Miguel (dok. Gege Akutami (Story & Art), MAPPA/Jujutsu Kaisen)
Bukan berarti negara lain bebas dari kutukan. Meskipun sedikit dan sangat langka, roh kutukan dan energinya tetap bisa muncul di luar Jepang karena emosi negatif manusia ada di mana-mana, tapi tentu sangat minim karena di Jepang saja perihal energi kutukan ini tak diketahui oleh publik.
Karena barrier Tengen, hasilnya kutukan di sana cenderung lebih lemah, lebih jarang, dan tidak membentuk sistem seperti di Jepang. Tapi penyihir Jujutsu dari luar Jepang tetap ada seperti Miguel, Larue, atau contoh lain seperti Dhruv Lakdawalla yang dikatakan menguasai Jepang dahulu, tapi nama dan tampilannya seperti keturunan India.
Jadi energi kutukan di luar Jepang tetap berpotensi ada, tapi minim sekali, ini juga alasan kenapa dunia luar tidak terlalu menyadari keberadaan jujutsu, karena fenomenanya tidak sebesar dan seintens di Jepang.
Nah jadi itu jawabannya, bagaimana menurutmu?