Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

4 Potensi Masalah Internal Kelompok Avengers di Avengers Doomsday!

6 min read
4 Potensi Masalah Internal Kelompok Avengers di Avengers Doomsday!
cuplikan trailer Avengers: Doomsday (youtube.com/marvel)
  • Formasi Avengers berpotensi menghadapi masalah karena dua kelompok yang memakai nama Avengers, Fantastic Four, dan para mutan memiliki latar belakang berbeda.

  • Sejumlah petarung kuat belum diketahui keterlibatannya atau memiliki kendala, sementara Doctor Doom juga unggul dalam sains, teknologi, sihir, dan multiverse.

  • Tantangan terbesar mereka bukan hanya kekuatan Doom, tetapi juga kebutuhan menemukan pemimpin dan membangun kerja sama di antara banyak kelompok.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

“I fought with many warriors in my time. They were far stronger than all of us put together, and they died. They died facing enemies and threats that scare me far less than this one.

Everything they sacrificed will be for nothing if we do not stand together. Put aside your petty squabbles. Presume nothing except this: if you return, you will return as brothers and sisters. But mark my words, we're going to need a miracle.”

— Thor, trailer Avengers: Doomsday

Ada hal menarik dari pidato Thor dalam trailer Avengers: Doomsday. Ia mengingatkan para hero bahwa banyak pejuang yang pernah bertarung bersamanya, bahkan yang jauh lebih kuat daripada mereka semua, telah gugur menghadapi ancaman yang menurut Thor tidak semenakutkan ancaman kali ini.

Ucapan itu terdengar seperti peringatan bahwa para hero yang berkumpul sekarang mungkin belum sekuat kelompok-kelompok yang pernah Thor kenal.

Tapi benarkah masalahnya hanya soal kekuatan?

Untuk saat ini, formasi hero yang berpotensi menghadapi Doctor Doom memang memiliki sejumlah kelemahan. Beberapa karakter terkuat belum diketahui keterlibatannya, sementara koordinasi dan kepemimpinan kelompok ini juga belum tentu semulus Avengers di masa lalu.

Apa saja potensi masalah formasi Avengers di Avengers: Doomsday?

  1. 1. Mereka Sudah Punya Petunjuk Tidak Akur

    New Avengers Thunderbolts di MCU.jpg
    New Avengers Thunderbolts di MCU

    Saat ini, kita punya dua kelompok yang sama-sama dikaitkan dengan nama Avengers.

    Pertama, ada kelompok Sam Wilson yang seharusnya meneruskan warisan Avengers sebelumnya. Sam telah mengambil alih peran Captain America dan berusaha membangun identitasnya sendiri sebagai pemimpin.

    Namun, dalam Thunderbolts*, Valentina Allegra de Fontaine justru mengumumkan kelompok Yelena Belova sebagai New Avengers. Adegan post-credit film tersebut juga memperlihatkan bahwa Sam tidak menyukai penggunaan nama itu oleh kelompok Valentina.

    Situasi ini berpotensi menimbulkan masalah. Jika kedua kelompok harus bekerja sama menghadapi Doom, apakah mereka bisa mengesampingkan persaingan dan perbedaan kepentingan?

    Belum lagi Fantastic Four. Mereka berasal dari universe lain, sehingga perbedaan pengalaman, cara kerja, dan kepentingan bisa menjadi tantangan tersendiri ketika harus bergabung dengan para hero MCU.

    Pidato Thor yang meminta semua orang mengesampingkan pertengkaran kecil pun terasa relevan. Bisa jadi, ancaman Doom bukan satu-satunya masalah yang harus mereka hadapi. Mereka juga perlu belajar bekerja sama sebelum terlambat.

  2. 2. Sejumlah Petarung Terkuat Belum Tersedia atau Punya Kendala

    IMG_20261006_135420.jpg
    Hulk di Avengers: Endgame

    Kalau berbicara soal kekuatan mentah, MCU masih punya sejumlah hero yang bisa menjadi aset besar dalam perang melawan Doctor Doom. Masalahnya, beberapa di antara mereka belum diketahui akan terlibat atau sedang menghadapi kendala masing-masing.

    • Wanda Maximoff: Wanda diduga tewas setelah tertimbun reruntuhan Gunung Wundagore dalam Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Namun, nasib akhirnya belum dikonfirmasi secara definitif.
    • Doctor Strange: Terakhir terlihat berangkat bersama Clea untuk menghadapi ancaman Incursion. Belum diketahui bagaimana situasinya ketika peristiwa Doomsday berlangsung.
    • Captain Marvel: Carol Danvers belum terlihat dalam formasi hero yang diperlihatkan sejauh ini. Padahal, kekuatannya bisa menjadi aset penting ketika menghadapi ancaman berskala kosmik.
    • Hulk: Bruce Banner ditangkap Doctor Doom di adegan mid-credits Avengers: Endgame Encore.
    • Bob Reynolds alias Sentry: Bob memiliki kekuatan luar biasa, tetapi kekuatan tersebut datang dengan risiko besar. Menggunakan kekuatan Sentry berarti ia juga harus menghadapi kemungkinan Void mengambil alih dirinya. Ia terakhir ragu menggunakan kekuatan Sentry lagi.

    Tentu saja, belum tentu semua karakter ini absen dari Doomsday. Marvel bisa saja masih menyimpan sejumlah kejutan untuk filmnya.

    Namun, jika sebagian dari mereka benar-benar tidak tersedia, Avengers harus mencari cara untuk menghadapi Doom tanpa mengandalkan seluruh kartu terkuat yang mereka miliki.

    Dan melawan seseorang yang dikenal sebagai genius sekaligus ahli sihir, kekuatan fisik saja mungkin tidak akan cukup.

  3. 3. Mereka Mungkin Kekurangan Pemikir Brilian

    Tony Stark dan Pepper Potts (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Avengers: Endgame)
    Tony Stark dan Pepper Potts (dok. Walt Disney Studios Motion Pictures/Avengers: Endgame)

    Avengers generasi awal punya Tony Stark dan Bruce Banner sebagai dua sosok penting yang bisa membantu mereka memahami ancaman dari sisi ilmiah dan teknologi.

    Sayangnya, Tony sudah meninggal, sementara Bruce menghadapi persoalannya sendiri. Nasib Hank Pym pun belum diketahui dalam konteks konflik Doomsday.

    Memang, Avengers masih berpotensi mengandalkan Shuri, yang memiliki kecerdasan dan teknologi Wakanda, serta Reed Richards, yang dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling brilian di Marvel.

    Namun, kehadiran mereka belum tentu langsung menyelesaikan persoalan.

    Shuri memiliki tanggung jawabnya sendiri sebagai Black Panther dan pemimpin Wakanda. Reed Richards juga berasal dari universe berbeda dan mungkin memiliki prioritas yang tidak sepenuhnya sama dengan Avengers.

    Sementara itu, Doctor Doom bukan hanya lawan yang kuat secara fisik. Ia juga dikenal sebagai ilmuwan jenius dan ahli sihir. Artinya, Avengers mungkin harus menghadapi ancaman yang membutuhkan pemahaman teknologi, sains, sihir, dan multiverse sekaligus.

    Kalau mereka tidak mampu memahami rencana Doom sebelum terlambat, keunggulan kekuatan mereka bisa menjadi tidak relevan.

  4. 4. Siapa Sosok Pemersatunya?

    Thor dan Steve Rogers Pergi menggunakan Bifrost di Avengers Doomsday 1.jpg
    Thor dan Steve Rogers Pergi menggunakan Bifrost di Avengers Doomsday

    Dalam Avengers: Endgame, Captain America menjadi sosok yang mampu menyatukan para hero di tengah situasi paling putus asa. Steve Rogers memberikan perintah, para hero mengikutinya, dan mereka akhirnya bertarung bersama dalam pertempuran besar melawan Thanos.

    Namun, situasi dalam Doomsday bisa berbeda.

    Dari pidatonya di trailer, Thor terdengar sangat serius mengingatkan para hero agar bersatu. Ia bahkan mengakui bahwa mereka membutuhkan keajaiban untuk menghadapi ancaman kali ini.

    Ini menarik karena Thor merupakan salah satu veteran Avengers yang paling berpengalaman. Jika ia sampai merasa perlu mengingatkan semua orang tentang pentingnya persatuan, mungkin masalah koordinasi mereka memang tidak bisa dianggap sepele.

    Steve Rogers memang kembali dalam materi promosi Doomsday. Namun, apakah Steve masih bisa menjadi sosok pemersatu seperti dahulu, berhubung dia sudah lama hilang dan dunia hero MCU sudah berubah? Atau justru Sam Wilson yang harus membuktikan bahwa dirinya mampu memimpin generasi Avengers yang baru?

    Tantangannya semakin besar karena kelompok yang berpotensi terlibat bukan hanya Avengers dari MCU. Fantastic Four dan para mutan dari semesta X-Men juga tampaknya akan menjadi bagian dari konflik yang lebih besar.

    Masing-masing memiliki sejarah, cara pandang, dan pengalaman berbeda. Mengumpulkan mereka dalam satu medan perang belum tentu otomatis menjadikan mereka satu tim.

  5. Jadi, Apakah Avengers Kali Ini Lebih Lemah?

    Iklan “Silent Your Phone” untuk film Avengers: Doomsday di kanal YouTube Marvel, mengingatkan penonton membisukan ponsel.
    iklan "Silent Your Phone" Avengers: Doomsday (youtube.com/marvel)

    Belum tentu sih.

    Avengers di Doomsday masih memiliki banyak petarung kuat, ilmuwan brilian, dan hero dengan pengalaman menghadapi ancaman luar biasa. Mereka juga berpotensi mendapatkan bantuan dari kelompok-kelompok yang belum pernah bertarung bersama sebelumnya.

    Namun, kekuatan individu tidak selalu menentukan hasil pertempuran.

    Mereka harus mengatasi perbedaan antarkelompok, menemukan cara menghadapi kemampuan Doom, dan menentukan siapa yang bisa memimpin mereka ketika keadaan semakin buruk.

    Mungkin itulah salah satu alasan pidato Thor terasa begitu suram. Ia bukan sekadar mengatakan bahwa musuh kali ini sangat kuat. Ia juga mengingatkan para hero bahwa pengorbanan para pendahulu mereka akan sia-sia jika mereka gagal berdiri bersama.

    Dan jika benar mereka membutuhkan keajaiban, pertanyaannya adalah: apakah keajaiban itu akan datang dari kekuatan seorang hero, atau dari kemampuan mereka untuk akhirnya bekerja sebagai satu tim?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More