Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Ini Lirik Lagu Binks' Brew (Binks' Sake) Versi One Piece Season 2!
Martial T. Batchamen sebagai Brook. (Dok. Netflix/One Piece)
  • Lagu 'Binks' Brew' muncul di One Piece Season 2 Netflix episode 2, dibawakan dalam tiga versi oleh Rumbar Pirates, Brook, dan Luffy.
  • Setiap versi lagu menampilkan nuansa berbeda: Rumbar Pirates menggambarkan semangat berlayar, Brook membawa kesan tragis, dan Luffy menyampaikan pesan kenangan serta harapan pertemuan kembali.
  • Tiga bagian lagu ini membentuk alur emosional lengkap tentang petualangan, kehilangan, dan harapan yang mencerminkan kisah Rumbar Pirates dan Laboon.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ah, Binks' Brew. Atau mungkin kamu lebih kenal sebagai Binks's Sake.

Versi lagu ini terdengar di One Piece Season 2 Netflix, episode 2.

Apa kamu mau lirik lagu Binks' Brew? Coba cek di bawah ini!

1. Tiga bagian lagu

Uniknya ada tiga sosok yang menyanyikan lagu ini dan semuanya menyanyikan bagian lagu berbeda.

Pertama, ini versi Rumbar Pirates.

"Gather up all of the crew

It's time to ship out Binks' brew."

The sea wind blows, to where who knows

The waves will be our guide

All across the ocean's tide

Rays of sunshine far and wide

Birds, they sing of cheerful things

In circles passing by

Yo ho! Yo ho ho ho ho!

Yo ho! Yo ho ho ho ho!"

Dan ini versi yang dinyanyikan Brook sendiri ke Laboon,

"Gather up all of the crew

It's time to ship out Binks' brew."

Sing a song and play along

For all the oceans wide

After all is said and done

You'll end up a skeleton

So spread your tale

From dawn till dusk

Upon these foamy seas!"

Dan ini versi yang kemudian Luffy nyanyikan untuk Laboon,

"Yo ho ho ho! Yo ho ho ho ho!

Yo ho ho ho! Yo ho ho ho ho!

Gather up all of the crew

It's time to ship out Binks' brew

Wave goodbye, but don't you cry

Our memories remain

Our days are but a passing dream

Everlasting though they seem

Beneath the moon we'll meet again

The wind's our lullaby"

2. Translasi untuk ketiga versi lagu

Martial T. Batchamen sebagai Brook. (Dok. Netflix/One Piece)

Untuk versi translasi bahasa Indonesia, kamu bisa cek di bawah ini.

1. Versi Rumbar Pirates

Kumpulkan semua kru kita

Saatnya mengirim minuman Binks berlayar

Angin laut bertiup, entah menuju ke mana

Ombak akan menjadi penuntun kita

Menyusuri pasang surut samudra luas

Sinar mentari menyebar jauh ke segala arah

Burung-burung bernyanyi riang

Berputar-putar melintas di langit

Yo ho! Yo ho ho ho ho!

Yo ho! Yo ho ho ho ho!

2. Versi Brook untuk Laboon

Kumpulkan semua kru kita

Saatnya mengirim minuman Binks berlayar

Bernyanyilah dan ikutlah bermain

Di lautan yang begitu luas

Pada akhirnya, setelah semuanya usai

Kau akan menjadi kerangka juga

Jadi sebarkan kisahmu

Dari fajar hingga senja

Di atas lautan berbuih ini!

3. Versi Luffy untuk Laboon

Yo ho! Yo ho ho ho ho!

Yo ho! Yo ho ho ho ho!

Kumpulkan semua kru kita

Saatnya mengirim minuman Binks berlayar

Lambaikan selamat tinggal, jangan menangis

Kenangan kita akan tetap ada

Hari-hari kita hanyalah mimpi yang singkat

Meski terasa seakan abadi

Di bawah sinar bulan kita akan bertemu lagi

Angin menjadi lagu pengantar tidur kita

3. Makna ketiga versi lagu

Laboon yang sekarang sudah punya logo Topi Jerami (Dok. Netflix/ONE PIECE: Season 2)

Menariknya, tiga bagian lagu ini terasa seperti menggambarkan tiga tahap berbeda dari kisah Rumbar Pirates.

Bagian yang dinyanyikan Rumbar Pirates terasa seperti perkenalan tentang filosofi mereka sebagai bajak laut. Liriknya bicara soal berlayar mengikuti ombak, sinar matahari, dan burung yang bernyanyi di langit. Nuansanya ceria dan bebas, menggambarkan kehidupan bajak laut yang penuh petualangan.

Bagian ini terasa seperti gambaran masa ketika Rumbar Pirates masih lengkap dan berlayar bersama Laboon. Dunia terasa luas dan penuh kemungkinan.

Bagian yang dinyanyikan Brook justru punya makna yang lebih tragis jika dipikirkan. Ada baris yang menyebut bahwa pada akhirnya semua orang akan menjadi kerangka.

Bagi pendengar biasa, ini mungkin terdengar seperti humor khas bajak laut. Namun bagi penonton yang tahu nasib Rumbar Pirates, lirik ini terasa seperti foreshadowing yang pahit: seluruh kru pada akhirnya memang mati, dan Brook benar-benar menjadi kerangka hidup.

Bagian yang dinyanyikan Luffy kemudian membawa nuansa yang berbeda lagi. Liriknya berbicara tentang kenangan yang tetap tinggal meski perpisahan terjadi, serta janji untuk bertemu kembali di bawah cahaya bulan.

Ini terasa sangat cocok dengan hubungan antara Laboon dan Rumbar Pirates. Meski mereka berpisah dan tragedi terjadi, kenangan mereka tetap hidup. Janji untuk bertemu kembali juga menjadi inti dari cerita Laboon, yang terus menunggu sahabat-sahabatnya di Reverse Mountain.

Jadi jika dilihat sebagai satu kesatuan, tiga bagian lagu ini seakan menggambarkan perjalanan lengkap kisah tersebut: petualangan yang ceria, tragedi yang pahit namun tak terhindarkan, dan harapan untuk bertemu kembali.

Editorial Team