Siapa Raza Hamidmi al-Wazar di MCU, Musuh Iron Man Pertama!

Raza Hamidmi al-Wazar, diperankan Faran Tahir, memimpin kelompok Ten Rings palsu di Afghanistan yang memanfaatkan senjata Stark Industries dan bukan organisasi asli pimpinan Xu Wenwu.
Atas perintah Obadiah Stane, Raza menculik Tony Stark untuk membuat rudal Jericho. Penawanan itu mendorong Tony dan Ho Yinsen merakit Mark I hingga berhasil kabur.
Setelah dikhianati Stane dan lama dianggap tewas, Raza kembali di VisionQuest, memimpin kelompok bersenjata di Madripoor untuk menangkap Vision; dalang serta tujuannya belum terungkap.
Raza Hamidmi al-Wazar merupakan salah satu antagonis pertama yang muncul di Marvel Cinematic Universe (MCU). Ia adalah pemimpin kelompok teroris Ten Rings yang menculik Tony Stark dalam Iron Man (2008), peristiwa yang justru menjadi awal perjalanan Tony sebagai Iron Man.
Setelah lama menghilang dan dianggap tewas, Raza kembali muncul dalam serial VisionQuest. Siapa sebenarnya karakter ini dan apa perannya dalam sejarah MCU? Berikut lima hal yang perlu kamu ketahui.
Table of Content
1. Raza Adalah Pemimpin Kelompok Ten Rings Palsu

Raza Hamidmi al-Wazar di Iron Man Raza Hamidmi al-Wazar diperankan oleh Faran Tahir dan pertama kali muncul dalam Iron Man. Ia memimpin sebuah kelompok Ten Rings yang beroperasi di Afghanistan. Tapi ini grup palsu, karena yang asli Ten Rings dipimpin Xu Wenwu.
Kelompok tersebut memiliki persenjataan canggih, termasuk senjata buatan Stark Industries. Raza memanfaatkan kekacauan di wilayah tersebut untuk memperluas kekuasaannya dan ingin menggunakan teknologi Tony Stark demi kepentingannya sendiri.
Raza juga memiliki ambisi besar. Ia percaya bahwa pihak yang menguasai persenjataan paling mutakhir akan memiliki kekuasaan atas wilayah lain. Pandangan tersebut menjelaskan mengapa ia begitu tertarik pada teknologi Stark.
2. Raza Menculik Tony Stark atas Keterlibatan Obadiah Stane

Ten Rings Menahan Tony Stark Dalam Iron Man, Tony Stark diserang saat melakukan perjalanan setelah demonstrasi rudal Jericho. Ia kemudian ditawan oleh kelompok Raza dan dipaksa membuat rudal yang sama untuk mereka.
Belakangan, terungkap bahwa Obadiah Stane, rekan bisnis Tony di Stark Industries, berada di balik serangan tersebut. Stane ingin menyingkirkan Tony agar bisa menguasai perusahaan. Namun, Raza tidak sekadar menjalankan rencana itu. Setelah mengetahui identitas tawanannya, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memaksa Tony membuat senjata bagi kelompoknya.
Tony justru menyusun rencana pelarian bersama Ho Yinsen. Alih-alih membuat rudal Jericho, ia membangun baju zirah Mark I dari barang-barang seadanya dan berhasil meloloskan diri dari penawanan.
3. Raza Secara Tidak Langsung Melahirkan Iron Man

Raza Hamidmi al-Wazar di Iron Man Peran Raza sangat penting dalam sejarah MCU karena penculikan Tony menjadi titik balik kehidupan sang miliarder.
Sebelum kejadian itu, Tony dikenal sebagai pengusaha senjata yang tidak terlalu memikirkan bagaimana produknya digunakan. Setelah melihat langsung dampak senjatanya di tangan kelompok teroris, ia mulai mempertanyakan bisnis yang selama ini dijalankannya.
Pengalaman tersebut mendorong Tony membangun Mark I untuk bertahan hidup, kemudian mengembangkan baju zirah yang jauh lebih canggih setelah kembali ke Amerika Serikat.
Tony akhirnya menghentikan penjualan senjata Stark Industries dan menggunakan teknologinya untuk melindungi orang lain. Dengan demikian, meskipun Raza merupakan musuh Tony, tindakannya justru menjadi salah satu pemicu lahirnya Iron Man dan perjalanan panjang para Avengers.
4. Raza Dikhianati Obadiah Stane dan Dianggap Tewas

Obadiah Stane di Iron Man (dok. Marvel/Iron Man) Setelah Tony melarikan diri, Raza dan kelompoknya berhasil mendapatkan sisa baju zirah Mark I. Ia kemudian bertemu kembali dengan Obadiah Stane untuk membicarakan kerja sama mereka.
Namun, Stane tidak berniat mempertahankan kesepakatan tersebut. Ia menggunakan perangkat yang menghasilkan gelombang suara untuk melumpuhkan Raza, lalu mengambil baju zirah yang diinginkannya.
Stane kemudian memerintahkan anak buahnya untuk membereskan kelompok Raza. Adegan tersebut membuat penonton mengira Raza turut tewas, terlebih karena karakter ini tidak muncul lagi selama bertahun-tahun.
Meski begitu, film Iron Man tidak memperlihatkan kematian Raza secara langsung. Detail inilah yang memungkinkan Marvel menghadirkan kembali karakter tersebut dalam cerita MCU yang lebih baru.
5. Raza Kembali Memburu Vision dalam VisionQuest

James Spader dan Paul Bettany kembali sebagai Ultron dan Vision di VisionQuest (dok. Marvel Televisions/VisionQuest) Setelah sekitar 18 tahun sejak kemunculan pertamanya, Raza kembali tampil dalam VisionQuest. Kali ini, ia muncul di Madripoor dengan kelompok bersenjata dan berusaha menangkap Vision.
Kembalinya Raza memperlihatkan bahwa ia masih aktif setelah peristiwa Iron Man. Ia juga tampak memiliki sumber daya dan anak buah baru, meskipun detail lengkap mengenai aktivitasnya selama bertahun-tahun belum dijelaskan.
Menariknya, Raza kini terlibat dalam konflik yang berhubungan dengan Vision, sosok sintetis yang keberadaannya juga berkaitan dengan teknologi dan warisan Tony Stark. Namun, sampai kemunculannya tersebut, identitas pihak yang mempekerjakannya dan tujuan akhir di balik perburuan Vision belum sepenuhnya terungkap.
Kemunculan Raza pun menjadi pengingat bahwa kejadian dalam film pertama MCU masih bisa memiliki dampak terhadap cerita masa kini. Ia mungkin bukan musuh utama seperti Thanos atau Ultron, tetapi perannya dalam penculikan Tony Stark menjadikannya bagian penting dari asal-usul Iron Man.




















