Bagaimana Nasib Sasaki Setelah Culling Game Jujutsu Kaisen?

- Kenjaku membebaskan Setsuko Sasaki dari barrier Culling Game di Tokyo, bahkan sempat berterima kasih karena hubungannya dengan Yuji Itadori sebelum mengeluarkannya dari area terlarang.
- Sasaki selamat karena bukan peserta Culling Game; ia tidak memiliki teknik kutukan maupun kontrak partisipasi sehingga terbebas dari aturan dan risiko permainan mematikan tersebut.
- Setelah evakuasi, Sasaki tidak muncul lagi hingga akhir cerita, menandakan ia hidup normal sebagai warga sipil di luar dunia kutukan dan konflik Jujutsu Kaisen.
Arc Culling Game dalam Jujutsu Kaisen menghadirkan kekacauan besar yang mengubah nasib banyak karakter, baik penyihir maupun warga sipil biasa.
Di tengah konflik brutal antar pemain dan manipulasi mengerikan dari Kenjakur, ada satu karakter yang sempat muncul di awal cerita lalu tak dijelaskan lagi, Setsuko Sasaki, teman Yuji bersama Takeshi di sekolah sebelumnya.
Bagaimana nasib Sasaki setelah Culling Game? Ini jawabannya!
1. Kenjaku membebaskan Sasaki dari Culling Game

Di dalam salah satu barrier Tokyo selama Culling Game berlangsung, Sasaki yang saat itu berada di dalam distrik terisolasi terbangun di tengah malam oleh Kenjaku. Situasinya membingungkan, karena barrier tersebut dipenuhi energi kutukan dan menjadi arena pertarungan mematikan antar pemain Culling Game. Namun alih-alih menyerangnya, Kenjaku justru menawarkan kesempatan untuk meninggalkan distrik tersebut.
Dalam kondisi setengah sadar dan kebingungan, Sasaki mengikuti arahan Kenjaku. Yang menarik, Kenjaku bahkan sempat mengucapkan terima kasih padanya karena telah “bergaul dengan putranya.” Kalimat ini merujuk pada hubungannya dengan Yuji Itadori di awal cerita, sekaligus menjadi pengingat bahwa Kenjaku adalah dalang di balik kelahiran Yuji, bahkan secara teknis ibunya.
Setelah keluar dari barrier, Sasaki benar-benar terbangun dan menyadari situasi aneh yang baru saja dialaminya. Ia berdiri di luar area terlarang bersama Takeshi, menatap barrier hitam raksasa yang menyelimuti kota. Momen ini secara implisit menegaskan bahwa ia telah dievakuasi dengan selamat sebelum konflik di dalam barrier mencapai puncaknya.
2. Karena bukan peserta, Sasaki selamat

Salah satu faktor penting yang menyelamatkan Sasaki adalah fakta bahwa ia bukan pemain Culling Game. Dalam aturan yang dirancang oleh Kenjaku, hanya individu yang telah diberi tanda atau diaktifkan sebagai pemain yang wajib berpartisipasi dalam permainan mematikan tersebut.
Sebagai warga sipil biasa, Sasaki tidak memiliki teknik kutukan maupun kontrak partisipasi. Artinya, ia tidak terikat oleh sistem poin, batas waktu pembunuhan, ataupun risiko eksekusi otomatis akibat pelanggaran aturan. Hal ini membedakannya dari karakter-karakter seperti Yuji dan Megumi yang harus bertarung demi bertahan hidup.
Karena bukan peserta Culling Game, Sasaki (dan Takeshi) selamat.
3. Sasaki tak pernah muncul lagi sampai serinya tamat

Setelah adegan evakuasi tersebut, Sasaki memang tidak pernah muncul lagi dalam cerita Jujutsu Kaisen. Tidak ada panel lanjutan yang memperlihatkan kehidupannya, tidak ada dialog tambahan, dan namanya pun nyaris tak disebut kembali dalam konflik besar setelahnya.
Namun justru karena itulah dapat disimpulkan bahwa ia selamat dari Culling Game. Tidak ada indikasi kematian, tidak ada laporan korban yang menyebut dirinya, dan ia secara eksplisit telah dikeluarkan dari barrier sebelum eskalasi paling brutal terjadi.
Kemungkinan besar, Sasaki masih hidup hingga akhir cerita Jujutsu Kaisen. Ia kembali menjalani kehidupan normal sebagai warga sipil, jauh dari dunia kutukan dan Jujutsu. Meski perannya kecil, keberadaannya menjadi pengingat akan masa-masa awal Yuji sebagai siswa bahkan salah satu yang membuat Yuji mengenal dunia Jujutsu, bagaimana menurutmu?



![[QUIZ] Kamu Mirip Villain Siapa di Jujutsu Kaisen? Cek di Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20260220/upload_8460f56fa289fa173652b1e9f94202c1_25d547c3-b15f-4864-89b5-72be3f051e5b.png)














