Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kenapa Judgeman Tetap Anggap Yuji Bersalah pada Insiden Shibuya JJK?
Higuruma mengadili Yuji (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)
  • Judgeman, shikigami milik Higuruma, mampu melihat seluruh kejahatan terdakwa dalam domainnya dan menilai berdasarkan hukum modern Jepang.
  • Meski bukti menunjukkan Sukuna sebagai pelaku insiden Shibuya, Yuji memilih mengaku bersalah tanpa melakukan pembelaan diri.
  • Karena pengakuan itu, Judgeman tetap menjatuhkan vonis mati pada Yuji sambil menunjukkan emosi sedih yang menandakan ketidaksepahaman dengan keputusan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Insiden Shibuya

Pada insiden ini, Sukuna menjadi penyebab utama kehancuran, namun Yuji tetap dianggap bersalah atas peristiwa tersebut.

Saat persidangan di domain Higuruma

Judgeman menampilkan seluruh kejahatan yang terkait dengan Yuji dan Sukuna. Higuruma mengetahui bahwa Yuji sebenarnya tidak bersalah.

Ketika Yuji mengaku tanpa pembelaan

Yuji memilih mengakui tuduhan tanpa melawan, membuat Judgeman menjatuhkan vonis bersalah dan hukuman mati meski ia tahu kebenarannya.

Kini

Penjelasan mengenai alasan Judgeman tetap menghukum Yuji dibahas sebagai bagian dari analisis karakter dan sistem hukum dalam dunia Jujutsu Kaisen.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Judgeman menjatuhkan vonis bersalah dan hukuman mati kepada Yuji dalam insiden Shibuya, meskipun diketahui bahwa Sukuna adalah penyebab utama peristiwa tersebut.
  • Who?
    Yuji sebagai terdakwa, Higuruma sebagai pengguna teknik shikigami Judgeman, serta Sukuna yang menjadi sumber kekacauan di insiden Shibuya.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di dalam domain milik Higuruma yang menampilkan persidangan antara Yuji dan Judgeman, berlatar pada insiden Shibuya.
  • When?
    Peristiwa ini terjadi saat insiden Shibuya berlangsung dalam alur cerita Jujutsu Kaisen; waktu spesifik per saat ini belum diketahui.
  • Why?
    Vonis dijatuhkan karena Yuji memilih mengakui kesalahan tanpa melakukan pembelaan, sehingga Judgeman mengikuti prosedur hukum yang berlaku di domain tersebut.
  • How?
    Judgeman memutuskan berdasarkan pengakuan Yuji dan menjatuhkan hukuman mati; ekspresi “menangis darah” muncul sebagai tanda bahwa keputusan itu bertentangan dengan kebenaran sebenarnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada anak bernama Yuji yang dibilang salah padahal bukan dia yang bikin masalah di Shibuya, tapi monster jahat bernama Sukuna. Ada makhluk bernama Judgeman yang bisa lihat semua kesalahan orang dan kasih hukuman. Tapi karena Yuji bilang “iya aku salah,” Judgeman jadi kasih hukuman mati dan malah menangis darah karena sedih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun kisah ini menyoroti keputusan tragis terhadap Yuji, artikel tersebut menggambarkan kedalaman moral dan keadilan yang kompleks dalam dunia JJK. Judgeman digambarkan bukan sekadar alat hukum tanpa perasaan, melainkan entitas yang menunjukkan empati melalui “tangisan darah”, menandakan bahwa sistem hukum magis ini tetap memiliki sisi kemanusiaan di balik ketegasannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Seperti yang kita tahu, shikigami Judgeman memang bisa melihat segalanya pada target yang masuk dalam domainnya. Namun masalahnya, ada kasus unik di mana Yuji dianggap tetap bersalah pada kejadian Shibuya meski saat itu, Sukuna lah biang kerok atas peristiwa tersebut.

Kenapa Judgeman bisa anggap Yuji tetap bersalah dan bahkan sampai menjatuhkan hukuman mati? Begini pembahasannya!

1. Seperti yang kita tahu, shikigami Judgeman bisa melihat semua kejadian kriminal yang melibatkan terdakwa yang masuk ke dalam domainnya

Higuruma melepaskan Domain Expansion (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Higuruma memiliki teknik berupa shikigami bernama Judgeman.

Judgeman ini seolah lahir dari keterikatan Higuruma dengan bidang hukum sehingga memiliki kemampuan istimewa untuk melihat semua kejahatan yang dilakukan target yang terjebak di dalam domain milik mantan pengacara tersebut.

Menurut Higuruma, Judgeman bisa melihat semua kejahatan yang diperbuat penggunanya bahkan yang pernah dilakukan jauh di masa lalu. Apapun yang dianggap menyalahi aturan hukum modern Jepang akan langsung dalam penglihatan makhluk satu ini.

2. Meski aslinya tak bersalah, Yuji memilih mengakui tanpa melakukan perlawanan

Yuji mengakui dirinya pelaku pembantaian di Shibuya (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Meski terkesan maha mengetahui, aslinya Judgeman tetap menjalankan prosuder hukum sesuai respon dari si terdakwa.

Ia sebenarnya sudah melampirkan bukti keterlibatan Sukuna dalam berkas yang diberikan ke Higuruma.

Dari situlah, Higuruma tahu Yuji memang tak bersalah dan ia tinggal menunggu respon pembelaan agar pertarungan mereka cepat berakhir dengan baik.

Namun di luar dugaan, Yuji malah memilih mengaku tanpa melakukan pembelaan apapun.

3. Meski tahu tak bersalah, Judgeman tetap terpaksa membuat putusan berdasarkan pengakuan Yuji sampai menangis darah

Judgeman menangis darah (Dok. Mappa/Jujutsu Kaisen S3)

Nah, karena Yuji justru memilih mengaku tanpa melakukan pembelaan, hal itu membuat Judgeman langsung menjatuhkan vonis bersalah dan memberikan hukuman. Higuruma bahkan sampai memasang wajah tak percaya saat mendengarnya.

Menariknya, terdapat sedikit perbedaan dalam putusan tersebut. Jika terdakwa benar-benar tidak bersalah, seperti kasus Yuji yang kehilangan kendali atas dirinya, Judgeman tampak “menangis darah” saat menjatuhkan hukuman mati seolah menyiratkan bahwa Yuji sebenarnya tidak sepenuhnya bersalah.

Hal ini berbeda dengan persidangan Sukuna, di mana Judgeman hanya membuka satu mata saat menjatuhkan vonis, tanpa menunjukkan reaksi emosional yang sama.

Jadi bisa dibilang alasan saat itu Judgeman tetap menganggap Yuji bersalah meski Higuruma tahu pemuda itu tak berdosa itu disebabkan oleh keputusan Yuji sendiri. Judgeman cuma mengikuti prosedur yang ada dan akan tetap menjatuhkan vonis ke terdakwa yang tak bersalah meski nyatanya ya dia bukan pelaku sesungguhnya pada kasus yang diungkit.

Itulah penjelasan kenapa Judgeman tetap menjatuhkan vonis mati ke Yuji meski ia ternyata tak bersalah.

Bagaimana menurut kalian?

Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:

Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku

Tele: https://t.me/WargaDuniaku

Editorial Team