Kemenparekraf Akan Fasilitasi Game Dev Lokal ke Gamescom Online 2020!

Buka partisipasi ke Devcom Digital Conference!

Keikutsertaan Indonesia dalam Gamescom 2019 Tahun Lalu.JPG

Tahun lalu, 10 perusahaan Indonesia di bawah naungan program Archipelageek mendapatkan kesempatan untuk memamerkan karya-karyanya di Paviliun Indonesia Gamescom 2019. Kali ini, Kemenparekraf akan fasilitasi game dev lokal untuk hadir di Gamescom 2020!

1. Seperti apa wujud fasilitasinya?

Poster Open Call - 1.jpgdok. AGI

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI) siap untuk memberikan fasilitasi kepada para pelaku industri game Indonesia untuk berpartisipasi dalam sub-event dari Gamescom 2020, Devcom Digital Conference!

Dengan akses penuh ini, para peserta bisa mengikuti semua kelas konferensi yang ada, mengikuti B2B matchmaking online untuk mencari partner dan investor global, serta memamerkan karya-nya masing-masing dalam virtual booth yang dimiliki Indonesia. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan akses untuk mengikuti MeetToMatch – The Online Cologne Edition, yang akan memperkuat peluang menjalin transaksi bisnis dari perusahaan global!

2. Kesempatan bisnis terbuka di luar negeri!

Poster Open Call - 2.pngdok. AGI

“Meskipun pasar video game di Indonesia adalah salah satu yang terbesar, karakteristik pasarnya sangat sulit ditembus oleh pemain baru,” ungkap Cipto Adiguno, Ketua Umum dari AGI. “Bagi para pelaku industri lokal yang relatif kecil, kesempatan bisnis terbesar malah berada di luar negeri. Meski demikian, akses ke pasar tersebut lebih sulit daripada menarget pasar sendiri, baik dari posisi geografis maupun pemahaman lokal untuk menentukan strategi sukses terbaik,”

“Memahami hal tersebut, inisiatif membawa pelaku industri lokal ke Gamescom adalah langkah riil dari Kemenparekraf/Baparekraf dan AGI untuk memungkinkan terjadinya transaksi bisnis. Diharapkan dari acara ini muncul kerja sama baru seperti publishing, co-development, outsourcing serta investasi pada produk maupun perusahaan, yang akan mendorong industri game lokal tumbuh lebih cepat,” paparnya.

Baca Juga: Versi Konsol yang Intuitif, Begini Review X-Morph Defense PS4!

3. Wujud nyata maksimalisasi akses bisnis game!

Keikutsertaan Indonesia dalam Gamescom 2019 Tahun Lalu (2).JPGdok. AGI

Prioritas agar game-game produksi Indonesia dapat tampil di event internasional ditegaskan pula oleh Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Yuana Rochma Astuti. Menurutnya, maksimalisasi akses bisnis bagi para partisipan adalah tujuan utama dari program pendukungan Kemenparekraf/Baparekraf sehingga game Indonesia dapat bersaing di pasar luar negeri.

“Perubahan format penyelenggaraan Gamescom secara digital saat ini dapat mengoptimalkan jumlah industri yang akan kami fasilitasi mengingat biaya yang dibutuhkan lebih efisien. Investasi ini cukup strategis karena subsektor permainan (games) merupakan subsektor yang memberikan RoI (Return of Investment) yang cukup tinggi” ujarnya.

Apa pendapatmu terhadap fasilitasi game dev lokal oleh Kemenparekraf dalam Gamescom Online 2020? Bagikan opinimu melalui kolom komentar di bawah ini!

Baca Juga: Game Eksklusif Laris, Last of Us Part II Sudah Terjual 4 Juta Kopi!

Artikel terkait

ARTIKEL TERBARU