Mahoraga dan Gerard (Dok. Mappa & Pierrot/Jujutsu Kaisen S2 & Bleach)
Dari berbagai poin di atas, gambaran pemenang sebenarnya bergantung pada skenario yang terjadi.
Pertama, jika Gerard langsung tampil serius sejak awal pertarungan. Dengan pendekatan seperti itu, ia seharusnya bisa melepaskan serangan masif di fase pembuka duel. Kuncinya, serangan tersebut harus benar-benar eksplosif dan menghancurkan Mahoraga tanpa menyisakan celah untuk beradaptasi. Selama The Miracle masih efektif, peluang kemenangan tetap berada di tangannya. Namun begitu Mahoraga berhasil menyesuaikan diri terhadap konsep “keajaiban”, kekuatan andalan Quincy itu berisiko kehilangan efektivitasnya.
Masalahnya, Gerard ini tipe otak otot. Ia terlalu percaya diri dan tak mau berpikir rumit jika sedang bertarung.
Sebaliknya, Mahoraga memiliki jalur kemenangan yang lebih teknis namun mematikan. Jika ia mampu membelah tubuh Gerard dan mengekspos inti berbentuk salibnya, lalu menghancurkannya, pertarungan akan berakhir. Titik lemah tersebut bersifat absolut dan tak bisa diubah, sehingga hanya tinggal menunggu momen dan kondisi yang memungkinkan sang shikigami untuk menyingkapnya.
Namun masalahnya, Mahoraga adalah makhluk yang mengandalkan insting sehingga memang faktor keberuntungannya lah yang mungkin akan menuntunnya untuk melakukan hal tersebut. Beda cerita jika ia dikendalikan seseorang seperti Sukuna dan diarahkan untuk mencari kelemahan Gerard.
Itulah pembahasan siapa yang akan menang jika Mahoraga dan Gerard saling bertarung.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku