Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

10 Makna Nama Jurus Khas Kru Topi Jerami di One Piece! Unik Semua!

10 Makna Nama Jurus Khas Kru Topi Jerami di One Piece! Unik Semua!
Nama jurus khas kru Topi Jerami di One Piece
Intinya Sih
  • Artikel membahas pola penamaan jurus kru Topi Jerami di One Piece yang mencerminkan identitas, latar budaya, dan gaya bertarung masing-masing karakter secara konsisten sejak awal seri.
  • Setiap anggota memiliki tema bahasa unik: Luffy dengan istilah senjata, Zoro dengan spiritual Jepang, Nami dengan meteorologi, Sanji memakai Prancis kuliner, hingga Franky bergaya Barat teknologis.
  • Pemilihan kata seperti “Tempo”, “Fleur”, atau “Point” menunjukkan makna fungsional dan simbolik yang memperkuat karakterisasi serta keunikan tiap kru dalam dunia One Piece.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Salah satu hal yang bikin One Piece terasa unik bukan cuma pertarungannya yang bombastis, tapi juga cara Eiichiro Oda menamai jurus-jurus setiap karakter. Nama teknik mereka hampir selalu punya pola bahasa tertentu, ada yang pakai istilah Barat, Prancis, Italia, Jepang klasik, sampai istilah musik dan militer.

Semua itu bukan kebetulan, melainkan bagian dari identitas masing-masing kru Topi Jerami.

Menariknya, pola penamaan jurus ini konsisten sejak awal seri. Setiap anggota Topi Jerami punya “tema bahasa” dan konsep yang melekat pada gaya bertarung mereka. Apa saja itu? Simak berikut ini arti nama jurus khas kru Topi Jerami!

1. Luffy - Gomu Gomu dan nama senjata atau hewan

Gomu Gomu no Pistol (dok. Toei Animation/One Piece)
Gomu Gomu no Pistol (dok. Toei Animation/One Piece)

Semua teknik Luffy selalu diawali dengan “Gomu Gomu no…”. Gomu (ゴム) berarti karet dalam bahasa Jepang. Jadi “Gomu Gomu no Pistol” secara harfiah berarti “Pistol Karet”. Ini konsisten dengan kekuatan Buah Iblisnya yang membuat tubuhnya elastis seperti karet.

Menariknya, Luffy menggabungkan konsep karet dengan nama-nama senjata atau benda berat seperti “Pistol”, “Bazooka”, “Gatling”, dan lain-lain. Ini bukan sekadar gaya, tapi cara Oda menggambarkan bentuk dan fungsi serangan tersebut. Pistol = satu pukulan lurus. Gatling = pukulan bertubi-tubi. Bazooka = dua tangan sekaligus.

Di fase lanjut seperti Gear 4 dan Gear 5, Luffy mulai memakai istilah nawa hewan seperti “Kong Gun” atau “Black Mamba" dan banyak lainnya.

2. Zoro - Jumlah pedang dan nama spiritual

Jurus Santoryu dari anime One Piece (1999) (dok. Toei Animation)
Jurus Santoryu dari anime One Piece (1999) (dok. Toei Animation)

Zoro selalu membuka tekniknya dengan jumlah pedang yang ia gunakan seperti Ittoryu (Satu Pedang), Nitoryu (Dua Pedang), dan yang paling ikonik Santoryu (Tiga Pedang). “-ryu” (流) berarti aliran atau gaya, jadi ini benar-benar penamaan aliran bertarung.

Nama jurusnya sering memakai istilah Buddhis atau angka filosofis seperti “Sanzen Sekai” (Tiga Ribu Dunia) dan “Asura”. “Asura” sendiri berasal dari mitologi Buddhis/Hindu sebagai makhluk perang berkepala banyak, sesuai manifestasi aura Zoro.

Selain itu, beberapa teknik seperti “Tatsumaki” berarti tornado naga. Oda sering memasukkan unsur mitologi dan spiritualitas Jepang dalam nama serangan Zoro, mempertegas karakternya sebagai pendekar klasik.

3. Nami - Tempo berarti cuaca dan nama meteorologi

Screenshot_2025-04-21-09-31-35-643_com.android.chrome-edit.jpg
Thunder Shark Tempo Nami (Shueisha/One Piece)

Semua teknik Nami menggunakan kata “Tempo” seperti “Thunderbolt Tempo” atau “Rain Tempo”. Tempo dalam konteks ini berasal dari bahasa Italia/Spanyol yang berarti cuaca.

Ini sangat relevan karena Clima-Tact miliknya memang memanipulasi fenomena cuaca seperti petir, angin, kabut, hujan. Nama-nama serangannya selalu merepresentasikan efek meteorologi yang ia ciptakan.

Penamaan ini juga mempertegas perannya sebagai navigator dan ahli cuaca di kru Topi Jerami.

4. Usopp - Hissatsu berarti jurus pamungkas dan bintang

Usopp (dok. Toei Animation/One Piece)
Usopp (dok. Toei Animation/One Piece)

Usopp sering memakai kata “Hissatsu” (必殺) di awal nama jurusnya. Secara harfiah berarti “serangan pamungkas”, seakan menandakan kalau semua teknik dan serangan Usopp adalah jurus pamungkasnya.

Ini ironis sekaligus lucu, karena Usopp sering membesar-besarkan serangannya. Namun dalam banyak momen krusial, serangan jarak jauhnya memang menentukan hasil pertarungan. Nama tekniknya juga sering panjang dan teatrikal, mencerminkan sifatnya sebagai pendongeng.

Selain itu banyak nama teknik Usopp yang diakhiri dengan "Boshi" yang berarti bintang.

5. Sanji - Bahasa Perancis dan nama dunia kuliner

Diable Jambe Sanji. Dok. Toei Animation
Diable Jambe Sanji. Dok. Toei Animation

Sanji konsisten memakai istilah Prancis seperti “Diable Jambe” (Kaki Iblis), “Flambage”, “Collier”, “Poêle”. Hampir semuanya istilah dalam dunia kuliner.

Ini bukan kebetulan. Sanji adalah koki, dan citra elegan serta romantisnya sangat cocok dengan bahasa Prancis yang identik dengan fine dining yang sangat melekat dengan citra sang koki dari Topi Jerami ini.

Chopper dalam wujud Monster Point di Enies Lobby
Chopper dalam wujud Monster Point (dok. Toei Animation/One Piece)

Chopper menamai transformasinya dengan istilah “Point” yang beberapa contohnya seperti Walk Point, Heavy Point, Brain Point, Guard Point, Monster Point, dan banyak lainnya.

Dalam dunia sains, istilah point sering merujuk pada titik kritis atau ambang batas di mana suatu zat berubah fase, seperti boiling point (titik didih) atau freezing point (titik beku). Dengan menamai jurusnya demikian, Chopper memosisikan setiap transformasinya bukan sekadar perubahan wujud fisik biasa, melainkan sebuah stabilitas biologis yang ia kendalikan secara presisi untuk mencapai hasil tertentu dalam pertempuran.

Selain itu, dari sisi bahasa, "Point" menggambarkan spesialisasi fungsi atau titik fokus utama dari modifikasi tubuhnya. Alih-alih menggunakan kata Form atau Shape yang hanya bermakna "bentuk luar", kata Point lebih menekankan pada aspek fungsionalitas seperti Heavy Point yang menjadi titik tumpu kekuatan otot, atau Brain Point yang menjadi titik pusat kecerdasannya.

7. Robin - Fleur berarti bunga, dari nama Buah Iblisnya

kekuatan Hana Hana no Mi (dok. Toei Animation/One Piece)
kekuatan Hana Hana no Mi (dok. Toei Animation/One Piece)

Robin selalu menggunakan kata “Fleur” (bunga dalam bahasa Prancis atau Spanyol), seperti “Seis Fleur”, “Cien Fleur”, selain itu dia juga menggunakan bahasa Itali (dan Spanish) seperti “Gigantesco Mano” yang artinya tangan besar.

Karena kekuatannya Hana Hana no Mi yang berarti Buah Bunga-Bunga maka penamaan jurusnya cocok. Selain itu angka dalam bahasa Spanyol seperti “Cien” (100) menunjukkan jumlah anggota tubuh yang ia munculkan. Jadi namanya benar-benar deskriptif.

8. Franky - Penamaan bahasa Inggris dan barat

Franky salah satu tukang kapal terbaik di One Piece
Franky (dok. Toei Animation/One Piece)

Franky punya pola penamaan jurus yang sangat konsisten dengan citranya sebagai cyborg nyentrik yang terinspirasi budaya Amerika. Banyak tekniknya memakai bahasa Inggris seperti “Strong Right”, “Radical Beam”, atau “Weapons Left”. Nama-nama ini terdengar seperti sistem persenjataan militer atau fitur robot modern, menegaskan bahwa tubuh Franky memang diperlakukan sebagai mesin tempur.

Namun yang menarik, tidak semua namanya murni Inggris. Salah satu teknik paling ikoniknya adalah “Coup de Vent”. Dalam bahasa Prancis, coup de vent berarti “hembusan angin kencang” atau “tiupan badai”. Secara fungsi, jurus ini memang melepaskan semburan udara bertekanan tinggi dari tangannya. Oda sengaja memilih istilah Prancis agar terdengar elegan sekaligus teknis, berbeda dari sekadar “Air Blast”.

Franky juga konsisten menggunakan kata-kata seperti “BF-37”, “General Franky”, atau sistem numerik lain yang memberi kesan produk industri. Ini sesuai dengan latar belakangnya sebagai shipwright dan ilmuwan jalanan yang membangun tubuhnya sendiri.

9. Brook - Nama lagu, tarian, dan bahasa Perancis

Brook dengan Soul Solid. (Toei Animation/One Piece)
Brook dengan Soul Solid. (Toei Animation/One Piece)

Sebagai musisi kru, Brook punya pola penamaan jurus yang unik karena sering menggabungkan istilah musik, tarian, dan bahasa Prancis. Contohnya “Party Music”, “Lullaby Parry”, atau teknik pedangnya yang memakai istilah Barat klasik.

Beberapa tekniknya juga mengandung unsur tarian atau musik Eropa yang dipadu dengan nama dari bahasa Perancis, menciptakan kesan bahwa pertarungannya adalah sebuah pertunjukan.

10. Jinbe - Teknik-teknik Gyojin Karate dan unsur laut

Jinbe menggunakan Karate Manusia Ikan. (dok. Toei Animation/One Piece)
Jinbe menggunakan Karate Manusia Ikan. (dok. Toei Animation/One Piece)

Berbeda dari anggota kru lain yang memakai bahasa Barat, Jinbe lebih konsisten menggunakan istilah Jepang klasik seperti “Gyojin Karate” dan “Gyojin Jujutsu”. Gyojin berarti manusia ikan, sehingga nama tekniknya langsung menegaskan identitas ras dan teknik karakter dari bangsanya.

Teknik seperti “Kairyu Ipponzeoi” secara harfiah berarti “Lemparan Arus Laut”. Kai berarti laut, ryu berarti arus atau naga (tergantung kanji), dan ipponzeoi adalah teknik bantingan dalam judo. Nama ini menggunakan unsur laut dan air.

Jinbe juga sering menyebut tekniknya dengan struktur formal seperti aliran bela diri sungguhan. Ini mencerminkan karakternya yang paling disiplin dan matang di kru Topi Jerami.

Nah itu dia makna nama jurus khas kru Topi Jerami, bagaimana menurutmu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Ramadhan
EditorDimas Ramadhan
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More