Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

10 Karakter Anime yang Lebih Jahat dan Sadis daripada Orochimaru!

11 min read
10 Karakter Anime yang Lebih Jahat dan Sadis daripada Orochimaru!
Orochimaru di Naruto Shippuden. (dok. Pierrot/Naruto Shippuden)
  • 10 karakter anime lain ini dinilai sama kejamnya dengan Orochimaru, lebih sadis, manipulatif, atau mencurigakan melalui eksperimen manusia, pengkhianatan, dan rencana tersembunyi.

  • Mayuri, Bondrewd, dan Ragyo digambarkan melakukan eksperimen tidak manusiawi, termasuk terhadap anak-anak atau keluarga sendiri, demi penelitian dan ambisi pribadi.

  • Griffith menempati posisi pertama karena mengorbankan Band of the Hawk demi kekuatan, sementara karakter lain seperti Sukuna, Johan, dan All For One memanfaatkan korban secara brutal atau manipulatif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karakter anime yang lebih jahat dan sadis daripada Orochimaru ternyata gak sedikit!

Padahal, kalau kamu mengikuti Naruto sejak awal, pasti tahu bahwa Orochimaru merupakan salah satu karakter paling misterius sekaligus kejam dalam dunia shinobi.

Demi memperoleh keabadian dan menguasai berbagai Jutsu, ia rela mengorbankan nyawa orang lain, termasuk anak-anak yang dijadikan bahan eksperimen.

Bahkan dari anak-anak yang jadi bahan eksperimen sel Hashirama, yang selamat cuma Yamato sendiri.

Bukan cuma itu, Orochimaru juga mengembangkan Segel Kutukan, menggunakan Edo Tensei untuk membangkitkan Hokage Pertama dan Kedua saat melawan Hiruzen Sarutobi, serta bekerja sama dengan Sunagakure untuk menyerang Konoha. Ia bahkan membunuh Kazekage Keempat, Rasa, lalu menyamar sebagai Kazekage demi melancarkan rencana tersebut.

Memang, selama Perang Dunia Shinobi Keempat, Orochimaru sempat membantu Sasuke dengan membangkitkan kembali 4 Hokage terdahulu. Ia juga turut membantu Aliansi Shinobi menghadapi ancaman Madara dan Obito.

Namun, kontribusi tersebut tentu tidak serta-merta menghapus berbagai kejahatan masa lalunya. Apalagi, hingga era Boruto, Orochimaru masih hidup dan melanjutkan penelitiannya di bawah pengawasan Konoha.

Meski sudah sekejam itu, masih ada karakter anime lain yang tindakan dan rencana tersembunyinya tidak kalah mengerikan. Beberapa bahkan tega menyakiti keluarga sendiri, memanfaatkan anak-anak, hingga mengorbankan orang-orang yang paling mempercayai mereka.

Siapa saja? Berikut 10 karakter anime yang pantas dibandingkan dengan Orochimaru dari sisi kekejaman, manipulasi, dan tindakan yang sulit dimaafkan!

  1. 10. Mayuri Kurotsuchi – Bleach

    Mayuri Kurotsuchi (dok. Studio Pierrot/Bleach)
    Mayuri Kurotsuchi (dok. Studio Pierrot/Bleach)

    Bayangkan jika Orochimaru menjadi kapten organisasi militer dan diberi kebebasan menjalankan penelitian.

    Mungkin hasilnya gak akan jauh berbeda dari Mayuri Kurotsuchi dalam Bleach.

    Sebagai Kapten Divisi 12 sekaligus pemimpin Shinigami Research and Development Institute, Mayuri dikenal sebagai ilmuwan jenius yang sering menggunakan metode penelitian tidak manusiawi.

    Salah satu tindakan paling mengerikannya diperlihatkan dalam Soul Society Arc.

    Ketika menghadapi Uryu Ishida dan Orihime Inoue, Mayuri dengan sengaja menjadikan anggota divisinya sendiri sebagai bom hidup demi menyerang kedua lawannya.

    Lebih parah lagi, Mayuri mengaku pernah melakukan eksperimen kejam terhadap sejumlah Quincy yang ditangkapnya. Salah satu korbannya adalah Soken Ishida, kakek sekaligus guru Uryu.

    Ia bahkan memperlihatkan hasil eksperimen terhadap Soken tanpa menunjukkan penyesalan.

    Bagi Mayuri, penderitaan para korbannya hanya merupakan bagian dari proses penelitian.

    Yang bikin makin kesal, meski memiliki catatan tindakan mengerikan, Mayuri tetap dipercaya sebagai kapten Gotei 13.

    Ia bahkan beberapa kali memberikan kontribusi penting ketika Soul Society menghadapi ancaman besar.

    Situasi tersebut cukup mengingatkan kita kepada Orochimaru yang akhirnya tetap dibiarkan hidup setelah membantu Aliansi Shinobi. Bedanya, Mayuri melakukan banyak eksperimen kontroversial ketika masih memegang jabatan resmi dalam organisasi pelindung Soul Society.

  2. 9. Doflamingo – One Piece

    Doflamingo (dok. Toei Animation/One Piece)
    Doflamingo (dok. Toei Animation/One Piece)

    Tidak semua karakter kejam harus memiliki laboratorium atau melakukan eksperimen manusia.

    Donquixote Doflamingo dari One Piece membuktikan bahwa kekuasaan politik juga bisa digunakan untuk menghancurkan kehidupan banyak orang.

    Sebagai mantan Tenryuubito dan pemimpin Donquixote Pirates, Doflamingo membangun jaringan perdagangan ilegal melalui identitas Joker.

    Namun, kejahatannya yang paling mengerikan terlihat ketika ia mengambil alih Kerajaan Dressrosa.

    Dengan kemampuan Ito Ito no Mi, Doflamingo memanipulasi tubuh Raja Riku agar menyerang rakyatnya sendiri.

    Peristiwa itu membuat masyarakat kehilangan kepercayaan kepada keluarga kerajaan dan membuka jalan bagi Doflamingo untuk merebut kekuasaan.

    Belum selesai sampai di situ, ia juga memanfaatkan kekuatan Hobi Hobi no Mi milik Sugar untuk mengubah sejumlah penduduk menjadi mainan.

    Para korban bukan hanya kehilangan tubuh manusia, tetapi juga dilupakan oleh keluarga dan orang-orang terdekat mereka.

    Sebagian bahkan dipaksa bekerja untuk mendukung kekuasaan Doflamingo.

    Coba bayangkan hidup bertahun-tahun sebagai budak, sementara keluarga sendiri tidak lagi mengingat keberadaanmu.

    Jika Orochimaru mengorbankan manusia untuk memperoleh pengetahuan dan kekuatan, Doflamingo menghancurkan kehidupan banyak orang demi mempertahankan kekuasaan serta keuntungan pribadinya.

  3. 8. Mahito – Jujutsu Kaisen

    Mahito (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)
    Mahito (dok. MAPPA/Jujutsu Kaisen)

    Kalau Orochimaru melakukan eksperimen karena obsesinya terhadap ilmu pengetahuan, Mahito justru menyakiti manusia karena menganggap penderitaan mereka sebagai sesuatu yang menyenangkan.

    Sebagai Roh Kutukan dalam Jujutsu Kaisen, Mahito memiliki teknik bernama Idle Transfiguration yang dapat mengubah bentuk jiwa sekaligus tubuh target yang disentuhnya.

    Melalui kemampuan tersebut, Mahito dapat mengubah manusia menjadi makhluk dengan bentuk tubuh tidak wajar.

    Bahkan, ia beberapa kali memanfaatkan para korban sebagai senjata hidup dalam pertempuran.

    Salah satu tindakan paling kejamnya adalah memanipulasi Junpei Yoshino.

    Ketika Junpei mengalami pembullyan dan kehilangan ibunya, Mahito mendekatinya seolah-olah menjadi sosok yang memahami penderitaannya.

    Namun, hubungan tersebut ternyata hanya bagian dari rencana untuk mempermainkan Yuji Itadori.

    Mahito akhirnya mengubah tubuh Junpei menggunakan Idle Transfiguration tepat di hadapan Yuji.

    Tindakan itu membuktikan bahwa ia tidak memandang manusia sebagai individu yang memiliki perasaan.

    Kekejaman Mahito semakin terlihat ketika ia menghadapi Nanami Kento dan Nobara Kugisaki dalam Shibuya Incident Arc.

    Berbeda dari Orochimaru yang sering memiliki tujuan penelitian tertentu, Mahito justru menikmati proses menyakiti manusia.

    Baginya, penderitaan orang lain merupakan bagian dari naluri dan kesenangannya sebagai Roh Kutukan.

  4. 7. Muzan Kibutsuji – Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba

    Muzan Kibutsuji (dok. Ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)
    Muzan Kibutsuji (dok. Ufotable/Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba)

    Sebagai Raja Iblis dalam Demon Slayer, Muzan bertanggung jawab atas terciptanya banyak iblis yang meneror manusia selama berabad-abad.

    Demi mencari cara untuk menaklukkan sinar matahari, Muzan mengubah manusia menjadi iblis dan memanfaatkan mereka sebagai alat untuk mencapai tujuannya.

    Namun, yang membuatnya sangat mengerikan adalah sikapnya terhadap bawahan sendiri.

    Masih ingat ketika Muzan mengumpulkan para Lower Moon setelah kematian Rui?

    Alih-alih mengevaluasi kegagalan mereka, Muzan justru membunuh seluruh anggota Lower Moon yang hadir, kecuali Enmu yang dibiarkan hidup setelah berhasil menarik perhatiannya.

    Muzan juga sangat pandai menyembunyikan keberadaannya.

    Ia pernah menyamar sebagai pria berkeluarga, perempuan dewasa, hingga anak kecil untuk menghindari perhatian para pemburu iblis.

    Belum lagi, pembantaian keluarga Kamado menunjukkan bahwa ia tidak memiliki belas kasihan terhadap orang-orang yang tidak bersalah.

    Meski Orochimaru sering memanfaatkan bawahannya sebagai objek eksperimen, Muzan memperlakukan hampir semua pengikutnya sebagai makhluk yang bisa dibuang kapan saja.

  5. 6. Ragyo Kiryuin – Kill La Kill

    Ragyo Kiryuin (dok. Crunchyroll/Kill La Kill)
    Ragyo Kiryuin (dok. Crunchyroll/Kill La Kill)

    Ragyo merupakan pemimpin Revocs Corporation sekaligus ibu kandung Satsuki Kiryuin dan Ryuko Matoi.

    Di balik penampilannya yang elegan, ia memiliki obsesi terhadap Life Fibers, organisme parasit yang menjadi ancaman bagi umat manusia.

    Demi mencapai tujuannya, Ragyo bahkan tega melakukan eksperimen terhadap kedua putrinya sendiri sejak mereka masih bayi.

    Eksperimen terhadap Satsuki dianggap gagal, sementara Ryuko yang baru lahir juga dijadikan subjek penelitian.

    Ketika percobaannya dianggap tidak berhasil, Ragyo membuang Ryuko karena mengira putrinya sudah meninggal.

    Padahal, Ryuko berhasil diselamatkan dan dibesarkan oleh ayahnya, Soichiro Kiryuin, yang kemudian menggunakan identitas Isshin Matoi.

    Kekejaman Ragyo juga terlihat melalui cara ia mengendalikan manusia menggunakan Life Fibers. Ia bahkan mampu memanipulasi pikiran Ryuko hingga membuatnya bertarung melawan orang-orang terdekatnya.

    Lebih mengerikan lagi, tujuan akhirnya mengancam keselamatan umat manusia secara keseluruhan.

    Dibandingkan Orochimaru, Ragyo memperlihatkan bentuk ambisi yang sangat ekstrem. Ia bukan hanya mengorbankan orang asing, tetapi juga tega menghancurkan kehidupan anak kandungnya sendiri.

  6. 5. Johan Liebert – Monster

    Johan Liebert(Dok. Madhouse/Monster)
    Johan Liebert (dok. Madhouse/Monster)

    Berbeda dari kebanyakan karakter lain, Johan Liebert dari Monster tidak memiliki kekuatan supernatural, kemampuan regenerasi, ataupun teknik bertarung mematikan.

    Namun, justru itulah yang membuatnya terasa sangat menyeramkan.

    Johan merupakan seorang manipulator jenius yang mampu memengaruhi pikiran orang lain melalui percakapan dan pendekatan psikologis.

    Ia bisa membuat seseorang mempercayainya, kemudian memanfaatkan kelemahan orang tersebut demi melancarkan rencana tersembunyi.

    Salah satu bukti kelicikannya adalah ketika Dr. Kenzo Tenma justru menjadi buronan polisi karena dikaitkan dengan rangkaian pembunuhan yang sebenarnya berhubungan dengan Johan.

    Bukan hanya memanipulasi aparat dan orang-orang di sekitarnya, Johan juga sangat ahli menciptakan identitas yang meyakinkan.

    Ia bahkan mampu mendekati orang-orang berpengaruh tanpa langsung menimbulkan kecurigaan.

    Tidak jarang, orang yang baru mengenalnya justru melihat Johan sebagai pemuda sopan dan cerdas.

    Yang lebih mengganggu adalah motifnya sering kali sulit dipahami.

    Johan tidak sekadar mengejar kekayaan atau jabatan. Tindakannya berkaitan dengan identitas, masa lalu, dan pandangannya terhadap nilai kehidupan manusia.

    Jika Orochimaru membuat orang takut karena laboratorium dan eksperimen rahasianya, Johan menghadirkan ketakutan berbeda: kamu mungkin tidak akan menyadari sedang dimanipulasi sampai semuanya terlambat.

  7. 4. Ryomen Sukuna – Jujutsu Kaisen

    Ryomen Sukuna (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)
    Ryomen Sukuna (dok. MAPPA/ Jujutsu Kaisen)

    Sukuna bukan hanya terkenal karena kekuatan bertarungnya yang luar biasa, tetapi juga karena kelicikannya dalam memanfaatkan situasi dan kelemahan lawan.

    Sebagai Raja Kutukan dalam Jujutsu Kaisen, Sukuna menunjukkan bahwa dirinya tidak memiliki banyak kepedulian terhadap kehidupan manusia.

    Bahkan, ketika menguasai tubuh Yuji Itadori dalam Shibuya Incident Arc, pertarungannya menimbulkan kehancuran besar yang merenggut banyak nyawa warga sipil.

    Namun, kekejaman Sukuna tidak selalu ditunjukkan melalui pertarungan brutal.

    Ia juga sangat pandai menyusun rencana tanpa mengungkapkan seluruh tujuannya kepada orang lain.

    Salah satu contohnya adalah Binding Vow yang dibuat bersama Yuji melalui perintah Enchain.

    Melalui perjanjian tersebut, Sukuna mendapatkan kesempatan mengambil alih tubuh Yuji selama satu menit dengan sejumlah batasan. Namun, ia kemudian memanfaatkan celah dalam kesepakatan itu untuk memindahkan jiwanya ke tubuh Megumi Fushiguro.

    Rencana tersebut menunjukkan bahwa Sukuna sudah memperhitungkan cara memanfaatkan Megumi jauh sebelum kesempatan itu benar-benar muncul.

    Lebih parah lagi, setelah mengambil alih tubuh Megumi, Sukuna berusaha menghancurkan mental pemilik tubuhnya agar dapat mempertahankan kendali.

    Inilah yang membedakan Sukuna dari Orochimaru.

    Jika Orochimaru menggunakan penelitian dan Jutsu terlarang untuk memperoleh tubuh baru, Sukuna justru memanfaatkan kecerdikan, perjanjian, serta kelemahan emosional orang lain.

    Jadi, Sukuna bukan hanya brutal. Ia juga menjadi salah satu karakter yang sangat berbahaya karena sulit ditebak kapan akan memanfaatkan orang lain demi kepentingannya sendiri.

  8. 3. All For One – My Hero Academia

    All For One (dok. Bones/My Hero Academia)
    All For One (dok. Bones/My Hero Academia)

    Dalam hal memanfaatkan anak-anak demi ambisi pribadi, All For One dari My Hero Academia memiliki kesamaan yang cukup mengerikan dengan Orochimaru.

    Sebagai villain yang mampu mencuri dan memberikan Quirk, All For One membangun pengaruhnya melalui kekuatan, manipulasi, serta jaringan kriminal yang luas.

    Namun, salah satu tindakan paling kejamnya berkaitan dengan Tomura Shigaraki, yang memiliki nama asli Tenko Shimura.

    Awalnya, All For One terlihat seperti sosok yang menyelamatkan Tenko setelah anak tersebut mengalami tragedi keluarga.

    Ia kemudian membesarkannya untuk menjadi penerus yang menyimpan kebencian besar terhadap masyarakat dan para pahlawan.

    Namun, perkembangan manga mengungkap fakta yang jauh lebih mengerikan.

    All For One ternyata ikut mengatur berbagai peristiwa dalam kehidupan Tenko sejak kecil.

    Bahkan, Quirk Decay yang menghancurkan keluarganya bukanlah kemampuan asli yang muncul secara alami, melainkan kekuatan yang sengaja diberikan melalui manipulasi All For One.

    Artinya, penderitaan Tenko merupakan bagian dari rencana besar yang sudah disiapkan sejak lama.

    Lebih buruk lagi, All For One tidak benar-benar mempersiapkan Shigaraki menjadi penerus yang mandiri. Ia berencana memanfaatkan tubuh dan kekuatan Shigaraki untuk mempertahankan eksistensinya sendiri.

    Kalau Orochimaru melihat Sasuke sebagai calon wadah sempurna untuk keabadiannya, All For One memperlakukan Shigaraki sebagai alat yang kehidupannya telah ia bentuk sejak masa kanak-kanak.

  9. 2. Bondrewd – Made in Abyss

    Bondrewd berbicara kepada anak-anak. (dok. Kinema Citrus/Made in Abyss)
    Bondrewd berbicara kepada anak-anak. (dok. Kinema Citrus/Made in Abyss)

    Kalau kamu menganggap eksperimen Orochimaru terhadap anak-anak sudah terlalu kejam, mungkin Bondrewd dari Made in Abyss akan membuatmu semakin tidak nyaman.

    Bondrewd merupakan salah satu White Whistle yang memiliki reputasi besar sebagai penjelajah dan peneliti Abyss.

    Ia sering tampil sopan, berbicara dengan tenang, serta menunjukkan ketertarikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

    Namun, di balik penampilan tersebut, Bondrewd melakukan berbagai eksperimen yang menimbulkan penderitaan luar biasa bagi anak-anak.

    Salah satu tujuan penelitiannya adalah memahami dan mengatasi Curse of the Abyss, fenomena berbahaya yang dapat merusak tubuh seseorang ketika naik dari kedalaman tertentu.

    Demi mencapai tujuan tersebut, Bondrewd menjadikan anak-anak sebagai subjek percobaan.

    Nanachi dan Mitty merupakan 2 korban yang mengalami dampak mengerikan dari penelitian tersebut.

    Belum lagi, Bondrewd menciptakan Cartridge, perangkat yang menggunakan tubuh manusia sebagai sarana untuk menanggung efek kutukan Abyss.

    Yang paling menyakitkan adalah nasib Prushka, anak perempuan yang dibesarkan Bondrewd seperti putrinya sendiri.

    Meski Prushka mempercayai dan menyayanginya, Bondrewd tetap menjadikannya bagian dari eksperimen tersebut.

    Hal inilah yang membuat Bondrewd sangat mengganggu sebagai karakter.

    Ia tidak selalu memperlihatkan ekspresi marah atau kebencian terhadap korbannya. Bahkan, ia bisa menunjukkan perhatian kepada mereka sembari tetap melakukan tindakan yang kejam.

    Jika Orochimaru memperlakukan anak-anak sebagai bahan eksperimen, Bondrewd melakukan hal serupa dengan sikap tenang seolah seluruh penderitaan tersebut merupakan harga yang wajar untuk kemajuan pengetahuan.

  10. 1. Griffith – Berserk

    Griffith (dok. Netflix/Berserk)
    Griffith (dok. Netflix/Berserk)

    Di posisi pertama ada Griffith dari Berserk, karakter yang membuktikan bahwa pengkhianatan terkadang bisa terasa jauh lebih mengerikan daripada kekuatan iblis.

    Pada awalnya, Griffith dikenal sebagai pemimpin karismatik Band of the Hawk.

    Ia memiliki kemampuan bertarung luar biasa, kecerdasan dalam menyusun strategi, serta ambisi besar untuk memperoleh kerajaannya sendiri.

    Bahkan, Guts dan para anggota Band of the Hawk bersedia mempertaruhkan nyawa karena percaya terhadap kepemimpinannya.

    Namun, hubungan tersebut berubah menjadi tragedi ketika Griffith mengalami kejatuhan setelah ditangkap dan disiksa oleh Kerajaan Midland.

    Dalam kondisi putus asa, Griffith menggunakan Crimson Beherit yang memicu peristiwa Eclipse.

    Pada momen tersebut, ia menerima tawaran God Hand untuk mengorbankan seluruh anggota Band of the Hawk demi terlahir kembali sebagai Femto.

    Bayangkan betapa mengerikannya keputusan tersebut.

    Para prajurit yang selama ini berjuang demi mewujudkan impian Griffith justru dijadikan persembahan untuk memperoleh kekuatan baru.

    Hampir seluruh anggota kelompoknya terbunuh, sementara Guts dan Casca berhasil selamat dengan membawa trauma yang sangat besar.

    Belum lagi, Griffith yang telah berubah menjadi Femto melakukan kekerasan seksual terhadap Casca di hadapan Guts.

    Tindakan itu semakin menegaskan betapa jauhnya ia meninggalkan hubungan dan kepercayaan yang pernah dibangun bersama orang-orang terdekatnya.

    Itulah alasan Griffith pantas menempati posisi pertama dalam daftar ini. Kekejamannya bukan sekadar mengenai jumlah korban, melainkan pengkhianatan terhadap mereka yang telah mempercayakan seluruh kehidupan kepadanya.

    Menurutmu, siapa yang paling sulit dimaafkan? Apakah Bondrewd yang mengorbankan anak-anak demi eksperimen, Sukuna yang licik dan brutal, atau Griffith yang tega mengkhianati seluruh pengikut setianya?

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More