Pembahasan One Punch Man 224-225, Neo Heroes Mulai Tertekan?

- Bab 224-225 menampilkan perjuangan Neo Heroes menghadapi monster level Demon, dengan beberapa anggota elit seperti Zaedats dan Infelsinave hampir tewas dalam pertempuran sengit.
- Saitama diam-diam muncul dan ternyata menjadi sosok yang membunuh monster Triple Tongue, sementara para hero lain tidak menyadari kehadirannya karena kecepatannya yang luar biasa.
- Blue berhasil mengalahkan Shell King setelah pertarungan berat menggunakan Fist Cannon, menunjukkan kekuatan besar namun juga risiko tinggi akibat energi armor yang mulai menipis.
Pada pekan ini, Murata ternyata merilis revisi bab 224 sehingga kita akan membahasnya berbarengan dengan bab 225. Dalam cerita kali ini, rupanya situasi para member Neo Heroes tak sepenuhnya berjalan lancar karena ada beberapa member elit mereka bahkan tak berdaya melawan para monster kuat di level Demon.
Seperti apa situasinya? Berikut pembahasannya!
1. Explosive Velocity Snail berhasil ditaklukkan grup Axel

Pada bab sebelumnya, Axel sempat mengejar siput berkecepatan tinggi tersebut dan sempat melukainya dengan tebasan kapak.
Rupanya senjata yang dipakai Axel bukan cuma kapak biasa, melainkan senjata beracun. Alhasi, monster tersebut pun mulai melambat seiring racunnya yang mulai bereaksi.
Melihat hal tersebut, Axel langsung menyuruh para Neo Heroes lain yang bersiaga di pintu tol untuk mempersiapkan tombak mereka. Dengan kerjasama tim dan senjata dari Neo Heroes, para hero baru itu akhirnya berhasil menumbangkan Explosive Velocity Snail tanpa menimbulkan jatuhnya korban di pihak mereka.
Mengetahui kalau performa senjata Neo Heroes jauh di atas ekspetasinya, Axel mulai berpikir untuk mempercayai para petingginya.
2. Para kriminal yang beraksi layaknya hero

Bukan cuma para vigilante seperti Axel saja yang beraksi, kriminal pun juga ikut turun tangan membereskan para monster.
Salah satunya adalah Ryumon yang berhasil menyelamatkan seorang hero yang terdesak oleh tiga monster yang dipanggil Triple Tongue. ia bersama kelompoknya pun langsung bergerak menghajar Triple Tongue. Namun anehnya, saat mereka hendak menyerang, ada sesuatu yang berhasil menewaskan monster tersebut.
Mengira kalau monster itu ternyata sangat lemah, para anggota kelompok Ryumon merasa gembira karena mengira armor mereka ternyata beneran kuat. Namun tampaknya, Suiryu sadar kalau ternyata barusan ada orang lewat tanpa diketahui mereka semua.
Di sisi lain, A yang diketahui sebagai buronan juga ikut membasmi monster dengan sabit hitamnya. Di sini, ia memperingatkan para hero kalau jangan dekat-dekat dengannya jika tak mau sabitnya tak sengaja menebas mereka.
3. Terungkap kalau yang menghabisi monster yang dihadapi grup Ryumon aslinya Saitama

Insting Suiryu tampaknya sesuai kebenarannya.
Triple Tongue mati bukan karena efek armor tempur yang dipakai para anggota kelompok Ryumon seperti yang mereka duga. Namun ada hero lain yang melintas dengan sangat cepat dan menghabisi mereka dalam sekejap.
Tak ada orang lain yang bisa melakukan hal seperti itu selain Saitama. Ia sendiri rupanya sedang buru-buru mencari lokasi pertemuan dengan para hero lain yang tergabung dalam Asosiasi Korban Nama Hero.
Rupanya ia sempat tersesat karena perangkat GPS-nya dianggap menunjuk ke arah yang salah sampai Red Nose menunjukkan kalau cara Saitama memakainya salah.
4. Zaedats hampir mati oleh monster tingkat Demon

Situasi Neo Heroes rupanya tak semuanya berjalan mulus.
Ada yang memang bisa mengalahkan para monster dengan mudah. Namun ada juga yang ternyata hampir mati oleh para monster kuat.
Sejauh ini ada dua orang korban, yaitu Infelsinave dan Zaedats. Si peramal entah kenapa diperlihatkan dalam kondisi babak belur tanpa diperlihatkan siapa pelaku yang menyebabkannya, sedangkan Zaedatas yang awalnya jumawa dengan armor tempur eksklusifnya malah berakhir remuk di tangan seekor monster yang dipanggil Meat Dumpling Kneader.
5. Metal Bats berhasil mengatasi Meat Dumpling Kneader

Untungnya, Zaedats masih bisa selamat.
Metal Bat yang datan tepat waktu langsung mengayunkan pentungannya sekuat tenaga sampai tubuh monster tersebut hancur berkeping-keping.
Begitu Meat Dumpling Kneader dikalahkan, salah satu member memberitahu Metal Bat kalau ada satu kelompok lain yang tengah membutuhkan bantuan.
Namun begitu Metal Bat tiba di sana, ia mendapati situasi sudah ditangani pihak lain. Nah, di situ, ia sempat melihat Elimin dan Destro membawa Zaedats dan Infelsinave yang tak sadarkan diri.
6. Blue vs Shell King!

Sama seperti tim Zaedats, situasi tim Blue juga tak berjalan baik.
Rupanya tim Blue hampir dibantai sepenuhnya oleh monster yang bernama Shell King, hanya menyisakan putra Blast seorang yang masih terlihat baik-baik saja. Di situ, pemuda tersebut sempat kesulitan karena pertahanan monster kepiting itu terbilang cukup keras.
Bahkan untuk bisa menembusnya, Blue sampai meningkatkan output kekuatan armor tempurnya untuk bisa memotong capit besar monster tersebut. Shell King sendiri akhirnya berhasil dihancurkan dengan jurus Fist Cannon yang bukan cuma mengalahkan monster tersebut tapi juga para monster keroco yang bernama Shell Folks.
Blue sendiri akhirnya bisa menang. Namun sayangnya, ia menangkap kemunculan monster lain yang membuatnya langsung bergerak meski sisa kekuatan armornya mulai menipis.
Itulah pembahasan One Punch Man bab 224-225.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku




![[QUIZ] Gojo atau Sukuna, Kamu Lebih Mirip Siapa?](https://image.idntimes.com/post/20260225/upload_b5013d23c3ce282fc00b1f7bdb9bcf14_d353ba35-6644-481c-a5f6-be5dd3e53bbb.png)













