Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

Pembahasan Boruto TBV Bab 37, Nyawa Sarada Mulai Terancam?

5 min read
Pembahasan Boruto TBV Bab 37, Nyawa Sarada Mulai Terancam?
Code dan Hidari saling serang memperebutkan Sarada di Boruto: TBV Bab 30
  • Boruto menjelaskan akses ke markas Shinju melalui tanda cakar Code atau Hiraishin, tetapi tim masih menunggu rencana Kashin Koji untuk menghadapi Jura.

  • Code menculik Sarada sebagai sandera, lalu bentrok dengan Hidari yang mengklaim Sarada sebagai targetnya. Sarada meninggalkan petunjuk chakra pada anting agar Boruto menemukannya.

  • Kashin Koji memperingatkan Momoshiki dapat memicu bencana, sementara Shikamaru mengulur waktu menahan Jura di Konoha dan menghadapi kesaksian Nishi terkait kerja samanya dengan Boruto.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Boruto: Two Blue Vortex bab 37 melanjutkan situasi genting setelah Shikamaru dituduh melakukan pemberontakan oleh Daimyo dan para petinggi desa. Tuduhan tersebut bahkan membuat posisi Shikamaru sebagai Hokage berada dalam ancaman pemakzulan.

Di tengah masalah politik desa yang semakin rumit, ancaman dari Shinju dan Code juga belum berakhir. Pada bab sebelumnya, Kashin Koji sudah memperingatkan bahwa rencana menjadikan Sarada sebagai umpan dapat berakhir dengan kegagalan besar, karena dia sudah melihat kemungkinan buruk yang terjadi di masa depan.

Lalu bagaimana kelanjutan terbarunya? Mari kita bahas!

  1. 1. Boruto ungkap cara menyusup ke markas Shinju

    Boruto dan Sarada.jpg
    Boruto menjelaskan rencananya ke Sarada di Boruto: TBV Bab 37

    Boruto: Two Blue Vortex chapter 37 dibuka dengan Boruto yang menjelaskan kepada Sarada dua cara untuk menyusup ke tempat persembunyian Shinju, yaitu melalui tanda cakar milik Code atau teknik Hiraishin. Namun, Boruto menjelaskan bahwa Hiraishin hanya bisa digunakan jika sebelumnya sudah ada simbol yang ditempatkan di lokasi tujuan.

    Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menghadapi kemungkinan terburuk, terutama jika suatu saat ada seseorang yang diculik oleh Shinju. Boruto juga menjelaskan bahwa mereka harus bergerak karena situasi yang berkaitan dengan Code semakin mendesak.

    Meski begitu, mereka belum bisa langsung bertarung karena masih menunggu Kashin Koji melihat masa depan yang menunjukkan cara mereka dapat mengalahkan Jura.

  2. 2. Sarada diculik dan penjelasan Kashin Koji kepada Shikamaru

    Koji menjelaskan bahaya kepada Shikamaru.jpg
    Koji menjelaskan bahaya yang akan datang ke Shikamaru di Boruto: TBV Bab 37

    Kemudian panel beralih pada Code yang menculik Sarada dengan tanda cakarnya.

    Ketika Boruto mulai cemas dan meminta bantuan Koji, ia diminta untuk tetap tenang dan kembali.

    Boruto kemudian bertanya apakah masih ada cara untuk menyelamatkan Sarada? Tetapi pembicaraan mereka terputus sebelum mendapatkan jawaban. Karena Koji khawatir pembicaraan mereka akan didengar Momoshiki.

    Setelah percakapan tersebut terputus, Boruto mulai menyadari bahwa mungkin ada cara lain untuk menyelamatkan Sarada.

    Di sisi lain, Shikamaru mempertanyakan rencana Koji dan apakah ada sesuatu yang sengaja dirahasiakan darinya?

    Koji kemudian mengungkap bahwa masalah tersebut berkaitan dengan Momoshiki, yang diperkirakan akan muncul kembali untuk mengambil alih kesadaran Boruto di masa depan dan menjadi pemicu rangkaian peristiwa buruk yang dapat berujung pada bencana.

    Bahkan, keputusan Boruto untuk menyelamatkan Sarada bisa menjadi salah satu faktor yang memicu masa depan buruk tersebut.

  3. 3. Code dan Hidari saling serang untuk memperebutkan Sarada

    Code vs Hidari.jpg
    Code dan Hidari saling serang memperebutkan Sarada di Boruto: TBV Bab 30

    Sementara itu, Code mencari Jura karena ingin berbicara dengannya, tetapi tidak menemukannya.

    Code kemudian menemui Hidari dan mengungkapkan rencananya dengan menjadikan Sarada sebagai sandera. Menurut Code, Sarada adalah kelemahan terbesar Boruto karena sikap Boruto dapat berubah ketika menyangkut putri Sasuke tersebut.

    Namun, Hidari justru menyerang Code karena menganggap Sarada adalah targetnya sendiri, bukan sekadar umpan untuk membunuh Boruto. Perbedaan kepentingan itu membuat Code dan Hidari akhirnya saling menyerang, sementara Sarada menyadari bahwa ia mungkin bisa memanfaatkan situasi tersebut untuk melumpuhkan keduanya.

  4. 4. Jura malah sibuk mencari buku tentang kucing

    Jura.jpg
    Jura mendatangi toko buku di Konoha di Boruto: TBV Bab 37

    Di tengah konflik tersebut, Jura justru melakukan sesuatu yang cukup tidak terduga. Ia berada di sebuah toko buku dan membeli berbagai buku tentang kucing, meskipun dirinya sendiri belum benar-benar memahami apa yang membuat hewan tersebut menarik.

    Pemilik toko kemudian menyarankan Jura mengunjungi sebuah kafe kucing yang juga menjadi tempat penampungan kucing terlantar bersama temannya. Perkataan tersebut membuat Jura kembali memikirkan Hidari, terutama karena pemilik toko menganggap Hidari sebagai temannya.

    Sementara itu, Shikamaru mendapatkan informasi bahwa Jura sedang berada di Konoha, sedangkan Eida memastikan Sarada masih aman untuk sementara waktu. Kondisi ini membuat Koji melihat adanya kesempatan untuk menahan Jura di Konoha selama mungkin.

    Shikamaru bahkan menghubungi pemilik toko dan meminta bantuannya untuk membuat Jura tetap berada di sana, karena menurutnya nasib umat manusia bergantung pada keberhasilan mereka mengulur waktu.

  5. 5. Sarada percayakan keselamatannya kepada Boruto

    Boruto bab 37.jpg
    Boruto menemukan anting Sarada di Boruto: TBV Bab 37

    Boruto sendiri terus mencari cara untuk menyelamatkan Sarada hingga Momoshiki tiba-tiba muncul di hadapannya. Momoshiki menyadari bahwa kondisi Boruto mulai panik karena keselamatan Sarada sangat mengganggunya.

    Setelah Momoshiki menghilang, Boruto melihat bercak darah di tanah, sementara Eida menyaksikan apa yang terjadi. Eida kemudian mempertanyakan tindakan Sarada yang tidak menggunakan Ohirume untuk menyerang Code ataupun dirinya sendiri, meskipun kemampuan tersebut sudah diaktifkan.

    Jawabannya mulai terlihat ketika Boruto menemukan anting milik Sarada dan merasakan chakra yang tersisa di dalamnya. Boruto menduga Sarada sengaja menggunakan Ohirume untuk mengincar anting tersebut agar dapat menjadi petunjuk menuju keberadaannya.

    Eida pun menyadari bahwa Sarada memang sengaja melakukan hal itu. Alih-alih menggunakan Ohirume untuk menghadapi Code, Sarada memilih mengarahkan kemampuannya pada anting agar Boruto bisa menemukan cara untuk datang menyelamatkannya. Tindakan tersebut menunjukkan bahwa Sarada benar-benar mempercayakan langkah berikutnya kepada Boruto.

  6. 6. Kobu menghubungi Shikamaru, dan Shikamaru mendapat masalah baru

    Kobu menghubungi Shikamaru.jpg
    Kobu menghubungi Shikamaru di Boruto: TBV Bab 37

    Situasi kemudian semakin rumit ketika Shikamaru mendapat kabar dari Kobu, sang Daimyo, bahwa muncul kesaksian baru yang dapat membuktikan pelanggaran yang sebelumnya dituduhkan kepadanya, karena ia bekerja sama dengan Boruto sebagai ninja buronan.

    Kesaksian tersebut ternyata berasal dari Nishi, seorang ninja sensor. Dengan kemunculan saksi baru ini, chapter 37 ditutup dengan konflik yang semakin melebar.

    Di satu sisi, Boruto harus menemukan cara untuk menyelamatkan Sarada dan menghadapi ancaman Momoshiki. Di sisi lain, Koji dan Shikamaru harus memastikan Jura tetap berada di Konoha, sementara posisi Shikamaru sendiri mulai terancam oleh kesaksian baru dari Nishi.

    Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime dan manga, film, game, serta gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

    Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

    Tele: https://t.me/WargaDuniaku

    WA Channel: https://bit.ly/WAChannelDuniaku

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More