Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
For
You

Apakah Gear 4 Luffy Sudah Merupakan Awakening Nika di One Piece?

busoshoku haki.jpg
Busoshoku Haki Gear 4 One Piece
Intinya sih...
  • Asap "Hagoromo" Gear 4 Biasanya Terlihat Transparan
  • Hagoromo Gear 5 Jauh Lebih Jelas dan "Berwujud"
  • Gear 4: Satu Langkah Sebelum Awakening
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Seiring berjalannya cerita One Piece, kita mulai ngeh sama satu detail visual penting yang menandai Awakening Zoan tingkat tinggi: asap menyerupai hagoromo (selendang khayangan) figur dewata Jepang yang melingkari tubuh penggunanya. Warna asap ini bisa putih maupun gelap, tergantung konteks dan karakter.

Ciri ini terlihat jelas pada Zoan Awakening regule maupun, Zoan Mythical tingkat tinggi.

Namun di sinilah muncul pertanyaan menarik.

Bukankah Luffy sudah memiliki “asap hagoromo” sejak Gear 4?

Dalam wujud Boundman, Snakeman, hingga Tankman, tubuh Luffy selalu diselimuti asap. Bahkan Gear 4 itu terlihat lebih dewa sementara Gear 5 kesannya kartun. Jika hagoromo adalah penanda Awakening Zoan… lalu apa sebenarnya Gear 4 itu? Apa Gear 4 itu sendiri Awakening?

Inilah teori dan analisis saya soal Gear 4 Luffy dan hubungannya dengan Awakening Nika.

1. Asap “Hagoromo” Gear 4 Biasanya Terlihat Transparan

cuplikan Luffy membuka Gear 4 di arc Dressrosa (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)
cuplikan Luffy membuka Gear 4 di arc Dressrosa (dok. Eiichiro Oda, Toei Animation/One Piece)

Salah satu keunikan Gear 4 yang sering luput dari perhatian adalah sifat asapnya.

Ini memang paling terasa di versi anime, tapi di manga pun petunjuknya tetap ada: asap yang menyelimuti tubuh Gear 4 cenderung transparan, benar-benar berfungsi seperti asap biasa, bukan entitas visual yang “padat”.

Dalam wujud Boundman maupun Snakeman, kamu masih bisa melihat lengan Monkey D. Luffy di balik asap misalnya, jadi ada kesan bahwa asap itu tidak menutupi wujud fisik Luffy, hanya mengelilinginya.

Dengan kata lain, asap Gear 4 terlihat ringan, sedikit tembus pandang, dan terasa seperti produk mekanis dari teknik tempur, bukan simbol transformasi penuh.

Bagaimana dengan Gear 5?

Di Gear 5, “asap” atau hagoromo tidak lagi terasa seperti asap biasa. Ia tampak lebih padat dan solid, dan secara visual menjadi bagian dari identitas wujud tersebut, bukan sekadar efek.

Perbedaan ini kecil, tapi penting.

Dan dari sini, kita mulai melihat petunjuk bahwa Gear 4, meski terlihat “dewata”, belum sepenuhnya berada di ranah Awakening Zoan.

Gear 5 Nika
Gear 5 Nika

2. Hagoromo Gear 5 Jauh Lebih Jelas dan “Berwujud”

Nika luffy gear 5.jpg
Luffy Gear 5 Nika (One Piece)

Berbeda dengan Gear 4, hagoromo di Gear 5 milik Monkey D. Luffy benar-benar terasa sebagai hagoromo, bukan sekadar asap yang kebetulan membentuk siluet hagoromo.

Dalam Gear 5, Luffy tampak mengenakan hagoromo putih yang bentuknya konsisten, tebal, dan menyerupai awan. Visualnya tidak lagi ambigu. Ini bukan efek samping dari teknik atau tekanan tubuh, melainkan bagian utuh dari wujud transformasi itu sendiri.

Alih-alih “dikelilingi asap”, Luffy di Gear 5 terlihat seperti: memakai selendang khayangan, dengan hagoromo yang menyatu dengan kostumnya.

Dan di sinilah teori saya mulai mengerucut.

Visual ini seolah menegaskan bahwa Gear 4 bukan Awakening Zoan, melainkan tahap transisi, sebuah bentuk di mana tubuh Luffy sudah “mendekati” esensi Nika, tapi belum sepenuhnya menyatu dengannya.

Gear 4 sudah memperlihatkan tekanan ekstrem tubuh karet, pemaksaan Haki ke batas maksimal, dan bayangan simbolik Nika. Tapi kekuatan Nika sendiri belum sepenuhnya bangkit.

Sementara Gear 5 adalah saat Nika benar-benar hadir, lengkap dengan hagoromo yang tidak lagi samar, tidak transparan, dan tidak sekadar efek, melainkan tanda bahwa Luffy telah sampai ke ranah Awakening Zoan sepenuhnya.

Dan justru karena itulah, Gear 4 terasa seperti “pendahulu”. Sudah selangkah sebelum Awakening tapi belum sampai ke sana.

3. Gear 4: Satu Langkah Sebelum Awakening

Gear 4 milik Luffy  ( Dok. Toei Animation / One Piece )
Gear 4 milik Luffy ( Dok. Toei Animation / One Piece )

Jadi ya, semakin dibedah, Gear 4 memang terasa seperti satu langkah sebelum Awakening.

Dalam wujud ini, Monkey D. Luffy sudah berada di jalur yang benar. Ia seperti sudah di depan pintu Awakening, tapi masih ada satu-dua aspek krusial yang belum terpenuhi.

Menariknya, bahkan sebelum Gear 5, Luffy sudah mulai menunjukkan anomali. Contohnya jelas terlihat pada Snakeman.

Gerakan Snakeman tidak masuk akal secara fisika. Lintasan tinjunya bisa berubah arah secara “ajaib”, berbelok di udara, dan mengejar target dengan cara yang tidak wajar. Ini bukan sekadar elastisitas karet. Kaido sendiri menyadari keanehan ini, seolah Luffy sudah mulai melampaui logika Buah Iblis karet biasa.

Jadi Gear 4 sudah mendekati logika kartun, tapi belum sepenuhnya mendobrak batas logika fisika dunia One Piece.

Lalu, apa yang sebenarnya kurang dari Luffy saat masih di Gear 4?

Kuncinya ada pada fondasi Gear 4 itu sendiri.

Gear 4 adalah teknik yang Luffy kembangkan setelah latihan Haki dasar bersama Silvers Rayleigh. Namun ia sengaja menyimpannya sampai bertemu musuh yang benar-benar memaksanya, yaitu Donquixote Doflamingo.

Secara konsep, Gear 4 adalah integrasi Haki ke dalam otot dan struktur tubuh karet Luffy. Artinya: Haki adalah komponen utama, Buah Iblis berfungsi sebagai medium, dan hasilnya adalah bentuk tempur ekstrem yang lebih kuat dari Gear 2 dan Gear 3.

Mempertimbangkan Haki adalah kunci, maka momen kebangkitan Luffy jadi Gear 5 terasa sebagai kunci. Di momen Haki bangkit dia sudah menguasai tiga jenis Haki di level tinggi!

Bisa jadi Luffy akhirnya mencapai wujud sempurna Awakening karena ia telah mencapai wujud penuh dari tiga jenis Haki di dalam tubuhnya. Jadi ada integrasi antara Buah Iblis Luffy dengan tiga jenis Haki level tinggi.

Dan faktor ekstrem yang bisa menyatukan Buah Iblis Luffy dengan kondisi tiga Haki level tinggi ini mungkin... pengalaman hampir mati.

Pukulan Kaido yang hampir mengakhiri hidup Luffy kemungkinan menjadi momen “pencerahan”. Bukan sekadar kebangkitan fisik, tapi lompatan mental dan eksistensial, momen ketika Luffy akhirnya melepaskan batasan lama dan membiarkan kekuatan Nika bangkit sepenuhnya.

4. Aspek Lain yang Membuat Gear 4 Terasa Belum Mencapai Awakening Sempurna

Gear 4 Boundman Luffy. (Dok. Toei Animation/One Piece)
Gear 4 Boundman Luffy. (Dok. Toei Animation/One Piece)

Selain tanda paling jelas, debar jantung Luffy yang belum menjadi “Genderang Kebebasan”, ada aspek lain yang membuat Gear 4 terasa belum menyentuh Awakening sepenuhnya.

Kuncinya ada pada keunikan Buah Iblis Luffy itu sendiri: Hito Hito no Mi, Model: Nika.

Sejak awal, buah ini memang aneh.

Di atas kertas, ia adalah Mythical Zoan. Namun efek dasarnya, memberi tubuh pengguna sifat karet, justru terasa sangat Paramecia. Terutama karena selama sebagian besar cerita: sifat karet Luffy hanya memengaruhi tubuhnya sendiri, tidak mengubah orang lain atau lingkungan, mirip dengan Paramecia yang bersifat internal seperti Bara Bara no Mi dan sejenisnya.

Dengan kata lain, sebelum Awakening, kekuatan Luffy: Zoan dalam kategori, Paramecia dalam tampilan.

Dan di sinilah keunikan Nika muncul.

Buah ini tampaknya memiliki dua lapisan Awakening yang berbeda:

  1. Ciri khas Zoan: transformasi wujud baru + hagoromo dewata.
  2. Ciri khas Paramecia: kemampuan memengaruhi lingkungan sekitar, bukan hanya tubuh sendiri.

Menariknya, kedua aspek ini baru benar-benar muncul bersamaan di Gear 5.

Di Gear 4:

  • Luffy memang sudah memiliki asap menyerupai hagoromo,
  • tubuhnya sudah melampaui batas karet normal,
  • tapi lingkungan di sekitarnya tetap “normal”.

Lantai tidak berubah. Objek tidak ikut lentur. Dunia belum jadi kartun.

Barulah di Gear 5, dua sisi Awakening itu menyatu:

  • Luffy mendapatkan wujud Zoan Mythical penuh dengan hagoromo awan putih,
  • sekaligus memperoleh kemampuan mengubah sekeliling menjadi “karet kartun”, mematahkan batas Paramecia biasa.

Inilah alasan kuat kenapa Gear 4 terasa seperti Awakening yang belum lengkap.

Ia sudah: menyentuh esensi Zoan, mulai melanggar logika Paramecia, tetapi belum menyatukan keduanya.

Soal kenapa Hito Hito no Mi, Model: Nika bisa memiliki karakteristik Awakening “ganda”, jujur saja, ini masih wilayah spekulasi. Namun satu hal sulit diabaikan: ini adalah Buah Iblis dewa kebebasan.

Dan sangat mungkin, status “dewa” itulah yang membuat Nika: tidak tunduk sepenuhnya pada klasifikasi Zoan/Paramecia biasa, memiliki Awakening yang melampaui satu kategori, dan menuntut kondisi ekstrem (secara fisik, mental, dan spiritual) untuk benar-benar bangkit.

Gear 4 adalah saat Luffy menyentuh ambang itu. Gear 5 adalah saat ia beneran mencapainya.

Karena itu, Gear 4 terasa bukan sebagai Awakening yang gagal, melainkan Awakening yang belum selesai.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah
Follow Us

Latest in Anime & Mange

See More

[QUIZ] Dari Karakter One Piece, Ini Kucing yang Cocok Kamu Pelihara

11 Jan 2026, 20:00 WIBAnime & Manga