Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Hal Menarik dari Kemenangan Kurapika Lawan Uvogin di Hunter x Hunter

5 Hal Menarik dari Kemenangan Kurapika Lawan Uvogin di Hunter x Hunter
Kurapika mengalahkan Uvogin. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
Intinya Sih
  • Pertarungan Kurapika vs Uvogin menampilkan kontras mencolok antara strategi cerdas dan kekuatan fisik murni, menjadikan kemenangan Kurapika terasa mengejutkan sekaligus memuaskan.
  • Duel ini menegaskan bahwa di dunia Nen, kemampuan dengan batasan dan risiko ekstrem bisa mengalahkan kekuatan mentah, seperti Chain Jail yang bahkan tak mampu dihancurkan Uvogin.
  • Kematian Uvogin menjadi momen penting karena menunjukkan Phantom Troupe tidak kebal dari kekalahan, sementara Kurapika justru merasa hampa meski berhasil membalas dendam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pertarungan Kurapika melawan Uvogin adalah salah satu duel paling ikonik di Hunter x Hunter.

Meski terjadi sejak Yorknew City Arc, duel ini masih sering dibahas karena menunjukkan banyak hal yang membuat karya Yoshihiro Togashi berbeda dari manga aksi pada umumnya.

Kemenangan Kurapika bukan sekadar momen balas dendam. Duel ini juga menegaskan bagaimana sistem Nen, strategi, dan tema cerita Hunter x Hunter bekerja.

Apa saja hal menarik dari kemenangan Kurapika atas Uvogin?

Table of Content

1. Kurapika menjadi kontras sempurna bagi kekuatan absolut Uvogin

1. Kurapika menjadi kontras sempurna bagi kekuatan absolut Uvogin

Uvogin (dok. Madhouse/ Hunter x Hunter)
Uvogin (dok. Madhouse/ Hunter x Hunter)

Sebelum duel melawan Kurapika, Togashi terlebih dahulu menunjukkan betapa mengerikannya Uvogin.

Ia membantai kelompok mafia Yorknew sendirian. Bahkan anggota Phantom Troupe lain nyaris tidak perlu turun tangan. Dari awal, Uvogin digambarkan sebagai monster hidup yang bisa menghancurkan lawan dengan kekuatan fisik murni.

Ketika pertama kali ditangkap dan diinterogasi oleh Dalzollene pun, Uvogin tetap terlihat santai dan dominan. Para mafia yang mengurungnya justru terasa tidak berdaya di hadapannya.

Namun semua citra tersebut runtuh saat ia berhadapan dengan Kurapika.

Setiap Chain Jail berhasil mengenainya, Uvogin yang sebelumnya tampak tak terkalahkan mendadak kehilangan seluruh kendali situasi.

Kontras inilah yang membuat kemenangan Kurapika terasa begitu memuaskan dan mengejutkan.

2. Bukti bahwa di Hunter x Hunter, kekuatan mentah bukan segalanya

Kurapika menangkap Uvogin menggunakan Chain Jail. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
Kurapika menangkap Uvogin menggunakan Chain Jail. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Jika hanya melihat kekuatan fisik, Uvogin jelas berada jauh di atas Kurapika.

Ia adalah anggota Phantom Troupe dengan kekuatan fisik terbesar dan bahkan menempati posisi teratas dalam adu panco di antara para anggota kelompok tersebut.

Serangannya mampu menghancurkan tanah, bangunan, dan tubuh manusia dengan mudah. Dalam banyak manga lain, karakter seperti Uvogin biasanya akan menjadi lawan yang nyaris mustahil dikalahkan.

Namun Hunter x Hunter memiliki aturan yang berbeda.

Kurapika menciptakan Chain Jail dengan syarat dan risiko ekstrem yang secara khusus ditujukan untuk anggota Phantom Troupe. Karena itulah kemampuan tersebut menjadi sangat efektif saat digunakan terhadap Uvogin.

Duel ini menjadi salah satu contoh terbaik bahwa dalam dunia Nen, kemampuan yang tepat sering kali lebih berbahaya daripada kekuatan yang lebih besar.

3. Bahkan Uvogin tidak mampu menghancurkan Chain Jail

Kurapika vs. Uvogin
Kurapika vs. Uvogin (dok. Madhouse/ Hunter X Hunter)

Salah satu momen paling penting dalam duel ini adalah ketika Uvogin gagal melepaskan diri dari Chain Jail.

Hal ini mungkin terlihat sederhana, tetapi implikasinya sangat besar.

Uvogin adalah anggota Phantom Troupe dengan kekuatan fisik paling tinggi. Jika bahkan dia tidak mampu memutus rantai tersebut, maka sulit membayangkan anggota lain bisa melakukannya dengan kekuatan murni.

Momen ini sekaligus memperlihatkan betapa berbahayanya sumpah dan batasan Nen yang diterapkan Kurapika.

Ia rela mempertaruhkan nyawanya sendiri demi menciptakan kemampuan yang hampir mustahil dilawan oleh anggota Phantom Troupe.

Karena itulah Chain Jail menjadi salah satu kemampuan Nen paling menakutkan dalam seri ini.

Dan yep, kita kemudian melihat bahwa inilah satu kekuatan yang Chrollo beneran belum punya jawaban. Ia bisa melawan Silva dan Zeno Zoldyck serta kemudian mengalahkan Hisoka, tapi tak berdaya begitu dijerat Kurapika.

4. Kematian on-screen pertama anggota Phantom Troupe

kematian Uvogin (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
kematian Uvogin (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Kematian Uvogin juga memiliki arti penting bagi cerita secara keseluruhan.

Sebelumnya memang sudah diketahui bahwa anggota Phantom Troupe nomor 8 sebelum Shizuku tewas di tangan Silva Zoldyck. Namun peristiwa tersebut hanya disebutkan dan tidak pernah diperlihatkan secara langsung.

Uvogin menjadi anggota Phantom Troupe pertama yang kematiannya benar-benar disaksikan pembaca.

Momen ini mengubah persepsi tentang kelompok tersebut.

Sebelumnya Phantom Troupe terasa seperti organisasi kriminal yang nyaris tak tersentuh. Setelah kematian Uvogin, pembaca mulai menyadari bahwa bahkan anggota kelompok ini pun bisa tumbang.

Yorknew Arc kemudian memperkuat kesan itu dengan kematian Pakunoda di akhir cerita.

5. Kurapika tidak benar-benar merasa puas setelah membunuh Uvogin

Kurapika mengalahkan Uvogin. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)
Kurapika mengalahkan Uvogin. (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Hal yang paling menarik mungkin justru terjadi setelah pertarungan berakhir.

Secara teori, Kurapika telah mencapai salah satu tujuan balas dendamnya. Ia berhasil mengalahkan dan membunuh seorang anggota Phantom Troupe.

Namun ia tidak terlihat bahagia.

Sebaliknya, Kurapika justru tampak semakin terbebani.

Kematian Uvogin tidak menghapus rasa sakit akibat pembantaian Klan Kurta. Bahkan setelah Pakunoda tewas juga, Kurapika masih terlihat membawa beban emosional yang besar.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fahrul Razi Uni Nurullah
EditorFahrul Razi Uni Nurullah

Related Articles

See More