Judgeman menangis darah (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)
Nah, karena Yuji justru memilih mengaku tanpa melakukan pembelaan, hal itu membuat Judgeman langsung menjatuhkan vonis bersalah dan memberikan hukuman. Higuruma bahkan sampai memasang wajah tak percaya saat mendengarnya.
Menariknya, terdapat sedikit perbedaan dalam putusan tersebut. Jika terdakwa benar-benar tidak bersalah, seperti kasus Yuji yang kehilangan kendali atas dirinya, Judgeman tampak “menangis darah” saat menjatuhkan hukuman mati seolah menyiratkan bahwa Yuji sebenarnya tidak sepenuhnya bersalah.
Hal ini berbeda dengan persidangan Sukuna, di mana Judgeman hanya membuka satu mata saat menjatuhkan vonis, tanpa menunjukkan reaksi emosional yang sama.
Jadi bisa dibilang alasan saat itu Judgeman tetap menganggap Yuji bersalah meski Higuruma tahu pemuda itu tak berdosa itu disebabkan oleh keputusan Yuji sendiri. Judgeman cuma mengikuti prosedur yang ada dan akan tetap menjatuhkan vonis ke terdakwa yang tak bersalah meski nyatanya ya dia bukan pelaku sesungguhnya pada kasus yang diungkit.
Itulah penjelasan kenapa Judgeman tetap menjatuhkan vonis mati ke Yuji meski ia ternyata tak bersalah.
Bagaimana menurut kalian?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku