6 Kelompok yang Paling Siap Lawan Kesatria Dewa di One Piece!

- Bajak Laut Roger memiliki pengguna Haoshoku Haki tertinggi dan pengalaman melawan God’s Knight.
- Bajak Laut Rambut Merah memiliki pengetahuan internal tentang Kesatria Mary Geoise dan kekuatan tempur murni.
- Bajak Laut Topi Jerami memiliki anggota inti dengan potensi Haoshoku Haki tingkat dewa dan koneksi yang kuat dengan pengguna Haki Raja lainnya.
Kesatria Dewa (God’s Knight) di dunia One Piece bukanlah musuh biasa. Mereka memiliki kemampuan regenerasi yang nyaris tak terbatas, menjadikan pertarungan melawan mereka tak bisa dimenangkan oleh sejumlah kelompok. Dalam banyak kasus, para God’s Knight bahkan bisa membiarkan diri mereka dihantam berulang kali, menunggu lawan kelelahan sebelum membalas.
Masalahnya jelas: menjatuhkan mereka dengan cara konvensional hampir mustahil.
Sejauh ini, satu-satunya kelemahan yang benar-benar terasa efektif adalah serangan yang dilapisi Haoshoku Haki tingkat lanjut. Teknik ini terbukti mampu memperlambat regenerasi God’s Knight secara signifikan, dan membuka peluang untuk benar-benar menjatuhkan mereka, bukan sekadar menahan.
Dengan kondisi seperti ini, tidak semua pihak di dunia One Piece punya peluang yang sama. Hanya kelompok tertentu... dengan kombinasi kekuatan tempur, pengguna Haki Raja, dan pengalaman menghadapi ancaman level dewa, yang benar-benar siap menghadapi para Kesatria Dewa secara langsung.
Lalu, kelompok mana saja yang paling siap melawan God’s Knight?
Berikut beberapa kandidat terkuat yang punya peluang realistis untuk berdiri sejajar dengan mereka.
1. Sisa Bajak Laut Roger

Jika berbicara soal pihak yang sudah terbukti mampu menghadapi Kesatria Dewa, maka jawabannya nyaris pasti mengarah ke Bajak Laut Roger.
Fakta menariknya: kelompok ini bukan hanya sekali berurusan dengan God’s Knight. Di masa lalu, para Kesatria Dewa berulang kali mencoba merebut Shanks yang masih kecil, dan setiap kali itu terjadi, Bajak Laut Roger selalu memaksa mereka mundur dan memulangkan Shanks. Artinya, kru Roger sudah memahami ancaman dan mekanisme musuh ini sejak puluhan tahun lalu.
Tak mengherankan. Di puncak kejayaannya, Bajak Laut Roger memiliki setidaknya tiga pengguna Haoshoku Haki level tertinggi: Gol D. Roger, Scopper Gaban, dan Silvers Rayleigh.
Ini bukan sekadar jumlah, tapi kualitas. Tiga-tiganya bisa melapisi serangan mereka dengan Haki Raja!
Memang, Roger telah lama gugur. Namun Rayleigh dan Gaban masih hidup, meski usia mereka sudah lanjut. Dan yang terpenting, mereka tahu caranya melawan God’s Knight, bukan sekadar mengimbanginya.
Jika ke depan Gaban benar-benar mengumpulkan kembali sisa-sisa Bajak Laut Roger, seperti Rayleigh, Crocus, dan anggota lain yang diam-diam masih hidup, maka kelompok ini berpotensi menjadi mimpi buruk terburuk bagi para Kesatria Dewa.
2. Bajak Laut Rambut Merah

Jika ada kelompok bajak laut modern yang paling memahami musuh dari dalam, maka itu adalah Bajak Laut Rambut Merah.
Shanks bukan sekadar Yonko. Ia pernah kembali ke Mary Geoise dan bahkan menjabat sebagai Pedang Dewa, sebuah posisi yang tampaknya ia manfaatkan untuk mengumpulkan informasi dari jantung kekuasaan dunia. Dalam proses itu, Shanks diketahui memiliki kedekatan dengan saudara kembarnya, Figarland Shamrock, serta sempat dibanggakan secara terbuka oleh ayahnya, Figarland Garling.
Ini memberi Shanks satu keunggulan krusial yang hampir tak dimiliki siapa pun: pengetahuan internal tentang struktur, pola pikir, dan mekanisme kerja para Kesatria Mary Geoise, termasuk God’s Knight.
Keunggulan itu diperparah oleh kekuatan tempur murni. Shanks adalah salah satu pemilik Haoshoku Haki terkuat yang masih hidup, dengan kontrol dan tekanan yang mampu melumpuhkan lawan tanpa kontak fisik. Lebih jauh lagi, ada indikasi kuat bahwa anak buah intinya juga berada di level ekstrem, terutama Benn Beckman, yang kerap diduga memiliki potensi Haoshoku Haki sendiri.
Yang membuat Bajak Laut Rambut Merah terasa benar-benar berbahaya adalah reputasi mereka sebagai kelompok tanpa titik lemah mencolok. Tidak ada kru “beban”, tidak ada anggota yang jelas tertinggal jauh dari standar Yonko. Setiap individu inti terasa siap tempur di level tertinggi.
Dengan kombinasi informasi internal, Haoshoku Haki tingkat dewa, dan struktur kru yang solid, Bajak Laut Rambut Merah bukan hanya siap menghadapi Kesatria Dewa, mereka juga tampak sebagai salah satu dari sedikit pihak yang realistis untuk menantang Gorosei secara langsung.
3. Bajak Laut Topi Jerami

Berbeda dengan kelompok lain yang sudah siap sejak awal, Bajak Laut Topi Jerami justru berada dalam posisi dipaksa untuk siap melawan Kesatria Dewa.
Di Elbaph, realitas pahit itu terlihat jelas. Sebagian besar anggota Topi Jerami dihajar oleh God’s Knight tanpa mampu memberi perlawanan berarti, terutama karena mereka tidak memiliki Haoshoku Haki, satu-satunya faktor yang sejauh ini terbukti efektif untuk memperlambat regenerasi para Kesatria Dewa.
Namun Topi Jerami bukan tanpa harapan.
Di inti kru, Monkey D. Luffy jelas memiliki Haoshoku Haki tingkat tertinggi. Roronoa Zoro juga sudah membuktikan kemampuannya melapisi serangan dengan Haki Raja. Sementara itu, Sanji kerap dianggap fans sebagai kandidat kuat berikutnya, bukan tanpa alasan, mengingat tekanan dan evolusi yang terus ia alami.
Petunjuk paling penting datang dari Scopper Gaban di bab 1152. Ia secara eksplisit mendorong Luffy untuk memikirkan ulang cara menggunakan Hakinya, sembari menegaskan satu hal krusial: Kesatria Dewa tidak benar-benar abadi. Ini bukan sekadar nasihat, melainkan petunjuk kuat dari orang yang pernah mengalahkan Kesatria Dewa untuk kemenangan di masa depan.
Begitu Bajak Laut Topi Jerami memahami bagaimana cara melawan God’s Knight, mereka justru berpotensi menjadi jauh lebih berbahaya dibanding kelompok lai karena jaringan koneksi mereka.
Topi Jerami memiliki hubungan dekat dengan para pengguna Haoshoku Haki: Boa Hancock, Yamato, dan kini Loki dari Elbaph.
Jika konflik memuncak dan bantuan diminta, Bajak Laut Topi Jerami bisa mendadak berubah dari satu kru Yonko menjadi poros aliansi pengguna Haki Raja, kekuatan yang cukup untuk menghajar bukan hanya Kesatria Dewa, tetapi juga Gorosei, bahkan Imu itu sendiri.
Dan semua itu belum memperhitungkan faktor paling menakutkan: kekuatan Nika Luffy.
Sebagai kapten dengan kekuatan yang secara eksplisit ditakuti potensinya oleh Imu, Luffy bukan hanya ancaman fisik, ia adalah ancaman eksistensial bagi tatanan dunia lama. Jika Topi Jerami benar-benar matang di Elbaph, mereka tak lagi sekadar siap melawan Kesatria Dewa.
Mereka bisa menjadi awal dari akhir kekuasaan Imu.
4. Bajak Laut Kurohige

Di atas kertas, Bajak Laut Kurohige tampak sebagai kandidat yang aneh untuk daftar ini. Hingga saat ini, tidak satu pun anggotanya yang secara jelas diperlihatkan memiliki Haoshoku Haki. Bahkan Kuzan, mantan admiral yang kini bergabung, juga tidak pernah ditunjukkan memiliki Haki Raja.
Namun alasan mereka masuk daftar ini bukan karena kekuatan langsung, melainkan karena kapten mereka.
Marshall D. Teach adalah sosok yang terasa selalu bermain jangka panjang. Ia bukan tipe yang menyerang secara frontal. Teach lebih suka mencari celah, mengeksploitasi kelemahan, dan membiarkan musuh runtuh dari dalam.
Indikasi berbahaya itu terlihat jelas di Egghead Arc. Saat Catarina Devon menyentuh kaki Jaygarcia Saturn dalam wujud hybrid laba-labanya, momen tersebut terasa jauh dari kebetulan. Mengingat kemampuan Devon sebagai peniru wujud, kuat dugaan bahwa ia sedang mengkopi penampilan Saturn untuk digunakan di kemudian hari.
Jika benar, maka Bajak Laut Kurohige mungkin tidak berniat melawan Kesatria Dewa dengan kekuatan, melainkan dengan penyamaran, manipulasi, dan infiltrasi, cara paling berbahaya untuk menghadapi entitas yang bergantung pada struktur dan hierarki absolut.
Motif personal juga tidak bisa diabaikan. Figarland Garling adalah pembunuh Rocks D. Xebec di God Valley! Target utama Kurohige atas luka batin masa kecilnya sejak awal mungkin Tenryuubito
Singkatnya, Bajak Laut Kurohige mungkin tidak punya Haki Raja. Tapi mereka punya sesuatu yang sama berbahayanya: kesabaran, kecerdikan, dan kesediaan untuk mengotori tangan demi menjatuhkan “dewa.”
Dan dalam perang melawan Kesatria Dewa, itu bisa jadi senjata paling mematikan.
5. Cross Guild

Sekilas, Cross Guild tampak mirip dengan Bajak Laut Kurohige: belum ada satu pun anggotanya yang secara eksplisit dikonfirmasi memiliki Haoshoku Haki. Namun menilai Cross Guild hanya dari itu jelas keliru, karena kekuatan mereka tidak bertumpu pada satu faktor saja.
Kelompok ini berbahaya karena kombinasi tiga elemen yang nyaris mustahil diremehkan:
Pertama, Crocodile. Ia adalah otak strategis yang terbukti mampu membangun organisasi kriminal berskala nasional hingga global. Crocodile paham betul bagaimana memanfaatkan kekacauan, ketakutan, dan celah kekuasaan, hal-hal yang sangat relevan ketika dunia mulai berhadapan langsung dengan entitas seperti Kesatria Dewa.
Kedua, Dracule Mihawk. Dari sisi kekuatan tempur murni, Mihawk adalah aset luar biasa. Ia pernah mengimbangi Shanks, dan hingga kini masih menjadi sosok paling masuk akal di Cross Guild untuk memiliki Haoshoku Haki, meski belum dikonfirmasi. Jika Cross Guild butuh seseorang untuk benar-benar berdiri di depan God’s Knight, Mihawk adalah kandidat utamanya.
Ketiga, dan ini yang paling tak terduga, Buggy.
Buggy memiliki sesuatu yang tidak bisa dihitung dengan angka: keberuntungan absurd. Berulang kali ia selamat, naik pangkat, dan bahkan dipuja sebagai figur besar bukan karena rencana matang, melainkan karena rangkaian kebetulan yang terus berpihak padanya. Dan dalam dunia One Piece, keberuntungan semacam ini sering kali sama mematikannya dengan kekuatan.
Menariknya, Cross Guild tidak pernah berniat serius terlibat dalam perebutan One Piece sejak awal. Namun justru Buggy, yang dulu meninggalkan mimpinya, kini memanfaatkan momentum untuk menghidupkan kembali ambisi masa kecilnya: menjadi Raja Bajak Laut.
Inilah yang membuat Cross Guild sangat berbahaya.
Motivasi mereka tidak lurus, tidak ideologis seperti Pasukan Revolusioner, tidak personal seperti Topi Jerami, dan tidak terstruktur seperti Bajak Laut Kurohige. Mereka bergerak berdasarkan kepentingan, peluang, dan ego,. kombinasi yang menjadikan mereka wild card sejati dalam perang besar yang akan datang.
Dalam konflik melawan Kesatria Dewa, Cross Guild mungkin bukan yang paling siap secara teori. Tapi mereka adalah kelompok yang paling sulit diprediksi.
6. Pasukan Revolusioner
Pasukan Revolusioner adalah pihak yang paling mungkin tabrakan dengan Kesatria Dewa karena misi mereka menghancurkan Tenryuubito, yang selama ini mengendalikan Pemerintah Dunia.
Bahkan mereka sudah melakukan aksi nyata untuk menyakiti Mary Geoise: menyabotase pasokan makanan ke sana. Terakhir terdengar Mary Geoise jadi ada krisis pangan.
Yang jadi masalah memang bahkan Sabo, orang nomor dua di kelompok, tidak terlihat punya Haki Raja.
Tapi Monkey D. Dragon, ayah Luffy dan putra Garp, bisa jadi punya Haki Raja ini karena faktor darah keluarga Monkeynya. Dan dia mungkin sudah lama memikirkan solusi untuk menjatuhkan Kesatria Dewa.

















