Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Tenryubito Takut dengan Sosok Dewa di One Piece? Ini Teorinya!

Kenapa Tenryubito Takut dengan Sosok Dewa di One Piece? Ini Teorinya!
Dewa Matahari Nika dan Dewa Hujan Zaza di One Piece
Intinya Sih
  • Bab 1182 One Piece menyoroti ketakutan Tenryubito terhadap sosok para Dewa seperti Nika dan Zaza yang dianggap berbahaya sejak kecil.
  • Pemerintahan Dunia diduga sengaja memanipulasi sejarah dan citra para Dewa agar terlihat menyeramkan demi menjaga kendali atas narasi dunia.
  • Keberadaan Dewa yang dipuja rakyat dianggap mengancam status ‘dewa palsu’ Tenryubito, karena bisa menggoyahkan legitimasi dan kekuasaan mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bab 1182 One Piece menghadirkan detail menarik soal bagaimana kaum Tenryubito memandang sosok “Dewa” dalam cerita dunia mereka.

Menariknya, bukan hanya Nika atau klan D. yang dianggap buruk, tapi juga sosok seperti Dewa Hujan Zaza. Ini menimbulkan teori bahwa Pemerintahan Dunia memang sengaja membuat figur-figur tertentu terlihat menyeramkan sejak kecil.

Kalau dibedah, ada beberapa kemungkinan kenapa Tenryubito begitu takut terhadap sosok para “Dewa” ini!

1. Ada kemungkinan dewa tadinya adalah musuh Imu

Nika-dan-Imu.jpg
Nika dan Imu di One Piece

Salah satu kemungkinan terbesar adalah para “Dewa” dalam legenda dunia One Piece dulunya memang berlawanan dengan Imu dan sekutunya.

Jika Nika diketahui menjadi simbol kebebasan dan perlawanan, bukan tidak mungkin sosok lain seperti Dewa Hujan Zaza juga pernah digunakan oleh pihak yang menentang sistem dunia saat ini.

Karena itu, Tenryubito sejak kecil diajarkan untuk takut atau membenci mereka. Dengan cara ini, figur-figur tersebut berubah dari simbol harapan menjadi “momok” dalam cerita yang diwariskan Pemerintahan Dunia.

Karena itu muncul teori D. berarti "Divine" atau "Deity."

2. Pemerintahan Dunia Sengaja Mengubah Narasi Sejarah

Dewa Hujan Zaza. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)
Dewa Hujan Zaza. (Dok. Shueisha, Eiichiro Oda/One Piece)

Kemungkinan lain, rasa takut Tenryubito terhadap sosok para Dewa sebenarnya hasil propaganda yang dibangun selama ratusan tahun.

Pemerintahan Dunia diketahui menghapus sejarah, menyensor informasi, dan mengendalikan narasi dunia. Karena itu, sangat mungkin mereka juga mengubah citra para “Dewa” menjadi sosok menakutkan agar tidak dipuja rakyat.

Dengan membuat generasi baru Tenryubito percaya bahwa figur seperti Nika atau Zaza adalah ancaman, Imu dan sekutunya bisa memastikan bahwa simbol-simbol perlawanan masa lalu tidak akan kembali menjadi harapan bagi dunia.

3. Para Dewa Bisa Jadi Simbol yang Mengancam Status “Dewa” Tenryubito

Tenryubito dari One Piece. (funimation.com/One Piece)
Tenryubito dari One Piece. (funimation.com/One Piece)

Kaum Tenryubito selama ini menganggap diri mereka sebagai “dewa” yang berada di atas manusia biasa.

Karena itu, keberadaan sosok lain yang juga disebut sebagai Dewa terutama yang dipuja rakyat atau dikaitkan dengan kebebasan, bisa menjadi ancaman besar bagi legitimasi mereka. Figur seperti Nika bukan hanya berbahaya karena kekuatannya, tapi juga karena mampu memberi harapan pada orang-orang tertindas.

Jika rakyat mulai lebih percaya pada simbol seperti Nika, Zaza, atau Dewa lain dibanding Tenryubito, maka posisi “dewa palsu” yang selama ini dibangun Pemerintahan Dunia bisa runtuh. Karena itu, rasa takut mereka kemungkinan bukan sekadar soal kekuatan, tapi juga soal kehilangan kendali atas dunia.

Nah menurutmu, kenapa Tenryubito takut dengan para sosok dewa ini?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Related Articles

See More