singkat
Meski terasa seakan abadi
Di bawah sinar bulan kita akan bertemu lagi
Angin menjadi lagu pengantar tidur kita
Menariknya, tiga bagian lagu ini terasa seperti menggambarkan tiga tahap berbeda dari kisah Rumbar Pirates.
Bagian yang dinyanyikan Rumbar Pirates terasa seperti perkenalan tentang filosofi mereka sebagai bajak laut. Liriknya bicara soal berlayar mengikuti ombak, sinar matahari, dan burung yang bernyanyi di langit. Nuansanya ceria dan bebas, menggambarkan kehidupan bajak laut yang penuh petualangan.
Bagian ini terasa seperti gambaran masa ketika Rumbar Pirates masih lengkap dan berlayar bersama Laboon. Dunia terasa luas dan penuh kemungkinan.
Bagian yang dinyanyikan Brook justru punya makna yang lebih tragis jika dipikirkan. Ada baris yang menyebut bahwa pada akhirnya semua orang akan menjadi kerangka.
Bagi pendengar biasa, ini mungkin terdengar seperti humor khas bajak laut. Namun bagi penonton yang tahu nasib Rumbar Pirates, lirik ini terasa seperti foreshadowing yang pahit: seluruh kru pada akhirnya memang mati, dan Brook benar-benar menjadi kerangka hidup.
Bagian yang dinyanyikan Luffy kemudian membawa nuansa yang berbeda lagi. Liriknya berbicara tentang kenangan yang tetap tinggal meski perpisahan terjadi, serta janji untuk bertemu kembali di bawah cahaya bulan.
Ini terasa sangat cocok dengan hubungan antara Laboon dan Rumbar Pirates. Meski mereka berpisah dan tragedi terjadi, kenangan mereka tetap hidup. Janji untuk bertemu kembali juga menjadi inti dari cerita Laboon, yang terus menunggu sahabat-sahabatnya di Reverse Mountain.
Jadi jika dilihat sebagai satu kesatuan, tiga bagian lagu ini seakan menggambarkan perjalanan lengkap kisah tersebut: petualangan yang ceria, tragedi yang pahit namun tak terhindarkan, dan harapan untuk bertemu kembali.