Di bab 1175, Luffy memperlihatkan teknik baru: Gomu Gomu no Dawn Thor Rifle.
Bukan cuma keren dari nama, jurus ini juga menunjukkan perkembangan Gear 5 yang makin liar dan fleksibel.
Apa saja yang menarik dari serangan ini?

Di bab 1175, Luffy memperlihatkan teknik baru: Gomu Gomu no Dawn Thor Rifle.
Bukan cuma keren dari nama, jurus ini juga menunjukkan perkembangan Gear 5 yang makin liar dan fleksibel.
Apa saja yang menarik dari serangan ini?
Luffy sebenarnya sudah lama punya serangan bernuansa petir.
Ia pernah memakai Gomu Gomu no Thor Elephant Gun saat melawan Don Chinjao. Di versi anime, efek listriknya bahkan lebih terasa.
Tapi waktu itu efek petir masih terasa seperti efek visual atau imaji kekuatan.
Sekarang beda.
Kali ini... dia beneran pakai petir untuk memperkuat tinjunya.
Sejak melawan Kaido di Onigashima, kita tahu Luffy bisa meraih petir dari langit.
Namun dulu ia hanya melemparkannya.
Di bab 1175, Luffy melakukan sesuatu yang lebih gila: Ia menggabungkan petir itu langsung ke dalam tinjunya.
Hasilnya?
Sommers dihantam pukulan raksasa yang mengandung:
Daya hancur fisik Gear 5
Petir asli
Kemungkinan besar lapisan Busoshoku dan Haoshoku Haki
Ini bukan cuma pukulan listrik. Ini pukulan dewa yang diperkuat petir.
Secara mekanik, Dawn Thor Rifle masih mengikuti konsep klasik teknik Rifle, Lengan diputar-putar, diregangkan, lalu dilepaskan dalam satu jotosan arak dekat.
Mirip seperti Gomu Gomu no Rifle versi awal.
Lucunya?
Teknik Rifle dulu dipakai Luffy untuk melawan Enel, manusia petir.
Sekarang justru ia memakai varian listrik sungguhan ke Rifle.
Dari kebal listrik… jadi pengguna listrik.
Sebelum memukul, Luffy sempat melakukan gesture seperti membidik target.
Apakah ini cuma gimmick kartun khas Gear 5?
Mungkin.
Tapi serangannya memang beneran akhirnya kena presisi.
Secara tematis ini juga terasa seperti Luffy membidik sebelum menembakkan senapan (rifle).
Saat menggunakan jurus ini, Luffy sedang dalam mode Gigant.
Perhatikan saja ketika Luffy meraih petir dan hendak menyerang Sommers. Perbedaan ukurannya terasa.
Artinya ukuran tinjunya memang sedang besar dan logikanya energi kinetiknya jauh lebih besar.
Efek jurus ini brutal.
Kepala Sommers sempat hancur, gigi berterbangan.
Kalau saja ini diluncurkan ke musuh normal ini akan terasa overkill.
Namun Sommers itu begitu menjijikkan hingga ini malah terasa memuaskan.