Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

Pelaksana Djakarta Ennichi Klarifikasi Penyelesaian Ganti Rugi Acara

Pelaksana Djakarta Ennichi Klarifikasi Penyelesaian Ganti Rugi Acara
Pembatalan Djakarta Ennichi (instagram.com/djakartaennichi)
Intinya Sih
  • Panitia Djakarta Ennichi menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan acara di Lapangan Banteng dan mengakui kekecewaan publik sebagai hal yang wajar.
  • Rizki menegaskan Hardiyanto Kenneth tidak menjadi penyebab pembatalan, bahkan telah memberikan dukungan pribadi senilai Rp700 juta untuk membantu kelangsungan acara.
  • Panitia sedang mendata proses pengembalian dana dan ganti rugi dengan target penyelesaian maksimal 30 hari secara terbuka dan bertanggung jawab kepada pihak terkait.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Pelaksana Djakarta Ennichi klarifikasi terhadap penyelesaian dan ganti rugi acara yang batal terselenggara. Begini pernyataan resmi mereka.

1. Klarifikasi dalam 3 video

Di tanggal 29 Mei 2026 akun Instagram resmi Djakarta Ennichi mengunggah tiga video kolaborasi dengan advokat Stein Subadria & Partners sebagai kuasa hukum Hardiyanto Kenneth. Dalam video tersebut, perwakilan panitia Djakarta Ennichi Rizki menyampaikan permohonan maaf terkait batalnya acara yang terjadi menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut di Lapangan Banteng tanggal 23-24 Mei 2026.

Panitia Pelaksana juga hendak menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, memahami bahwa "banyak pihak telah mengorbankan waktu, tenaga, biaya, perhatian, dan harapan untuk dapat menjadi bagian dari acara ini. Karena itu, kami memahami sepenuhnya bahwa kekecewaan yang muncul adalah hal yang wajar. Kami menerima kritik dan evaluasi tersebut dengan sangat terbuka."

2. Keterlibatan Hardiyanto Kenneth

Rizki juga menjelaskan bahwa Hardiyanto Kenneth juga bukan merupakan pihak yang menyebabkan acara ini batal. "Dalam proses persiapan yang penuh tantangan tersebut, beliau tetap memberikan bantuan dan dukungan secara pribadi agar kegiatan ini tetap memiliki kesempatan untuk tetap berjalan. Ini termasuk memberikan bantuan dana pribadi senilai Rp 700.000.000 untuk membantu agar acara ini tetap dijalankan," ungkap Rizki.

Lebih lanjut, permohonan maaf juga ditujukan kepada beliau atas sikap panitia yang tidak amanah atas arahan Kenneth yang meminta untuk memundurkan tanggal acara karena dinilai belum siap dana dari para sponsor sehingga merusak reputasi dan nama baik pihak bersangkutan. "Kamipun merasa perlu mengeluarkan klarifikasi ini agar tidak muncul kesalahpahaman maupun opini yang kurang tepat terhadap pihak-pihak yang selama ini telah membantu kami dengan itikad baik."

3. Ganti rugi

Terkait ganti rugi, Rizki menyampaikan bahwa saat ini panitia pelaksana sedang berada dalam proses pendataan untuk penyelesaian pengembalian dana dan tanggung jawab lainnya. Per video pernyataan tersebut, penyelesaian ini ditargetkan untuk dapat terlaksana sepanjang maksimal 30 hari dengan mekanisme yang dikomunikasikan lebih lanjut terhadap pihak terkait secara terbuka dan bertanggung jawab.

"Kami memahami bahwa situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan dan kekecewaan yang besar bagi banyak pihak. Karena itu saat ini fokus utama kami adalah menyelesaikan seluruh proses dan komunikasi dengan sebaik mungkin," sebut Rizki. Pihak Stein juga mengungkapkan di malam ketika somasi dilayangkan, tim Djakarta Ennichi langsung datang secara kooperatif dan telah saling melakukan klarifikasi. Lebih lanjut, kuasa hukum tersebut menyampaikan bahwa Hardiyanto Kenneth tidak menjadi ketua umum tim panitia Djakarta Ennichi sejak 1 April 2026 karena adanya penolakan dari Tim Pelaksana untuk memundurkan tanggal sehingga Kenneth memutuskan untuk tidak mendukung lagi acara tersebut.

Apa pendapatmu sendiri terhadap insiden Djakarta Ennichi tersebut?

Share Article
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More