Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Biznet Gio Tingkatkan Performa Cloud untuk Era AI!
Teknologi CPU Server. (dok. AMD)
  • Biznet Gio beralih ke CPU Server AMD EPYC untuk meningkatkan performa cloud, menghadirkan layanan andal dengan uptime 99,99% dan sertifikasi keamanan internasional seperti ISO 9001 serta SOC 2 Type II.
  • Pengujian internal menunjukkan prosesor AMD EPYC memberi efisiensi lisensi hingga 20% dan performa tinggi, memungkinkan Biznet Gio menawarkan harga kompetitif serta memperluas data center ke Bali.
  • CPU AMD EPYC kini menjadi platform server utama Biznet Gio dengan penghematan daya 8% dan penurunan emisi karbon 2.100 kg per server, digunakan pada sekitar 90% armada server perusahaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Biznet Gio tingkatkan performa Cloud untuk era AI dengan AMD! Penasaran teknologi apa yang mereka bawa? Temukan di sini!

1. Peralihan andal

Biznet Gio Cloud mendapati peralihan ke CPU Server AMD EPYC memberikan keunggulan yang dibutuhkan untuk menyediakan layanan yang diharapkan oleh pelanggan.“Biznet Gio Cloud adalah mitra cloud terpadu untuk solusi bisnis yang lengkap, andal, dan terjangkau dengan standar keamanan tertinggi serta dukungan 24/7,” jelas Saputro Aryulianto, VP of Technology Operations Biznet Gio Cloud. “Perusahaan menghadirkan solusi terdepan untuk adopsi teknologi cloud di Indonesia. Kami berkomitmen memberikan kepuasan layanan bagi pelanggan dengan Service Level Agreement uptime bulanan sebesar 99,99%. Komitmen kami adalah menjadi penyedia layanan cloud terkemuka dengan standar internasional. Untuk mencapai tujuan ini, Biznet Gio telah memperoleh sertifikasi dengan pengakuan global untuk keamanan informasi, keamanan transaksi, dan manajemen kualitas layanan, termasuk ISO 9001 dan SOC 2 Type II.”

Biznet Gio Cloud bertujuan menghadirkan layanan berbagai produk, mulai dari Virtual Machine (VM) standar hingga penawaran bare metal unggulan saat ini. Di tahun 2025, perusahaan juga meluncurkan produk bare metal dengan akselerasi GPU. “Tantangan utama yang kami hadapi adalah skalabilitas dan elastisitas,” kata Ary, merujuk pada pola beban kerja yang tidak konsisten di Indonesia. Ia juga menjelaskan bahwa masalah rantai distribusi memperburuk tantangan ini. “Secara global saat ini terjadi kekurangan RAM dan SSD, terutama karena adopsi AI.”

2. Lancar di-upgrade!

Tim Biznet Gio memastikan CPU AMD memenuhi ekspektasi mereka. “Tim IT Architecture kami melakukan pengujian benchmarking dan membandingkannya dengan hasil yang dipublikasikan secara online,” kata Ary. “Performa dan harga sangat bagus. Prosesor AMD EPYC dapat mengurangi penggunaan lisensi kami hingga 20% berkat kepadatan core lebih tinggi dibandingkan kompetitor. Lisensi kami berbasis per socket, tetapi kami bisa menjalankan lebih banyak core menggunakan prosesor AMD EPYC.”

Proses upgrade juga berjalan lancar. “Kami tidak mengalami masalah saat menerapkan CPU AMD EPYC.” CPU Server AMD EPYC memungkinkan Biznet Gio menawarkan harga yang kompetitif kepada pelanggan. “Prosesor EPYC memberikan performa terbaik dibandingkan kompetitor,” kata Aryulianto. “Kami akan terus membeli lebih banyak CPU AMD EPYC untuk peluncuran produk berikutnya. Saat ini kami memiliki tiga region data center di Indonesia dan akan meluncurkan region keempat di Bali. Kami akan menggunakan CPU AMD EPYC untuk jangka panjang.”

3. Jadi platform server utama!

AMD EPYC Generasi 5 (dok. AMD)

Walaupun penggunaan GPU AMD Instinct masih berada pada fase Proof of-Concept, CPU Server AMD EPYC telah menjadi platform server utama Biznet Gio. “AMD EPYC akan menjadi standar lingkungan operasional kami,” kata Ary. Selain performa versus harga yang lebih baik, CPU AMD EPYC juga lebih hemat energi. “Dengan AMD EPYC, kami mengurangi penggunaan daya hingga 8%. Emisi karbon berkurang hingga 2.100 kg per server. Performa tersebut sangat mengesankan.”

Perusahaan juga berencana terus menggunakan AMD untuk pengembangan di masa depan. “Kami masih menggunakan prosesor dari vendor lain pada produk lama karena kami memiliki lebih dari 15 produk dari segmen konsumen hingga enterprise,” kata Ary. “Namun untuk produk terbaru, kami tidak akan menggunakannya lagi. Kami hanya akan menggunakan CPU AMD EPYC.” Untuk produk bare metal, saat ini terdapat lebih dari 300 server yang menggunakan CPU AMD EPYC, sekitar 90% dari seluruh armada server.

Apa pendapatmu sendiri terhadap performa Biznet Gio dengan AMD EPYC? Sampaikan di kolom komentar!

Topics

Editorial Team