Selucu Apa Sebenarnya Versi Asli Resident Evil Zach Cregger?

Zach Cregger memangkas banyak lelucon setelah test screening menilai Resident Evil awalnya terlalu lucu.
Austin Abrams menyebut sejumlah ide komedi dihapus, bahkan ada yang tidak pernah difilmkan karena terlalu konyol.
Cregger menegaskan film yang telah dirilis adalah versinya, bukan versi terpisah yang disebut “Cregger Cut”.
Resident Evil (2026) adalah film horor yang intens dengan berbagai imaji body horror yang menjijikkan.
Oh, dan film ini juga masih bisa memancing tawa dari audiens.
Yang menarik, Cregger ternyata sudah memangkas banyak sekali lelucon dari versi awal filmnya.
Lalu seperti apa sebenarnya versi awal tersebut?
Mari kita sorot dari petunjuk-petunjuk dari wawancara Cregger dan Austin Abrams.
Table of Content
1. Cregger mengaku sudah memotong banyak lawakan dari filmnya

Resident Evil (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil) Dilansir The Hollywood Reporter, Zach Cregger mengatakan bahwa respons penonton dalam proses test screening membuatnya menyadari bahwa film tersebut awalnya dianggap terlalu lucu.
“Saya mendapati bahwa orang-orang sangat menyukai film itu, tetapi mereka menganggapnya terlalu lucu.”
Karena itu, selama proses pengujian, Cregger mulai memangkas lelucon sebanyak mungkin.
Yang menarik, menurut Cregger, hasilnya justru membuat film tersebut terasa lebih baik, bahkan menurut dirinya sendiri.
“Saya kemudian mendapati bahwa bukan hanya penonton yang lebih menikmati filmnya, tetapi saya sendiri juga jauh lebih menyukainya.”
Menurutnya, humor dalam film horor memang bisa memberikan dampak besar meskipun hanya sedikit.
Dan Cregger mengatakan bahwa ia sama sekali tidak menyesali lelucon yang akhirnya dihapus.
Dengan kata lain, Resident Evil (2026) yang kita tonton sebenarnya sudah merupakan versi yang sengaja ditahan komedinya.
Padahal film akhirnya saja masih memiliki cukup banyak momen yang membuat penonton tertawa.
2. Austin Abrams mengatakan ada versi yang bahkan terlalu konyol untuk difilmkan

Resident Evil (dok. Sony Pictures Releasing/Resident Evil) Austin Abrams, pemeran Bryan, memberikan gambaran yang bahkan lebih menarik mengenai seperti apa proses tersebut.
Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, Abrams ditanya apakah ia merasa sayang dengan berbagai momen komedi yang akhirnya tidak masuk ke film.
Jawabannya menunjukkan bahwa beberapa ide tersebut memang sangat absurd.
Abrams mengatakan ada banyak momen dihapus yang membuat mereka tertawa ketika proses produksi berlangsung. Namun ada pula yang bahkan tidak pernah mereka filmkan karena terasa terlalu konyol untuk film yang sedang mereka buat.
Ia menggambarkannya sebagai: “Ini versi SNL dari film tersebut. Kita tidak bisa merekamnya. Itu terlalu konyol.”
3. Tidak ada “Cregger Cut”

Screenshot Resident Evil (2026). (Dok. Constantin Pictures, Sony Pictures Releasing/Resident Evil (2026) Yang lucu, informasi mengenai banyaknya lelucon yang dipotong kemudian membuat sebagian audiens penasaran.
Kalau versi awalnya lebih lucu, kenapa tidak dirilis saja sebagai Cregger Cut supaya audiens bisa melihat versi Resident Evil (2026) yang lebih konyol ini?
Ternyata jangan berharap bakal ada hal seperti itu.
Dalam wawancara dengan IGN, Cregger secara langsung menanggapi gagasan tersebut.
Ia mengatakan bahwa dirinya melihat komentar di internet yang meminta: “Release the Cregger cut!”
Namun menurut Cregger, justru film yang sudah dirilis itulah versi Cregger.
Ia menjelaskan bahwa Cregger cut justru adalah film yang sekarang rilis di bioskop, yang lelucon-leluconnya sudah dipotong.
Menurutnya, memang menyenangkan memiliki momen yang bisa mencairkan suasana, tetapi Resident Evil tetap harus menjadi film horor yang utuh.
Karena itu, ia sama sekali tidak merasa kehilangan bagian-bagian yang dihapus.
Tapi tetap kita sebagai penonton mungkin penasaran juga: sekocak apa sebenarnya versi awal sebelum leluconnya mulai dipangkas?
















