Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Pembahasan Boruto TBV Bab 38, Pemakzulan Hokage Shikamaru Dimulai?

5 min read
Pembahasan Boruto TBV Bab 38, Pemakzulan Hokage Shikamaru Dimulai?
Kashin Koji dan Shikamaru di Boruto: Two Blue Vortex bab 38
  • Naruto dan Hinata kembali diperlihatkan, tetapi tetap tersegel di dimensi Daikokuten. Kawaki menegaskan tekad membunuh seluruh Otsutsuki, termasuk Boruto, sambil berjanji melindungi Himawari.

  • Kobu mengumpulkan bukti untuk menjatuhkan Shikamaru dan mendorong Konohamaru sebagai Hokage. Kashin Koji menyebut rencana itu terkait kendali politik serta agenda pembubaran desa shinobi.

  • Sarada terancam setelah ditangkap Code, tetapi Hidari menghentikan upaya merusak matanya. Boruto tiba menyelamatkannya, sementara Koji memperingatkan risiko Momoshiki mengambil alih tubuh Boruto.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bab 38 Boruto: Two Blue Vortex menghadirkan sejumlah perkembangan penting yang bisa memengaruhi arah cerita ke depannya. Selain memperlihatkan kembali Naruto dan Hinata setelah tiga tahun tidak muncul dalam cerita utama, bab ini juga memperumit situasi politik Konoha dan mengungkap potensi bahaya yang mengintai Boruto. Di tengah semua itu, tindakan Hidari terhadap Sarada justru menjadi salah satu momen paling menarik untuk dibahas.

Apa yang terjadi? Simak pembahasannya berikut ini!

  1. 1. Naruto dan Hinata Akhirnya Muncul Lagi setelah Tiga Tahun

    Kawaki-Bersama-Naruto-dan-Hinata.jpg
    Kawaki Bersama Naruto dan Hinata di Boruto: TBV Bab 38

    Setelah tiga tahun tidak muncul dalam cerita utama Boruto: Two Blue Vortex, Naruto dan Hinata akhirnya kembali diperlihatkan dalam bab ini. Namun, keduanya masih tertidur di dimensi Daikokuten setelah disegel oleh Kawaki, sehingga mereka belum benar-benar kembali ke kehidupan dunia ninja.

    Kawaki mengunjungi mereka dan kembali menegaskan tekadnya untuk membunuh seluruh Otsutsuki, termasuk dirinya sendiri dan Boruto. Ia percaya bahwa ancaman Otsutsuki harus dihapuskan demi menjaga perdamaian yang diinginkan Naruto. Kawaki juga mengungkapkan bahwa salah satu alasannya menyegel Naruto adalah agar sang Hokage tidak perlu menyaksikan dirinya membunuh Boruto lagi seperti tiga tahun sebelumnya.

    Meski begitu, Kawaki masih memiliki kepedulian terhadap Himawari. Ia berjanji akan melindungi adik Boruto tersebut, sekalipun dirinya bersikeras untuk membunuh Boruto. Sikap ini memperlihatkan kontradiksi dalam diri Kawaki, yang ingin melindungi orang-orang terdekatnya dengan cara ekstrem, bahkan jika itu berarti menyakiti mereka.

  2. 2. Sarada, Hidari, dan Code Kembali Terlibat dalam Pertarungan Tiga Arah

    Sarada vs Code vs Hidari.jpg
    Sarada vs Code vs Hidari di Boruto: TBV Bab 38

    Pertarungan Sarada Uchiha, Hidari, dan Code berlanjut dengan situasi yang semakin berbahaya. Code kesulitan menghadapi Hidari karena tubuh Kloningan Pohon Dewa tersebut memiliki kemampuan unik yang memungkinkannya memanfaatkan tanda Claw Mark untuk menghindari serangan. Serangan Code yang mengarah ke bagian tubuh Hidari yang ditutupi tanda hitam dapat menembusnya, seolah-olah bagian tersebut menjadi jalur perpindahan ruang.

    Masalahnya, Code lebih mengandalkan serangan fisik jarak dekat. Ia harus mencari bagian tubuh Hidari yang tidak terlindungi tanda tersebut jika ingin memberikan serangan yang efektif. Di tengah pertarungan itu, Sarada juga tidak tinggal diam. Ia memanfaatkan celah ketika perhatian Code teralihkan untuk melancarkan serangan Katon, termasuk teknik Great Fireball, yang membuat Code harus kembali memperhatikan ancaman dari dua arah.

    Situasi berubah ketika Code berhasil menangkap Sarada dan mulai bertindak lebih kejam terhadapnya. Pertarungan ini tidak lagi sekadar perebutan keunggulan antara tiga petarung, tetapi juga menempatkan Sarada dalam bahaya serius. Kondisi tersebut membuka jalan bagi momen mengejutkan yang terjadi menjelang akhir bab.

  3. 3. Kobu Semakin Serius Berusaha Memakzulkan Shikamaru

    Kobu-Memiliki-Bukti-untuk-Memakzulkan-Shikamaru.jpg
    Kobu Memiliki Bukti untuk Memakzulkan Shikamaru di Boruto: TBV Bab 38

    Di Konoha, posisi Shikamaru sebagai Hokage Kedelapan sementara semakin terancam. Kobu kini memiliki bukti yang mengarah pada keterlibatan Shikamaru dalam membantu Mitsuki membebaskan Boruto. Bukti tersebut berasal dari jejak tulisan pada buku catatan milik Nishi, yang memuat angka-angka yang cocok dengan kode sandi borgol Boruto.

    Bagi Kobu, bukti ini bisa digunakan untuk mempertanyakan kelayakan Shikamaru memimpin Konoha. Ia kemudian mengusulkan Konohamaru Sarutobi sebagai pengganti Shikamaru. Namun, Kashin Koji mengungkapkan bahwa rencana Kobu bukan sekadar mengganti Hokage. Konohamaru justru hendak dijadikan pemimpin boneka yang dapat dikendalikan, sementara Kobu memperluas pengaruhnya sendiri di balik layar.

    Koji juga menjelaskan bahwa para pemimpin negara besar memiliki agenda lebih luas, yaitu membubarkan desa-desa shinobi. Memasuki era damai, mereka ingin mengalihkan anggaran negara dari sistem militer ninja ke bidang lain. Ironisnya, ancaman seperti Kloningan Pohon Dewa belum dianggap cukup mendesak karena para pemimpin tersebut belum merasakan dampaknya secara langsung. Jika rencana pembubaran desa shinobi berhasil, dunia justru berisiko kehilangan sistem pertahanan ketika ancaman besar masih mengintai. Dengan demikian, konflik politik ini bukan hanya soal siapa yang menjadi Hokage, tetapi juga masa depan seluruh dunia ninja.

  4. 4. Koji Memperingatkan Boruto soal Momoshiki dan Menyuruhnya Mengikuti Kata Hati

    Momoshiki-dan-Boruto.jpg
    Momoshiki dan Boruto di Bab 38

    Setelah berhasil menemukan lokasi Sarada, Boruto bersiap menyelamatkannya. Namun, sebelum Boruto pergi, Kashin Koji memperingatkan bahwa ada kemungkinan Momoshiki kembali mengambil alih tubuhnya. Koji tidak menjelaskan secara terperinci seluruh alasan di balik peringatan tersebut, tetapi situasinya berkaitan dengan Sarada dan keputusan yang harus diambil Boruto.

    Alih-alih melarang Boruto menyelamatkan Sarada, Koji justru menyatakan bahwa ia mempercayai moral dan kata hati Boruto. Ia juga menegaskan bahwa Boruto tidak seharusnya disalahkan atas sesuatu yang mungkin terjadi setelahnya. Perkataan ini mengisyaratkan bahwa Koji mengetahui kemungkinan masa depan yang membuat penyelamatan Sarada berhubungan dengan risiko Momoshiki mengambil alih tubuh Boruto.

    Menariknya, Momoshiki justru tampak bersemangat setelah mendengar peringatan tersebut. Ia penasaran dengan apa yang diketahui Koji dan bagaimana situasi ini dapat membuka peluang baginya untuk kembali mengambil kendali. Karena alasan sebenarnya belum dijelaskan secara gamblang, hubungan antara Sarada, keputusan Boruto, dan kebangkitan Momoshiki menjadi misteri penting yang patut ditunggu kelanjutannya.

  5. 5. Hidari Justru Menghentikan Code saat Hendak Merusak Mata Sarada

    Hidari melindungi Sarada dari Code.jpg
    Hidari melindungi Sarada dari Code di Boruto TBV Bab 38

    Salah satu momen paling mengejutkan dalam bab ini terjadi ketika Code hendak mencungkil mata Sarada setelah berhasil mengalahkannya. Padahal, Sarada merupakan target yang ingin dilahap oleh Hidari sebagai Kloningan Pohon Dewa. Secara logika, Hidari seharusnya tidak perlu peduli jika Code menyakiti Sarada sebelum dirinya mendapatkan kesempatan untuk melahap gadis tersebut.

    Namun, Hidari justru menghentikan Code dan mempertanyakan apakah Code tidak merasa kasihan kepada Sarada. Tindakan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai seberapa jauh kepribadian asli Sasuke masih tersisa di dalam diri Hidari. Mengingat Hidari terbentuk dari Sasuke yang ditelan Claw Grime, ada kemungkinan ikatan Sasuke dengan putrinya masih memengaruhi tindakan sang Kloningan Pohon Dewa. Meski begitu, bab ini belum memastikan bahwa itulah alasan sebenarnya.

    Saat Code teralihkan oleh tindakan Hidari, Boruto akhirnya tiba di lokasi dan langsung menyerang Code dengan pedangnya hingga melukai wajahnya. Kedatangan Boruto menjadi penyelamat bagi Sarada yang berada dalam kondisi berbahaya. Bab ini pun berakhir dengan pertanyaan baru, apakah Hidari benar-benar mulai menunjukkan sisa perasaan Sasuke, dan apakah Boruto bisa menyelamatkan Sarada tanpa kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More