10 Fakta Gege Akutami, Sosok Anonim di Balik Jujutsu Kaisen

- Gege Akutami bukan nama asli, awalnya ingin menggunakan nama "Dokudami Milk" sebelum memilih Gege Akutami.
- Gege konsisten menyembunyikan wajahnya, bahkan menggunakan kostum karakter JJK dan maskot kucing bermata satu.
- Sebelum JJK, Gege sudah dikenal karena beberapa one-shot manganya dan merupakan penggemar okultisme yang banyak terinspirasi oleh Bleach.
Nama Gege Akutami sedang populer di kalangan penikmat komik Jepang alias manga. Pasalnya, dia adalah sosok di balik terciptanya salah satu serial shounen terbaik pada era modern ini, yaitu Jujutsu Kaisen.
Banyak hal menarik yang bisa kita ketahui mengenai fakta Gege Akutami, misalnya kebenaran bahwa nama tersebut bukanlah identitas asli sang mangaka, melainkan hanya nama pena. Penasaran? Yuk, simak informasi lengkapnya berikut!
Table of Content
1. Bukan nama asli

Seperti disinggung sebelumnya, Gege Akutami bukanlah nama asli dari author JJK. Sosok anonim ini memilih untuk menyembunyikan identitasnya, sebagaimana yang umum dilakukan oleh seorang artist.
Lucunya, sebelum memilih Gege Akutami, ia sempat berpikiran untuk menggunakan nama “Dokudami Milk”. Namun, ia berubah pikiran dan memutuskan untuk memakai nama penanya yang sekarang.
2. Tak pernah menunjukkan wajahnya di kamera
Tak hanya menutup rapat informasi mengenai data pribadi, Gege Akutami juga konsisten menyembunyikan wajahnya. Dalam sebuah wawancara, ia tampak mengenakan kostum salah satu karakter JJK, yakni Mechamaru.
Sementara itu, ia juga menggunakan maskot kucing bermata satu untuk mewakilinya pada sesi catatan penulis di manga. Setidaknya, berdasarkan suara aslinya selama wawancara, penggemar yakin bahwa Gege adalah laki-laki.
3. Merilis beberapa one-shot sebelum JJK

Terlepas dari pro dan kontra karena ending-nya, Jujutsu Kaisen tetap layak dianggap sebagai sebuah masterpiece. Menariknya, sebelum merilis JJK, Gege sudah dikenal karena beberapa one-shot manganya.
Beberapa edisi one-shot yang paling dikenal ialah Nikai Bongai Barabarjura, Kamishiro Sosa, dan No. 9. Manga tersebut turut menjadi fondasi bagi terciptanya JJK, terutama untuk penampilan karakter-karakternya.
4. Penggemar hal-hal gaib
Konsep roh terkutuk yang Gege perkenalkan dalam seri JJK jelas begitu matang. Hal ini menandakan bahwa ia sangat paham akan hal-hal tersebut.
Siapa sangka, Gege Akutami sebenarnya merupakan penggemar sejati okultisme. Pengetahuannya tentang hal gaib telah mengilhaminya untuk menciptakan berbagai komponen pembentuk cerita, salah satunya sistem kekuatan.
5. Banyak terinspirasi oleh Bleach

Saat kecil, Gege mengaku sangat menyukai manga Bleach. Sejak saat itu, manga shounen karya Tite Kubo tersebut telah menginspirasi Gege dalam melahirkan karya hebat.
Seperti Bleach, Gege cukup banyak membahas konsep spiritual dengan elemen dark dalam karyanya. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku pernah menulis antologi puisi yang terinspirasi dari Bleach saat SMP.
6. Enggan mengeksploitasi karakter perempuan
Entah kenapa, manga dan anime era modern ini sering kali menggunakan karakter perempuan sebagai wadah fan service. Namun, Gege menolak budaya demikian.
Gege tak ingin mengeksploitasi karakter perempuan ciptaannya. Nah, salah satu karena ia menghormati orang tuanya yang mungkin ikut menikmati karyanya. Hal ini membuktikan bahwa Gege punya ikatan erat dengan keluarganya.
7. Yuji dan Megumi didasarkan pada Naruto dan Sasuke

Selain Bleach, Gege juga mengambil referensi dari serial lain, yaitu Naruto. Dalam hal ini, ia menciptakan karakter Yuji dan Megumi berdasarkan karakter Naruto dan Sasuke.
Seperti Naruto, tubuh Yuji juga menjadi wadah bagi entitas mengerikan, yakni Sukuna. Di sisi lain, sikap dingin Sasuke telah menginspirasi Gege untuk menciptakan karakter Megumi.
8. Yuji Itadori dinamai sesuai nama teman sekelasnya
Setiap aspek dalam manga karyanya telah Gege perhitungkan sedemikian rupa, termasuk untuk pemberian nama. Yuji Itadori sebagai protagonis rupanya dinamai berdasarkan nama teman sekelasnya saat masih kecil.
Tak hanya Yuji, nama Suguru Geto pun diambil dari sesuatu yang berhubungan dengan masa kecil Gege. Tepatnya, sahabat Gojo itu diberikan nama berdasarkan lokasi di dekat kampung halaman Gege, Tohoku, yaitu “Geto Korean Ski Resort”.
9. Mengalami buta warna parsial

Fakta lainnya Gege yakni bahwa ia mengidap buta warna parsial. Namun, hal ini jarang diperhatikan karena manga sendiri umumnya memang tak berwarna.
Menurut Gege, palet warna kerap terasa tak masuk akal baginya. Nah, kalau kamu sadar, warna rambut Yuji terkadang agak berbeda di berbagai sampul dan halaman manga. Pada adaptasi animenya, warna tersebut sepenuhnya dibuat berwarna merah muda sepanjang seri.
10. Membenci Gojo
Gojo adalah salah satu karakter paling dicintai oleh penggemar. Namun, berbeda halnya dengan Gege yang justru membencinya. Alasan utamanya, ia tanpa sadar membuat Gojo terlampau kuat. Alhasil, ia kesulitan untuk menciptakan tandingan Gojo.
Itulah fakta Gege Akutami yang menarik untuk diketahui, terutama kalau kamu penggemar Jujutsu Kaisen. Bagaimana menurutmu?
Untuk informasi yang lebih lengkap soal anime-manga, film, game, dan gadget, yuk gabung komunitas Warga Duniaku lewat link berikut:
Discord: https://bit.ly/WargaDuniaku
Tele: https://t.me/WargaDuniaku
FAQ seputar fakta Gege Akutami
| Siapa Gege Akutami? | Gege Akutami adalah mangaka Jepang, paling dikenal sebagai pencipta manga Jujutsu Kaisen. |
| Apakah “Gege Akutami” nama asli? | Tidak. Gege Akutami adalah nama pena. Nama asli, tanggal lahir lengkap, dan banyak detail pribadi tidak pernah diumumkan secara resmi. |
| Kenapa Gege Akutami jarang tampil di publik? | Gege Akutami sangat menjaga privasi. Ia biasanya diwakili oleh ikon kucing bermata satu saat wawancara atau komentar penulis. |
| Maskot kucing bermata satu itu apa? | Itu adalah representasi diri Gege Akutami. |


















