Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Install

6 Musuh Spider-Man MCU yang Secara Fisik Lebih Kuat dari Dia

6 Musuh Spider-Man MCU yang Secara Fisik Lebih Kuat dari Dia
Thanos ketika melawan Spider-Man. (Dok. Marvel/Avengers: Infinity War)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Peter Parker memiliki kekuatan fisik luar biasa, tetapi tetap mengandalkan kelincahan, Spider-Sense, dan kreativitas menggunakan jaring.
  • Lizard, Green Goblin, Cull Obsidian, Hulk, dan Thanos digambarkan memiliki kekuatan murni yang berada di atas Spider-Man.
  • Dalam menghadapi lawan yang lebih kuat, Peter bertahan melalui refleks, kecerdasan, kelincahan, serta pendekatan selain adu tenaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang lebih penting bagi Spider-Man saat bertarung?
Share Article

Spider-Man dikenal sebagai petarung yang mengandalkan kelincahan, Spider-Sense, dan kreativitas dalam menggunakan jaring.

Karena itu, kadang penonton lupa bahwa Peter Parker sebenarnya memiliki kekuatan fisik yang luar biasa.

Bahkan ketika masih SMA, ia sudah mampu menahan pukulan lengan logam Winter Soldier, mengangkat reruntuhan bangunan, hingga berusaha menahan feri Staten Island yang terbelah.

Meski begitu, ada beberapa musuh di MCU yang secara fisik memang terasa berada di atas Spider-Man.

Siapa saja?

6. The Lizard – Spider-Man: No Way Home

Lizard, villain Spider-Man (dok. Sony Pictures/The Amazing Spider-Man)
Lizard, villain Spider-Man (dok. Sony Pictures/The Amazing Spider-Man)

Transformasi reptil Curt Connors memberinya tubuh yang jauh lebih besar dibanding manusia biasa.

Dengan massa otot yang masif, sisik tebal, serta tenaga luar biasa, Lizard mampu mengimbangi bahkan sesekali mengungguli Spider-Man dalam pertarungan jarak dekat.

Meski Peter tetap lebih lincah, dari segi kekuatan murni Lizard memang menjadi lawan yang sangat merepotkan bagi beberapa versi Peter Parker.

5. Green Goblin – Spider-Man: No Way Home

Green Goblin (dok. Marvel Studios/Spider-Man: No Way Home)
Green Goblin (dok. Marvel Studios/Spider-Man: No Way Home)

Green Goblin resmi menjadi musuh Spider-Man MCU lewat No Way Home, dan langsung menunjukkan betapa mengerikannya kekuatan fisiknya.

Dalam pertarungan di apartemen, Goblin mampu menerima rentetan pukulan Spider-Man dan terlihat tak terdampak. Ia bahkan beberapa kali mendominasi Peter dalam adu tenaga.

Menariknya, ketika mereka bertarung lagi di akhir film, Peter akhirnya bisa unggul bukan hanya karena emosinya yang meledak-ledak, tetapi juga karena ia memanfaatkan kelincahan dan jaringnya dengan jauh lebih kreatif.

Pertarungan itu kembali mengingatkan bahwa Spider-Man yang benar-benar serius adalah lawan yang sangat berbahaya.

4. Captain America (Steve Rogers) - Captain America: Civil War

Chris Evans dalam film Captain America: Civil War
Chris Evans dalam film Captain America: Civil War (dok. Marvel Studios/Captain America: Civil War)

Nah, ini dia pertarungan antara putra Queens melawan putra Brooklyn.

Secara teknis, Captain America memang sempat menjadi "musuh" Spider-Man di Captain America: Civil War, ketika Peter direkrut oleh Iron Man untuk menghadapi tim Steve Rogers.

Duel singkat mereka di bandara Leipzig menjadi salah satu momen paling menarik di film itu.

Dengan jaring, kelincahan, dan kreativitasnya, Spider-Man beberapa kali berhasil merepotkan Captain America. Bahkan Steve tampak harus berpikir keras untuk mengatasi gaya bertarung Peter yang benar-benar berbeda dari lawan-lawan yang biasa ia hadapi.

Namun Steve Rogers juga bukan lawan sembarangan.

Serum Super Soldier memberinya kekuatan dan daya tahan luar biasa, sementara pengalaman tempurnya selama puluhan tahun membuatnya mampu memanfaatkan tameng Vibranium secara maksimal. Beberapa kali ia juga berhasil membalas serangan Peter dan memaksa remaja asal Queens itu tetap waspada.

3. Cull Obsidian – Avengers: Infinity War

Spider-Man menahan senjata Cull Obsidian dalam adegan Avengers: Infinity War produksi Marvel Studios.
Spider-Man ketika menahan senjata Cull Obsidian. (Dok. Marvel/Avengers: Infinity War)

Spider-Man sempat menunjukkan kekuatan luar biasa ketika menahan senjata Cull Obsidian yang hampir menghancurkan Iron Man.

Namun itu tidak berarti ia lebih kuat.

Cull Obsidian tetap memiliki tenaga yang jauh lebih besar, ditambah senjata raksasa yang membuatnya menjadi ancaman serius bahkan bagi beberapa Avengers sekalipun.

Peter mampu bertahan berkat refleks dan kecerdasannya, tetapi dari segi kekuatan murni, Cull memang berada di level yang lebih tinggi.

2. Hulk – Spider-Man: Brand New Day

Spider-Man berdiri berhadapan dengan Hulk di dalam ruangan yang berantakan dengan cahaya masuk melalui jendela besar di belakang mereka.
Spider-Man berhadapan dengan Hulk. (Dok. Sony Pictures, Marvel Studio/Spider-Man: Brand New Day)

Kalau kamu merindukan Hulk yang buas seperti di film The Avengers, Spider-Man: Brand New Day menghadirkannya kembali.

Meski Peter telah berkembang menjadi Spider-Man yang jauh lebih matang dan bahkan menggunakan senjata seperti glove punya Shocker, ia tetap kesulitan menghadapi Savage Hulk.

Pada akhirnya, Peter tidak mengalahkan Hulk dengan pukulan. Ia justru berhasil menghentikan amukan Hulk dengan mengingatkan bahwa mereka adalah teman.

Itu menjadi bukti bahwa bahkan Spider-Man pun menyadari adu kekuatan bukanlah cara terbaik menghadapi Hulk.

1. Thanos – Avengers: Infinity War

Thanos bertarung melawan Spider-Man dalam adegan aksi film Avengers: Infinity War dari Marvel Studios.
Thanos ketika melawan Spider-Man. (Dok. Marvel/Avengers: Infinity War)

Thanos tetap menjadi salah satu lawan terkuat yang pernah dihadapi Spider-Man. Apalagi saat itu ia sudah mengumpulkan beberapa Infinity Stone.

Secara fisik, Thanos bahkan mampu mengalahkan Hulk, sementara kecerdasannya membuatnya jauh lebih berbahaya dibanding sekadar petarung bertubuh besar.

Di Titan, Spider-Man bertarung bersama Iron Man, Doctor Strange, Star-Lord, Drax, Mantis, dan Nebula.

Meski bekerja sama, mereka tetap kesulitan menghentikan Mad Titan.

Kalau Peter harus menghadapinya sendirian, hasilnya kemungkinan besar sudah bisa ditebak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More