4 Momen Baru yang Ada di One Punch Man Bab 224 Versi Revisi

- Bab 224 versi revisi menghadirkan panel lebih rapi dan empat adegan baru yang memperkaya cerita, menggantikan versi lama yang dinilai terlalu singkat dan kurang detail.
- Suiryu kini tampil lebih heroik dengan turun langsung membantu melawan Triple Tongue, sementara Saitama muncul sekilas sebagai sosok misterius yang membantai monster dalam sekejap.
- Perubahan lain menampilkan A bertarung tanpa armor Neo Heroes, menegaskan kekuatannya murni dari kemampuan pribadi serta memperlihatkan kesenjangan antara anggota elit dan prajurit biasa.
Seperti yang kita tahu, Murata lagi-lagi merevisi bab 224 yang memang versi lamanya bisa dibilang terlalu pendek dan hampir tak ada gambar double spread. Nah, versi revisinya akhirnya merilis gambar dengan penempatan panel yang lebih enak dilihat dan juga sejumlah momen baru yang menambal beberapa adegan yang terasa menggantung.
Apa saja adegan yang dimaskud? Berikut pembahasannya!
1. Suiryu ikut terjun saat momen aksi Ryumon

Dalam versi awal, saat serangan oleh Triple Tongue, hanya grup Ryumon yang turun tangan menghadapi ancaman tersebut.
Namun di versi revisi, ada tambahan adegan yang cukup signifikan. Ketika kendaraan regunya kebetulan melintas di lokasi kejadian, Suiryu memutuskan untuk ikut campur dan membantu membereskan Triple Tongue.
Padahal, anak buahnya sudah mengingatkan bahwa unit mereka memiliki tugas lain di lokasi berbeda. Mengabaikan peringatan itu, Suiryu tetap turun tangan. Alasannya sederhana: ia tak bisa berpura-pura tidak melihat kekacauan yang terjadi tepat di depan matanya.
Momen ini terasa seperti penegasan perkembangan karakternya. Jika dulu ia hanya bertarung demi kesenangan pribadi, kini ada dorongan moral yang lebih jelas dalam tindakannya. Perubahan itu tentu tak lepas dari pengaruh pertemuannya dengan Saitama di turnamen sebelumnya yang secara perlahan menggeser cara pandangnya tentang makna menjadi pahlawan.
2. Triple Tongue terbunuh

Dalam versi lama, momen pertempuran grup Ryumon melawan Triple Tongue tersebut memang berakhir menggantung.
Namun di versi ini, ada kejutan besar. Tepat ketika grup Ryumon bersiap melancarkan serangan, ketiga monster itu mendadak terbantai dalam sekejap.
Banyak yang mengira kemenangan instan itu berkat kualitas armor tempur mereka yang begitu mumpuni.
Akan tetapi, Suiryu menyadari sesuatu yang berbeda. Ia sempat merasakan tanda bahwa seseorang baru saja melintas dengan kecepatan luar biasa. Sosok misterius itu membantai ketiga monster tersebut dalam satu gerakan cepat, lalu menghilang begitu saja tanpa sempat terlihat.
3. Kemunculan Saitama

Dugaan Suiryu memang benar. Sosok yang melintas dan membantai ketiga monster itu dalam sekejap tak lain adalah Saitama.
Berbeda dengan versi lama yang sama sekali tak menampilkan sang protagonis, versi terbaru justru menyelipkan momen singkat yang memperlihatkan keberadaannya di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, Saitama rupanya tengah mencari tempat pertemuan para anggota Asosiasi Korban Nama Hero.
Sayangnya, seperti biasa, ia kesulitan membaca peta. Alih-alih tiba tepat waktu, Saitama malah berputar-putar tanpa arah yang jelas. Dalam proses tersesat itulah, ia secara tak sengaja melintasi area pertarungan, menghabisi ketiga monster hanya dengan gerakan kilat, lalu melanjutkan perjalanannya seolah tak terjadi apa-apa.
Ia baru diberitahu Red Nose tentang cara memakai peta yang benar dan disuruh untuk memegang sebuah kertas.
4. A beraksi tanpa memakai armor

Di versi sebelumnya, A yang merupakan seorang assassin sekaligus buronan ditampilkan membunuh seekor monster dengan sabitnya. Namun ada perbedaan cukup signifikan antara versi lama dan revisinya.
Pada versi lama, A beraksi dengan mengenakan armor tempur milik Neo Heroes. Visual ini memberi kesan bahwa bahkan petarung berbahaya sepertinya tetap memanfaatkan sistem peningkatan kekuatan dari organisasi tersebut.
Sebaliknya, versi baru memperlihatkan A hanya memakai outfit khasnya sendiri, tanpa armor Neo Heroes. Perubahan ini terasa lebih dari sekadar estetika. Revisi tersebut menegaskan kesenjangan antara anggota elit dan member biasa. Jika prajurit standar sangat bergantung pada armor untuk meningkatkan performa tempur, petarung selevel A tetap mampu membantai monster hanya dengan kemampuan murninya. Ia tak membutuhkan dukungan teknologi untuk menunjukkan dominasinya.
Tak hanya itu, versi baru juga memperlihatkan proses kejadian secara lebih utuh. Adegan dimulai dari kemunculan monster yang mengancam, lalu diikuti intervensi A yang datang dan menghabisinya. Berbeda dengan versi lama yang langsung menampilkan hasil akhirnya, di mana A sudah berdiri setelah membereskan makhluk tersebut. Versi revisi memberi ruang dramatis yang lebih kuat, sekaligus mempertegas aura kemunculan A sebagai eksekutor yang mematikan.
Itulah daftar adegan baru yang ada di One Punch Man bab 224 versi revisi.
Bagaimana pendapat kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku

![[QUIZ] Kalau Hidup di Era Roger One Piece, Kamu Akan Jadi Siapa?](https://image.idntimes.com/post/20260227/upload_4394b58543735d8b2d0e693e114ec7d3_39b57d14-fcbe-451f-a548-1bb8096fa0fa.png)






![[QUIZ] Gojo atau Sukuna, Kamu Lebih Mirip Siapa?](https://image.idntimes.com/post/20260225/upload_b5013d23c3ce282fc00b1f7bdb9bcf14_d353ba35-6644-481c-a5f6-be5dd3e53bbb.png)









